
Mantan kekasih...
"Kamu jahat sayang..." ucap stiven...
"Mas aku minta maaf jika menyakiti perasaan mu, jujur aku bingung dengan perasaan ku, yang ku tau aku sangat nyaman berada di sisi mu..." ucap bella sambil menatap stiven...
"Aku tau sayang, aku akan berusaha mendapatkan cinta mu..." ucap stiven dan mencium kening bella...
"Kalau aku mencintai orang lain gimana, asisten iqbaal misalkan..." ucap bella...
"Saya nona, jangan buat saya dalam masalah nona..." ucap iqbaal...
"Kalau kamu mencintai orang lain, akan ku hancur kan itu orang, termasuk asisten ku..." ucap stiven....
"Kamu kejam mas, tapi aku suka itu..." ucap bella mencubit hidup stiven...
"Apakah kamu benar-benar menyukai hidung ku, hingga kamu terus mencubit nya..." ucap stiven...
"Aku sangat suka, rasa nya ingin aku menggigitnya..." ucap bella...
"Dengan senang hati aku memberi nya...." ucap stiven sambil memeluk bella...
"Maaf taun dan nona telah menganggu keharmonisan hubungan kalian, saya ingin bertanya sekarang kita ingin pergi kemana..." ucap iqbaal...
"Ke kantor bal..." ucap stiven...
"Terus aku gimana..." ucap bella...
"Kamu ikut menemani ku sayang..." ucap stiven...
"Terserah si, aku juga tidak bisa menolak mu..." ucap bella...
"Istri yang penurut..." ucap stiven...
25 menit berlalu mereka telah sampai di kantor vins grub, mereka masuk dengan bergandengan tangan, sontak membuat seisi kantor tersebut heboh, karena selama ini bos mereka tidak perna membawa wanita...
Di dalam ruangan stiven kembali duduk di meja kebesarannya untuk menyelesaikan tugas nya, sedangkan bella duduk di sofa yang berada di situ sambil memainkan hp...
"Mas kapan kita berangkat ke jepang..." ucap bella...
"Lusa sayang..." ucap stiven...
"Mas... aku laper..." ucap bella...
"Kamu mau makan apa, biar aku panggil kan iqbaal..." ucap stiven...
"Biar aku saja keruangan iqbaal, kamu lanjutkan saja pekerjaan mu..." ucap bella....
"Apakah kamu yakin..." ucap stiven...
"Yakin mas, kamu tinggal tunjukkan ruanganya dimana..." ucap bella...
"Ruangannya tempat di depan situ..." ucap stiven...
"Terimakasih mas..." ucap bella dan langsung menuju ruangan iqbaal...
__ADS_1
"Tok.. tok.. tok... frend... ucap bella...
"Masuk nona..." ucap iqbaal...
Bella yang mendapatkan izin dari iqbaal langsung masuk dan menghampiri nya...
"Ada yang bisa saya bantu nona..." ucap iqbaal...
"Ada, tapi sebelum nya aku ingin bertanya suatau hal..." ucap bella...
"Apa itu nona..." ucap bella...
"Apakah mas stiven perna memiliki kekasih..." ucap bella...
"Kenapa nona tidak tanyak kan langsung dengan tuan..." ucap iqbaal...
"Dia pasti tidak akan menjawab nya..." ucap bella...
"Maaf nona tapi saya tidak berhak menjawab pertanyaan itu..." ucap stiven...
"Tolong la frend, aku yakin kamu pasti tau..." ucap bella...
"Baiklah, saya akan cerita semua nya, karena saya fikir kalian sudah saling mencintai..." ucap stiven...
"Nona.. di hidup nya tuan stiven, hanya ada dua orang perna mengisi hati nya, yang pertama adalah nona cika dan anda sendiri nona, nona cika adalah kekasih tuan stiven 3 tahun yang lalu..." ucap iqbaal...
"Terus kenapa mereka tidak bersama..." ucap bella...
"Nona cika mengalami kecelakaan kapal saat mereka berlibur bersama, dan sampai sekarang jasad nya tidak di ketahui keberadaannya, itu yang membuat tuan stiven memilliki sifat yang begitu dingin..." ucap stiven...
"Apa dia masi memeliki perasaan dengan cika..." ucap bella...
"Untuk mencintai nya atau belum, aku belum bisa menjawab nya frend, yang aku tau aku sangat nyamam berada di dekat nya dan selalu ingin bersama nya..." ucap bella...
"Terimakasih nona telah merubah kehidupan tuan stiven menjadi lebih baik..." ucap iqbaal...
"Harus nya aku yang berterimakasih pada mu, Terimakasih telah menjaga nya dengan baik..." ucap bella...
"Itu sudah menjadi kewajiban saya nona..." ucap stiven...
"Apakah kamu bisa cerita kenapa kamu bisa bertemu dengan tuan mu itu..." ucap bella...
"Maaf nona saya tidak punya waktu, anda bisa bertanya pada tuan stiven, untuk hal ini pasti dia akan bercerita..." ucap iqbaal...
"Maaf telah menganngu waktu mu frend..." ucap bella...
"Tidak masalah nona, apa yang bisa saya bantu nona..." ucap iqbaal...
"Oh iya aku hampir lupa, tolong beli kan saya makanan..." ucap bella...
"Anda ingin makan apa nona..." ucap stiven...
"Saya ingin makan pecel ayam, beli kan 3 porsi ya..." ucap bella...
"Baik nona..." ucap iqbaal...
__ADS_1
"Oh iya saya tidak mau pecel ayam yang berada di restoran, cukup beli kan saja yang berada di pinggir jalan..." ucap bella...
"Baik nona, saya permisi..." ucap iqbaal...
Setelah iqbaal pergi bella kembali menuju keruangan stiven...
"Kenapa lama sekali..." ucap stiven...
"Apa kamu sudah merindukan ku..." ucap bella sambil mendekat kearah stiven...
"Aku selalu merindukan mu sayang..." ucap stiven...
"Mas aku ingin bertanya..." ucap bella...
"Tanya kan lah, akan ku jawab semua nya..." ucap stiven...
"Bagaimana kamu bisa bertemu dengan asisten mu itu..." ucap bella...
"Apa itu penting untuk mu sayang..." ucap stiven...
"Itu sangat penting mas..." ucap bella...
"Tidak, aku tidak ingin menceritakan nya..." ucap stiven...
"Sayang ayo ceritakan... ucap bella dan mencium kening stiven...
"Kamu sangat pintar menggoda ku..." ucap stiven sambil menarik tangan bella hingga bella terjatuh di atas Pangkunnya dan memeluk nya dari belakang....
"Mas apa yang kamu lakukan, ini di kantor..." ucap bella...
"Kantor ini milik ku..." ucap stiven...
"Baiklah ayo ceritakan..." ucap stiven...
"Aku bertemu dengan iqbaal saat ia sedang berada di pinggir jalan dengan kondisi sedang terluka..." ucap stiven...
"Apa itu benar..." ucap bella...
"Benar sayang, aku tak sengaja menemukannya dengan kondisi seperti itu, dan aku membawa nya kerumah sakit, sebenarnya aku tidak ingin peduli dengan nya, tapi ntah mengapa aku tak tega meninggalkan nya dengan kondisi seperti itu..." ucap stiven...
"Kamu memiliki hati yang baik mas..." ucap bella...
"Setelah aku membawa nya kerumah sakit dan memberikan perawatan yang baik, ia sebuh dan menceritakan semua hal yang terjadi pada nya, pada malam itu...
"Apa yang terjadi dengannya mas..." ucap bella...
"Dia dan keluarga nya korban perampokan, semua keluarga nya terbunuh, dan hanya dia yang selamat karena melarikan diri..." ucap stiven..
"Sunggu malang nasib mu frend, dan kenapa dia bisa menjadi asisten mu..." ucap bella...
"Dia asisten sekaligus sekretaris ku, dia berterimakasih pada ku karena telah menyelamatkan nyawa nya dengan berjanji akan selalu mengabdiakan seluruh hidup nya untuk ku..." ucap stiven...
"Dan kamu percaya..." ucap bella...
"Awal nya aku ragu, aku memberikan kesempatan pada nya, dan semenjak peristiwa 5 tahun lalu, aku sangat mempercayainya..." ucap stiven...
__ADS_1
Terimakasih sudah mapir jangan lupa like comen dan vote ya...
Oh iya jangan lupa kasi rating yang bagus nya, karena rating nya mulai menurun...