Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 117


__ADS_3

Stiven dab bella sedang berada di taman untuk menikmati udara pagi yang sejuk, mereka tampak sedang duduk di atas kursi sambil memandangi anak-anak kecil yang sedang bermain dengan orang tua mereka...


"Sayang apa anak kita akan seperti itu..." ucap bella...


"Sepertinya begitu..." ucap stiven...


"Jika anak kita lahir nanti, aku ingin kamu lebih banyak waktu untuk ku dan untuk nya..." ucap bella...


"Iya sayang, aku akan lebih sering bersama kalian..." ucap stiven...


"Aku mau beli minum dulu..." ucap bella...


"Kamu di sini saja aku yang beli..." ucap stiven...


"Tapi..." ucap bella...


"Sudah kamu di sini saja..." ucap stiven...


Stiven pun pergi meninggalkan bella untuk membeli minum, saat ia sedang menyeberang jalan tiba-tiba hp nya berbunyi dan stiven pun melihat hp itu, karena terlalu fokus melihat hp nya stiven tidak sadar ada truk yang sedang melajuh dengan kecepatan tinggi. Bella yang menyadari itu langsung berlalri dan berteriak...


"Mas awas..." teriak bella sambil berlari...


Namun naas truk itu terlebih dahulu menabrak stiven sampai stiven terpetal jauh di jalan raya. Bella langsung berlari mendekati stiven yang sudah bersimbah dara...


"Sayang..." ucap bella dan langsung jatuh tersungkur di depan stiven...


"Sayang, bangun..." ucap bella sambil memeluk stiven...


"Sayang...!!!" teriak bella dan terbangun dari mimpi nya...


Nafas bella terenga-enga, tubuh nya penuh dengan keringat. Ia bangkit dari kasur dan berjalan keluar dari kamar untuk mencari keberadaan stiven...


"Sayang..." ucap bella dan berlari memeluk stiven sambil menangis...


Sontak membuat mereka semua yang berada di tempat itu kaget, begitu juga dengan stiven ia merasakan tubuh bella gemetar dan basah akibat keringat...


"Ada apa, ada apa dengan mu..." ucap stiven...


"Jangan perna tinggalkan aku..." ucap bella masi dengan memeluk stiven...


Stiven memegang wajah bella dan menatap sambil berkata...


"Aku tidak akan perna meninggalkan mu..." ucap stiven...


Bella kembali memeluk tubuh stiven dengan erat, ia bersyukur karena kejadian buruk tadi hanyalah mimpi...


"Sekarang kita mandi dan pergi ke mall untuk mencari perlengkapan bayi kita..." ucap stiven...


Bella dan stiven masuk kedalam kamar untuk mandi, sejak mimpi buruk nya tadi ia tidak ingun jauh dari stiven sedikit pun, kemana stiven pergi bella selalu mengukutinya....


Mereka telah siap untuk pergi kemall, bukan hanya bella dan stiven, aldy dan ariska juga ikut pergi Karena ingin ikut membantu bella untuk membeli perlengkapan bayi...

__ADS_1


Sesampai nya di mall mereka semua langsung menuju toko yang menjual berbagai macam perlengkapan bayi, mereka semua sangat antusias mencari pelengkap yang cocok untuk bayi mereka nanti...


"Ris seperti nya ini cocok untuk anak kita nanti..." ucap bella...


"Bell, usia kandungan ku baru mau menginjak 5 bulan dan aku juga belum mengetahui jenis kelamin anak ku..." ucap ariska...


"Untung kita sudah tau ya sayang jadi tidak bingung..." ucap stiven...


"Stive ini seperti nya cocok untuk mu..." ucap aldy...


"Aku bukan anak kecil lagi..." ucap stiven...


"Kata siapa ini hanya untuk anak kecil, anak mu kembar pasti kau akan sulit mendapatkan jatah, nah ini bisa sebagai pengganti nya..." ucap aldy...


"Aku tak tau jalan fikiran bodoh mu itu..." ucap stiven...


"Ya sudah kalau kau tidak mau, aku akan membeli nya jika kau berubah fikiran kau bisa memintanya pada ku..." ucap aldy...


"Terserah..." ucap stiven...


"Sayang apa kita tidak ikut berbelanja..." ucap aldy...


"Tidak nanti saja jika sudah tau jenis kelamin anak kita..." ucap ariska...


"Aku yakin aka kita pasti laki-laki..." ucap aldy...


"Kenapa kau begitu yakin..." ucap ariska...


"Tidak, anak kita tidak kembar..." ucap ariska...


"Apa kakak melihat wajah nya..." ucap bella...


"Tidak, aku tidak melihat nya..." ucap aldy...


"Mungkin hanya mimpi saja..." ucap stiven...


"Seperti nya begitu..." ucap aldy...


"Sayang kenapa kamu membawa barang itu..." ucap ariska...


"Aku hanya ingin membeli nya..." ucap aldy...


"Apa masi ada yang kurang..." ucap stiven...


"Tidak semua nya sudah lengkap..." ucap bella...


Setelah selesai membeli perlengkapan bayi mereka semua memutuskan untuk pulang karena bella sudah merasa sangat lelah...


"Eh kalian sudah pada pulang..." ucap indah...


"Sudah mah, kapan mamah datang kesini..." ucap bella...

__ADS_1


"Tadi saat kalian pergi, apa kami boleh menghinap disini..." ucap indah...


"Kenapa harus bertanya mah, silahkan aku tambah senang..." ucap bella...


"Terimakasih, mamah sudah tidak sabar untuk menimang cucu..." ucap indah...


"Sabar mah, hanya tinggal nunggu waktu nya..." ucap bella...


Bella dan stiven berjalan menuju kamar nya, sesampai di kamar bella duduk di atas sofat sambil mengelus perut nya. Stiven yang melihat itu menghampiri bella dan ikut mengelus perut bella...


"Dedy sudah tidak sabar menantikan mu..." ucap stiven...


"Aku juga ded..." ucap bella menirukan suara anak kecil...


"Nanti kita akan membuat jadwal, agar kita tidak berebut punya momy mu itu..." ucap stiven...


"Tidak ded, momy hanya milik ku..." ucap bella meniruhkan suara anak kecil...


"Ini tidak adil sayang, kenapa mereka tidak ingin berbagi..." ucap stiven...


"Sabar sayang, mereka hanya cemburu pada mu, karena kamu sudah terlalu sering melihat kita bermesraan..." ucap bella...


"Apa kah itu benar..." ucap stive...


"Benar sayang... Oh iya nanti sore kita jalan-jalan yuk..." ucap bella...


"Ayo, tapi aku akan keluar sebentar ada hal yang ingin aku selesai kan..." ucap stiven...


"Mau kemana..." ucap bella...


"Sebentar saja tidak lama..." ucap stiven...


"Baiklah aku akan menunggu mu di sini..." ucap bella...


Setelah stiven pergi, bella mangambil buku dan alat tulis untuk dan menuliskan sesuatu hal yang menggajal di hati nya selama ini, setelah itu ia menemui ariska untuk meletakan selembar tulisan itu kedalam kotak yang ini titipkan kemarin...


"Ini apa bell..." ucap ariska...


"Hanya tulisan biasa, aku sering menulis saat hamil dan meletakkan nya di dalam kotak itu untuk mengenang masa-masa kehamilan ku ini..." ucap bella...


"Oww begitu, yasudah aku akan meletakkan nya kedalam kotak itu..." ucap ariska...


"Nanti aku dan mas stiven akan jalan-jalan apa kau mau ikut..." ucap bella...


"Boleh bell, sudah lama tidak bepergian..." ucap ariska...


"Yasudah aku kembali kekamar dulu, mau istirahat..." ucap bella...


Sore hari telah tiba, stiven telah selesai dengan urusan nya dan telah kembali kerumah, seperti yang di rencanakan mereka sore ini akan berjalan-jalan mengelilingi kota ini...


Segitu dulu ya, tersisah 2-3 episode lagi...

__ADS_1


Semoga tidak kecewah...


__ADS_2