
Bertemu mahendra kembali...
"Stive.. apa kau sudah tidur..." ucap aldy...
"Belum, ada apa..." ucap stiven...
"Temani aku ke kamar mandi, aku ingin buang air kecil..." ucap aldy...
"Kau bisa ke kamar mandi sendiri..." ucap stiven...
"Apa kau ingin ku tinggal sendiri di sini dalam kegelapan ini..." ucap aldy...
"Baiklah aku ikut, sebentar aku menyalahakan flash terlebih dahulu..." ucap stiven...
"Cepat aku sudah tidak tahan..." ucap aldy...
Mereka berdua pun turun dari ranjang dan langsung menuju ke dalam kamar mandi, tangan mereka berdua terus bergandengan tanpa perna terlepas...
"Sudah belum..." ucap stiven...
"Sebentar..." ucap aldy...
"Al apa kau tidak ingat film tadi..." ucap stiven...
"Dasar bodoh, sudah takut begini malah bahas film tadi..." ucap aldy...
"Aku hanya mengingat kan mu..." ucap stiven...
"Sudah ayo keluar..." ucap aldy....
Mereka berdua pun kembali keluar dari kamar mandi dan langsung menuju ranjang untuk tidur...
"Awas jangan sampai kau membuka semua pakian mu..." ucap stiven...
"Aku melakukan nya tanpa sadar bodoh, kalau aku melakukan itu berarti itu nasib buruk mu..." ucap aldy...
"Sudah la aku mau tidur..." ucap stiven...
"Terserah mu..." ucap aldy...
Mereka pun tertidur dengan keadaan kamar yang gelap gulita...
Pagi hari telah tiba, tampak seluruh keluarga berkumpul di ruang makan untuk sarapan pagi...
"Kenapa tadi malam lampu nya mati..." ucap stiven...
"Tidak, lampu nya tidak mati..." ucap iqbaal...
"Iya lampu rumah ini tidak mati..." ucap indah...
"Lampu kamar kami mati..." ucap aldy...
"Mungkin ada yang konset..." ucap wijaya...
Bella dan ariska hanya terdiam menahan tawa nya, mereka tidak menyangka ulah mereka membuat heboh satu keluarga...
"Atau ada yang sengaja mengerjai kalian..." ucap yasmin...
"Maksudnya bun..." ucap aldy...
"Bisa kalian tanyakan pada bella..." ucap yasmin...
"Jangan-jangan kamu ya dek..." ucap aldy...
"Tidak, jangan menudu tanpa bukti..." ucap bella...
"Apa ini ulah mu sayang..." bisik stiven di telinga bella, sontak membuat tubuh bella merinding seketika...
"Maaf, aku tak berniat begitu, jangan beritahu siapa pun..." bisik bella di telinga stiven...
__ADS_1
"Kenapa kalian malah berbisik..." ucap aldy...
"Tidak, dia hanya berkata tidak bisa tidur jika jauh dari ku, iya kan sayang..." ucap stiven...
"Hehehe iya sayang..." ucap bella sambil mencubit hidung stiven...
"Jangan memancing ku sayang..." ucap stiven...
"Maaf, aku tidak bermaksud..." ucap bella...
"Viona apa kamu sudah tidak mual lagi..." ucap indah...
"Sudah tidak mah, hanya kemarin saja..." ucap viona...
"Iqbaal mana dek..." ucap stiven...
"Tadi pagi-pagi sekali ia sudah pergi kata nya ada urusan penting, dan dia titip pesan setelah sarapan kita di minta untuk berkumpul di ruang keluarga..." ucap vioan...
"Ada apa mas, kayak nya ada hal yang penting..." ucap bella...
"Kita liat nanti saja bell..." ucap stiven...
Mereka pun melanjutkan kegiatan sarapan pagi, setelah selesai sarapan seperti yang di minta iqbaal mereka semua berkumpul di ruang keluarga...
Kurang lebih 20 menit mereka menunggu ke hadiran iqbaal, dan tak lama yang mereka tunggu akhirnya datang juga...
"Pagi semua, maaf membuat lama menunggu..." ucap iqbaal...
"Kenapa kau menyuruh kami untuk berkumpul di sini..." ucap aldy...
"Sebentar, masuk..." ucap iqbaal...
Masuk lah sesosok laki-laki yang selama ini mereka tunggu kehadirannya untuk menjelaskan semua perkara tentang bella...
"Papah..." ucap bella...
"Pagi semua..." ucap mahendra...
"Apa kabar pah..." ucap bella berjalan dan memeluk mahendra...
"Bella apa yang kau lakukan..." ucap aldy yang sudah menunjukan aura tidak suka pada mahendra...
"Papah baik sayang..." ucap Mahendra membalas pelukan dari bella...
"Bella, lepaskan pelukan mu itu..." ucap stiven...
"Kalian berdua kenapa si..." ucap bella kesal...
"Duduk pah..." ucap bella...
"Seperti yang sudah saya jelaskan tadi, anda bisa memulai semua nya sekarang..." ucap iqbaal...
"Kenapa bella bisa bersama anda..." ucap yasmin...
"Saat itu istri saya melahirkan seorang anak perempuan dan anak kami tidak selamat....
#Flasback#
"Dimana anak kita pah..." ucap istri mahendra...
"Tenang mah, anak kita sedang di bersikan oleh dokter, sekarang mamah istirahat dulu.." ucap mahendra berbohong...
Setelah menenangkan istri nya mahendra keluar dari ruangan itu, ia bingung harus menjelaskan apa pada istri nya bahwa anak mereka tidak selamat...
Mehendra keluar dari rumah sakit berjalan tanpa tujuan yang pasti, saat menelusiri jalan raya yang sepi tiba-tiba ada sebuah mobil pribadi melaju dengan kencang tak terkendali...
"Bruakkkk..." mobil tersebut menabrak pembatas jembatan...
Mahendra yang melihat kejadian itu langsung berlari mendekati mobil tersebut karena mobil tersebut hampir masuk kedalam sungai...
__ADS_1
"Tolong..." ucap seseorang laki-laki yang berada di dalam mobil tersebut...
Mahendra yang melihat itu langsung berusaha menolong laki-laki tersebut tetapi tidak bisa karena laki-laki tersebut terjepit mobil yang hampir ringsek...
"Tolong selamatkan anak saya..." ucap laki-laki tersebut...
Mahendra langsung membuka pintu belakang mobil tersebut, ia melihat seorang bayi kecil yang tak sadarkan diri tertimpa beberapa barang, untung nya bayi tersebut masi bernafas...
Mahendra pun langsung mengambil bayi tersebut sebelum mobil itu masuk kedalam sungai, saat berhasil mengambil bayi itu, tiba-tiba mobil tersebut terjebur kedalam sungai...
Mahendra tak mempedulikan nya ia fokus dengan bayi kecil yang berada di dekapan nya, ia membawa bayi tersebut ke rumah sakit tempat istri yang melahirkan untuk memberi pertolongan pada bayi itu...
Saat semua nya sudah membaik dan bayi itu sudah sadar, ia langsung mengubah identitas bayi tersebut menjadi anak nya, ia pun tidak perlu berbohong pada istri nya kalau anak mereka tidak selamat...
#Flasback#
"Terimakasih pak, telah menyelamatkan anak saya..." ucap yasmin...
"Bunda tidak perlu berterimakasih pada nya, yang harus saya pertanyakan kenapa anda menyiksa adik saya..." ucap aldy dengan nada yang tinggi...
"Maaf itu kesalahan terbesar dan terbodoh saya..." ucap mahendra sambil menunduk...
"Dengan maaf anda fikir akan merubah semua nya, manusia seperti anda harus di beri pelajaran..." teriak aldy dan berjalan medekati mahendra...
"Al sudah cukup..." ucap yasmin...
"Tidak, dia telah menghina keluarga moonlay..." ucap aldy...
"Ka sudah..." ucap bella dan langsung memeluk kakak nya...
"Lepas dek, akan ku habisi laki-laki ini..." ucap aldy...
"Ka bella mohon udah..." ucap bella sambil menangis...
Aldy yang melihat bella menangis di pelukkan nya perlahan meredahakan emosi nya...
"Jangan perna biarkan air mata ini menetes tidak ada arti..." ucap aldy menghapus air mata bella...
Aldy dan bella pun kembali duduk, bella sengaja duduk di samping aldy agar dapat mengontrol nya jika ia meledak lagi...
"Maaf kan saya, saya telah menyia-yiakan perempuan sebaik dan setulus bella..." ucap mahendra dengan nada yang penuh penyelesalan...
"Saya sudah memaafkan anda pak, manusia tempat nya salah, bagaimana pun anda telah membesarkan bella menjadi anak yang baik, cantik, kuat dan tegas..." ucap yasmin...
"Bunda..." ucap aldy...
"Saya tidak melakukan apa pun, bella la yang tumbuh dengan sendirinya menjadi perempuan yang luar biasa..." ucap mahendra....
"Bella sudah melupakan semua nya pah, anggap itu tidak perna terjadi, sekarang kita hanya perlu menjalani hari ini dan menatap hari esok, masahlalu biarlah tidak usah kita ungkit lagi..." ucap bella...
"Terimakasih bell, kamu anak yang luar biasa...." ucap mahendra dengan menitihkan air mata nya...
"Sekarang rencana papah apa..." ucap bella...
"Papah akan kembali pada tempat asal papah bell, papah sudah nyaman di sana..." ucap mahendra...
"Apa papah yakin..." ucap bella...
"Iya papah sangat yakin..." ucap mahendra...
"Baiklah kalau itu sudah menjadi keputusan papah..." ucap bella...
"Sebelum papah pergi biarkan papah memeluk mu untuk terakhir kalinnya..." ucap mahendra...
Bella pun langsung berlajan menghampiri mahendra dan langsung memeluk nya...
"Kamu sudah bahagia sekarang sayang, ini semua pantas untuk mu, maaf kan papah telah menjadi papah yang tidak berguna bagi mu..." ucap mahendra sambil menagis...
"Bella janji, bella akan berkunjung ketempat papah, yang terpenting papah jaga kesehatan..." ucap bella...
__ADS_1
Setelah puas memeluk bella mahendra pun pamit dari kediaman keluarga vins, bella menatap kepergian mahendra tidak bisa menaham tangis nya....