
Pasangan nyidam...
Pagi hari yang indah tampak bella sedang asik memandangi wajah suami nya, yang menurut nya sangat sempurna, Bella menyentu wajah stiven dan mengelus nya...
"Sangat tampan..." ucap bella...
"Aku tau itu..." ucap stiven...
"Kamu sudah bangun, bukannya kamu masi tidur..." ucap bella...
"Bagimana aku bisa tidur kalau ada bidadari cantik sedang memperhatikan ku..." ucap stiven...
"Kamu jangan kepedean ini bawaan bayi..." ucap bella...
"Iya aku percaya sayang, anak dedy sangat pintar..." ucap stiven...
"Seperti diri ku..." ucap bella...
"Kamu sangat pintar sayang, sangat pintar menggoda ku..." ucap stiven...
"Sudah.. sebaik nya kita mandi, kita akan memeriksa kan kandungan ku..." ucap bella...
"Sayang..." ucap stiven...
"Mas..." ucap bella...
"Mandi bersama yuk..." ucap mereka kompak....
"Kenapa kita begitu kompak..." ucap stiven...
"Aku tak tau, ayo kita mandi..." ucap bella...
Mereka pun masuk kedalam kamar mandi bersama dan sudah di pastikan stiven dan bella mandi bersama sesuai dengan keinginan mereka, selesai bersiap mereka langsung turun kebawah untuk makan sarapan pagi, sebelum sampai di meja makan mereka menutup hidung karena mencium aroma yang tidak sedap...
"Aroma apa ini..." ucap stiven...
"Iya, sangat tidak enak, sampai membuat ku mual..." ucap bella...
"Eh kalian sudah turun..." ucap indah...
"Mari makan..." ucap wijaya...
"Kalian kenapa, ko hidung nya di tutup..." ucap viona...
"Kenapa aroma makanan itu sangat tidak enak..." ucap stiven...
"Itu membuat ku mual..." ucap bella...
"Singkirkan makanan ini semua, ganti dengan yang baru..." ucap stiven...
"Stive maksud kamu apa, ko di ganti..." ucap indah...
"Enggak tau mah, stive dan bella yang mencium aroam makanan ini sangat mual..." ucap stiven...
"Sudah-sudah turuti aja kemaun mereka..." ucap wijaya...
Tak lama iqbaal datang dengan pakian yang sudah rapi...
"Pagi semua.. kenapa makanan ini di singkirkan..." ucap iqbaal yang melihat pelayan sedang membersekan makanan di meja...
"Tuan mu yang memintanya..." ucap indah...
"Bal, kenapa aku ingin kamu memaskan makanan untuk kami ya..." ucao stiven...
"Iya mas, aku ingin frend masak mie rebus untuk ku..." ucap bella...
__ADS_1
"Sesuai dengan keinginan ku..." ucap stiven...
"Kalian jangan mulai deh, terus kami makan apa..." ucap viona...
"Bal masakan kami mi rebus, jangan lupa pakai mie organik..." ucap stiven...
"Saya tuan, saya tidak bisa memasak nya..." ucap iqbaal...
"Frend ayo la, demi anakku..." ucap bella...
"Kau bisa meminta bantuan pelayan..." ucap stiven...
"Baiklah, aku akan memasak nya..." ucap iqbaal dan pergi menuju dapur...
"Kalian sangat aneh..." ucap indah...
"Mamah ini demi anak ku..." ucap stiven...
"Mah... kamu tak ingat saat hamil stiven, kita juga begitu..." ucap wijaya....
"Berarti ini kutukan dong, jangan sampai saat aku hamil besok aku seperti itu..." ucap viona...
"Viona jaga ucappan mu..." ucap wijaya...
"Terus mah, selain itu apa lagi..." ucap bella...
"Saat hamil stive mamah juga suka ehem..." ucap indah...
"Ehemm apa mah..." ucap stiven...
"Mamah mu lebih manja dengan papah, bahkan dia yang minta diluan..." ucap wijaya...
"Papah ko di omongi si mamah kan jadi malu..." ucap indah...
"Mamah sayang, tidak perlu malu..." ucap wijaya...
"Tidak akan mas..." ucap bella...
"Kita lihat nanti sayang..." ucap bella...
20 menit berlalu iqbaal telah siap dengan masakan nya, ia sudah berjuang sampai titik darah penghabisan, iqbaal pun datang dengan membawa makanan yang ia masak di bantu oleh beberapa pelayan...
"Silahkan di nikmati..." ucap iqbaal...
Stiven dan bella langsung mengambil mie rebus yang tersedia di meja, menurut mereka makanan itu sangat mengugah selerah...
"Emmm... enak sekali frend..." ucap bella...
"Iya enak..." ucap stiven...
Sementara itu wijaya, viona dan indah tampak tidak selerah sama sekali dengan masakkan iqbaal, mereka pun mulai mencicipi nya...
"Enak apaan tidak ada rasa nya..." batin viona...
"Kenapa sangat asin..." batin wijaya...
"Kenapa rasa aneh, yang sebelah kiri manis yang kanan asin..." batin indah...
Iqbaal yang mendengar pujian dari bella dan stiven tampak bersemangat untuk mencicipi nya, saat mencicipi makanan itu betapa terkejut nya ia merasakan mie buatanya...
"Uhukhuk..." iqbaal terbatuk saat mencicipi masakannya...
"Kenapa bal, enak sekali kan..." ucap wijaya...
"Iya bal enak kan, sangat enak..." ucap indah...
__ADS_1
"Asisten iqbaal sangat hebat memasak..." ucap viona...
"Kalian pintar bersandiwara tuan..." batin iqbaal...
"Kenapa kalian tidak menghabiskan makanan itu..." ucap stiven...
"Sudah kenyang stive..." ucap wijaya...
"Mamah juga sudah kenyang..." ucap indah...
"Aku lagi diet ka..." ucap viona...
"Bal.. cepat habiskan kita akan pergi ke dokter kandungan..." ucap stiven...
"Iya tuan..." ucap iqbaal sambil berusaha menelan makanan nya...
Setelah selesai makan mereka langsung memutuskan untuk pergi ke dokter kandungan, semua keluarga ikut termasuk iqbaal...
Di perjalana stiven dan bella melihat berbagai macam makanan yang mengugah selerah mereka...
"Stop..." ucap stiven dan bella kompak...
Iqbaal pun langsung mengerim secara mendadak yang mambuat mereka hampir terjungkal kedepan...
"Kau mau bunuh kami bal..." teriak stiven...
"Maaf saya kaget tuan, tiba-tiba anda meminta berhenti..." ucap iqbaal...
"Ada apa, kenapa kalian minta berhenti..." ucap indah...
"Aku pengen makan makanan itu..." ucap stiven...
"Aku juga, sarapan tadi sangat tidak mengenyangkan..." ucap bella...
"Ya sudah sebaik nya kalian turun dan cepat beli yang kalian ingin beli..." ucap wijaya...
Stiven dan bella pun turun untuk membeli makanan yang tersedia di jalanan tersebut...
"Sejak kapan ka stive mau makan makanan di pinggir jalan..." ucap viona...
"Sejak bertemu dengan nona bella..." ucap iqbaal...
"Bella memberikan pengaruh besar pada stiven..." ucap wijaya...
"Iya pah, mamah juga berfikir seperti itu..." ucap indah...
15 menit berlalu pasangan fenomenal sudah kembali masuk kedalam mobil dengan membawa berbagi macam makanan...
"Kalian lapar atau apa kenapa banyak sekali..." ucap indah...
"Kami bingung mah mau beli yang mana jadi kami beli semua..." ucap stiven...
"Apa aku boleh memintanya..." ucap viona...
"Tapi kau sedang diet..." ucap stiven...
"Kalau sedikit tidak papa..." ucap viona...
"Ambila ini sangat banyak..." ucap bella...
"Mamah juga mau..." ucap indah...
"Papah juga, melihat kalian makan membuat ku lapar..." ucap wijaya...
"Kau tak mau frend..." ucap bella...
__ADS_1
"Saya sudah kenyang nona..." ucap iqbaal...
Terimakasih sudah mampir...