Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 31


__ADS_3

"Aku mencintaimu Nila." Ucap Calvin.


"Apa kak, apa itu benar, kakak mencintai ku." Tanya Nila yang terkejut mendapatkan kata cinta dari Calvin.


"Itu benar Nila, aku sadar aku sudah mencintai mu, terimakasih telah ada di dalam hidup ku, terimakasih telah merawat ku dengan baik. Aku sayang kamu Nila." Ucap Calvin.


"Terimakasih telah mencintai ku kak." Nila tersenyum pada Calvin.


Perlahan Calvin mendekati bibir Nila, ia mencium dan mengisap bibir Nila yang terasa sangat manis. Calvin mulai menembus bibir Nila, mereka berdua saling berperang lidah. Merasakan hangat nya dan nikmat nya lum*tan panas itu.


Tangan Nila bergerak naik ke atas tengku leher Calvin, ia menekan kepala Calvin agar lebih memperdalam ciuman itu. Tangan Calvin mulai membuka pakaian seksi yang Nila kenakan.


Calvin melepaskan ciuman panas itu, ia memberikan waktu Nila untuk mengambil nafas, nafas Nila sudah sangat tidak beraturan yang membuat buah dada nya Nila naik turun.


"Sayang, kamu sangat seksi." Calvin mendekam en dekat leher jenjang Nila, lidah nya bergerak menikmati tengkuk leher yang terlihat sangat seksi.


"Sayang, ahhh." Nila mulai tidak bisa mengontrol suara nya.


"Ahhhh kak." Calvin memberikan tanda kepemilikan nya di tengkuk leher Nila.


"Sayang suara mu sangat seksi." Ucap Calvin.


"Aku malu kak." Kata Nila.


"Buat apa sayang, lihat lah diri mu milik ku, aku ingin menikmati buah ini." Ucap Calvin.

__ADS_1


"Kak ini tidak ada, kakak mengenakan pakaian sedangkan aku sudah setengah telanj*ng.


"Oww kamu ingin melihat tubuh ku sayang, baik lah." Calvin melepaskan kimono yang ia kenakan.


Nila sangat takjub dengan bentuk tubuh suami nya, benar-benar mem porandakan iman nya.


Calvin membuka tali pelindung buah dada Nila. "Sayang, ini sangat nikmat." Calvin mencium, mengisap, meremas buah dada milik Nila.


"Ahhhh." Nila memejamkan mata nya kepala nya sampai naik karena sangat menikmati permainan dari Calvin.


Calvin sangat senang berada di buah dada milik Nila, ukuran nya Benar-benar pas untuk diri nya. Sebelum pindah ke bagian bawa Calvin memberikan beberapa tanda lagi di benda kesayangan nya.


Tangan Calvin bergerak lagi membuka pelindung terakhir Nila. "Sayang kamu rajin ternyata, bersih sekali." Ucap Calvin.


"Sayang ahhhh ahhh aku ingin pipis." Ucap Nila.


"Keluar kan sayang." Kata Calvin yang terus bermain di area itu, Nila seperti melayang ke atas awan lidah Calvin menusuk-nusuk milik nya, Nila sampai menahan dan mendorong kepala Calvin, ia tidak bisa mengendalikan apa yang ia inginkan.


"Ahhhhhh." Tubuh Nila bergetar hebat tangan nya juga menekan kepala Calvin.


"Sayang, kita mulai ya, mungkin akan sakit seperti kemarin." Ucap Calvin.


Nila hanya menganggukkan kepala nya karena dua benar-benar sudah sangat lemas. Calvin membuka pelindung terakhir nya memperlihatkan pusaka nya yang sudah on sejak tadi. Calvin kembali naik ke atas tubuh Nila, tangan kanan nya mengarahkan pusaka nya kejalan yang benar.


Sikit demi sedikit Calvin mendorong pusaka nya, dan Nila mulai merasakan sakit, tapi Nila berusaha menahan nya.

__ADS_1


Calvin mencium bibir Nila kembali, dengan sekali hentakan yang cukup kuat, pusaka Calvin tertancan seutuhnya, Perlahan Darah mengalir keluar dari milik Nila pertanda diri nya bukan lah seorang gadis lagi.


Nila merasakan sakit yang luar biasa, tapi ia tidak bisa berteriak karena Calvin sedang mencium nya. Calvin mendiamkan pusaka nya beberapa saat, sesuai dengan teori yang di berikan Alka pada nya.


Calvin mulai menggerakkan bokong nya, secara bersamaan mereka berdua merasakan nikmat yang luar biasa. Desahan-demi desahan keluar dari bibir mereka berdua.


"Ahhh sayang, kau benar-benar nikmat, milik mu sayang enak." Ucap Calvin.


"Hmmmm aahhhh hmmmm." gumam Nila.


Calvin yang baru pengalaman pertama bagi nya belum bisa melakukan banyak gaya, satu gaya saja sudah membuat nya terbang ke atas awan.


Mereka berdua melakukan nya hanya sampai setengah jam, mungkin karena baru pengalaman pertama bagi mereka berdua.


"Ahhh aku ingin keluar sayang." Ucap Calvin.


"Ahhh akkuuu juuuga ingin kelluaarrr." Nila memeluk Calvin dengan erat. Calvin memperdalam pusaka nya dan "Ahhhh." Calvin menyembur kan benih nya ke dalam rahim Nila.


Ternyata Calvin belum puas, setelah junior nya on lagi ia melakukan nya lagi kali ini ia mencoba gaya baru.


"Ahhh sayang, aku lemas." Ucap Nila.


"Tidak sayang, ini sangat nikmat." Calvin terus menerus melakukan nya.


Note : Author tidak sanggup harus membuat lebih panas dari ini. Dan bakalan di edit menjadi lebih halus 😚

__ADS_1


__ADS_2