
Masi gara-gara obat...
"Mas bangun.. udh pagi kamu gak kekantor apa..." ucap bella yang berusaha membangunkan stiven...
"Hmmm..." ucap stiven yang sebenar nya sudah bangun tapi ia ingin memeluk bella...
"Mas kalau kamu gak bangun gak papa asalkan lepas dulu ni pelukan aku mau mandi..." ucap bella...
"Kenapa hari ini dingin sekali ya..." ucap stiven yang mengencangkan pelukkannya...
"Mas... lepas dong, aku mau bantu mamah..." ucap bella...
"Kamu kan udh janji mau nuruti apa yang aku mau, sekarang aku mau kamu..." ucap stiven...
"Kan nanti bisa mas, kamu apa gak kekantor..." ucap bella...
"Sayang aku bebas mau ke kantor kapan pun, kan aku bos nya..." ucap stiven...
Bella pun pasrah dengan sifat baru suami nya itu, ia membalas pelukkan dari stiven, mereka pun tertidur lagi sambil berpelukan...
Sementara itu di ruang makan, wijaya, indah dan viona sedang menunggu kehadiran si pasangan fenomenal yang tak bukan adalah stiven dan bella...
"Kemana si mereka.. lama amat..." ucap viona...
"Iya tumben, biasa nya bella kalau pagi udh disini ko..." ucap indah...
"Sudah-sudah sebaiknya kita makan terlebih dahulu, nanti juga mereka turun..." ucap wijaya..
Mereka pun makan tanpa kehadiran pasangan yang sangat fenomenal itu...
Tampak iqbaal sedari tadi menunggu stiven di mobil yang terpakir di depan rumah, ia tampak gelisa karena tuannya belum juga menampakan batang hidung nya...
"Tidak biasa nya tuan stiven terlambat begini kecuali setelah meminum obat itu, sebaiknya aku melihatnya kedalam..." ucap iqbaal...
Karena bosan menunggu akhirnya iqbaal masuk kedalam rumah untuk melihat tuannya itu, ia berjalan menuju ruang makan karena ia fikir stiven masi sarapan...
"Pagi tuan..." ucap iqbaal...
"Pagi bal..." ucap wijaya...
"Saya ingin bertanya tuan..." ucap iqbaal...
"Apa bal..." ucap indah penasaran...
"Apa kalian memberikan obat itu ke tuan stiven..." ucap iqbaal...
"Obat apa bal..." ucap wijaya...
__ADS_1
"Obat yang kemarin itu tuan, karena tidak biasanya taun stiven telat selain meminum obat itu..." ucap iqbaal...
Mereka yang mendengar ucap pan dari iqbaal tertawa terbahak-bahak, iqbaal yang melihat nya merasa aneh karena menurut nya tidak ada hal yang lucu sama sekali...
"Kamu ada-ada aja bal..." ucap indah masi dengan tawa nya...
"Mah seperti nya asisten ka stiven terlalu polos..." ucap viona...
"Kami tidak memberi obat apa pun pada stiven, jangan kamu fikir kami perna memberikan obat itu pada stiven kami akan memberikannya terus-menerus, stiven juga manusia normal yang punya nafsu..." ucap wijaya menjelaskan semua nya...
"Begitu ya tuan..." ucap iqbaal...
"Sebaiknya kita susul mereka ke kamar, mamah juga penasaran kenapa mereka belum turun, apa benar tanpa obat itu stiven melakukannya..." ucap indah...
"Iya mah viona juga penasaran..." ucap viona...
Mereka semua pun naik kekamar stiven yang berada di lantai 5. sesampai nya di depan pintu kamar mereka langsung mengetuk nya...
"Tok..tok..tok.. stive...bell..." ucap indah sambil mengetuk pintu...
"Ko belum ada jawab pan ya mah..." ucap viona...
"Stive..bell... apa kalian masi tidur..." ucap wijaya...
Stiven dan bella yang sedang tertidur sama sekali tidak mendengar nya, mereka terlihat masi berpelukkan..
"Stive... bell... apa kalian di dalam..." ucap indah...
"Pah.. mamah khawatir, gak biasa nya stiven begini..." ucap indah...
"Apa kita dobrak saja pintu nya tuan..." ucap iqbaal...
"Ide bagus bal, takut mereka kenapa-napa... ucap wijaya...
Tampak iqbaal dan wijaya telah siap mengambil ancang-ancang...
"1...2...3... tendang..." ucap wijaya...
Break... pintu kamar stieven terbuka, stiven dan bella yang mendengar nya terabngun dari tidur nya dan melihat apa yang terjadi...
Melihat pintu nya sudah terbuka mereka langsung berlari masuk kedalam kamar stiven untuk memeriksa nya. Mereka melihat stiven dan bella berada di atas kasur sedang duduk dan berpelukan, ternyata yang mereka fikirkan salah..
"Apa yang kalian lakukan..." ucap stiven...
"Tiba-tiba mamah kabelet ni... mamah pergi dulu..." ucap indah...
"Papah juga lupa kalau ada kerjaan di bawah..." ucap wijaya pergi meninggalkan kamar...
__ADS_1
"Aku juga lupa mau ke butik..." ucap viona dan pergi meninggalkan iqbaal sendiri...
"Bal... bisa kamu jelaskan semua ini..." ucap stiven dengan nada yang menekan....
Di ruang keluarga tampak indah wijaya iqbaal dan viona sedang duduk di atas sofa, sementara itu stiven dan bella tenga berdiri di depan mereka...
"Apa yang sebenar nya kalian lakukan..." ucap stiven sambil berjalan mondar-mandir di hadapan mereaka...
"Kami hanya ingin, melihat keadaan kalian kami fikir telah terjadi sesuatu dengan kalian..." ucap indah...
"Iii..iya ka, kalian sudah kami panggil tapi tak ada jawaban..." ucap viona...
"Apakah papah harus memberi alasan juga..." ucap wijaya...
"Tak biasa nya tuan stiven terlambat selain meminum obat itu, saya sudah tanyakan ke orang tua tuan, tapi mereka bilang mereka tidak memberi obat apapun, jadi saya fikir telah terjadi apa-apa dengan tuan dan nona bella..." ucap iqbaal...
"Dari mana kalian mendapatkan fikiran sebodoh itu, stive hanya ingin tidur lebih lama..." ucap stiven...
"Ya kami tidak berfikir begitu..." ucap indah...
"Mulai sekarang stive gak mau ada kejadian seperti ini terulang lagi..." ucap stiven...
"Iya ka..." ucap viona...
"Dan ingat stive juga manusia normal, jangan perna memberi obat apa pun di minuman kami atau apapun itu..." ucap stiven...
"Tapi kami ingin segera memiliki cucu..." ucap indah...
"Nanti stive usaha in sama bella..." ucap stiven...
"Dua ya ka... kembar..." ucap viona...
"Bal.. kamu panggi tukang untuk membetulkan pintu kamar, saya dengan bella mau ke kamar bawah..." ucap stiven sambil menarik tangan bella...
"Baik tuan..." ucap iqbaal...
"Jangan lupa cucu..." teriak indah...
Stiven dan bella berjalan menuju kamar bawah, sesampai nya di kamar stiven langsung merebahkam badannya di atas kasur...
"Bell.. sini..." ucap stiven...
"Iya mas ada apa..." ucap bella...
"Apa kamu tidak mendengar nya tadi, kalau mereka mengingikan cucu..." ucap stiven..
"Dengar... terus kenapa..." ucap bella...
__ADS_1
"Bagaimana kalau kita membuat nya, sekarang..." ucap stiven...
Terimakasih sudah mampir jangan lupa like comen dan vote ya...