
"Kau gila, Calvin kakak mu. Mana mungkin kau menikah dengan nya," ucap Erwin.
"Jangan bohong ya, kata bunda aku bukan anak ayah," tanya Rebecca.
"Bukan anak ayah bagaimana, jangan aneh-aneh. Kau sedang hamil dan suami mu masih ada," jawab Erwin.
"Aku kesal dengan ayah," Rebecca pergi meninggalkan Erwin.
"Bagaimana dia bisa tau kalau diri nya bukan anak ku," batin Erwin.
"Mas apa Rebecca mengatakan sesuatu," tanya Elisabeth.
"Iya kau memberitahu nya, tentang kebusukan mu sendiri," tanya Erwin.
"Aku tidak sengaja mengatakan nya, untung saja aku berhasil menghindari pertanyaan," jawab Elisabeth.
"Ayah kandung nya sedang mencari nya mas," ucap Elisabeth
"Tidak-tidak jangan biarkan Rebecca pergi dan tau semua nya," kata Erwin.
Marcel sedang bersama paman dan bibi nya, saat ini orang tua nya sedang melakukan malam pertama mereka dan tidak ingin di ganggu sama. sekali.
"Sayang kamu jadi anak bibi saja ya," ucap Amanda.
"Hahaha kamu suka dengan nya sayang," tanya Alka.
"Iya sayang, kasihan dia. Daddy nya masih pacaran," jawab Amanda.
__ADS_1
"Sabar sayang, mereka masih menikmati masa-masa indah mereka," ucap Alka.
"Aku sudah melepas kb ku mas, tidak papa," tanya Amanda.
"Jangan, nanti kamu hamil bagaimana, kasihan Wiliam dia masih terlalu kecil untuk mempunyai adik lagi," jawab Alka.
"Aku tidak cocok mas, kamu saja yang pakai pengamanan." ucap Amanda
"Iya iya aku saja yang pakai pengaman."
...***...
"Rey," teriak Nathan.
"Iya ada apa," tanya Rey.
"Kau mah kemana," tanya Nathan yang saat ini benar-benar kesepian.
"Boleh, aku bersiap-siap dulu. Oh iya kapan Evans pulang," tanya Nathan.
"Evans, hmmm tidak tau aku kapan dia pulang. Aku dengar dia sedang mengejar wanita," jawab Rey.
"Bagus lah, aku kira dia tidak normal," kata Nathan.
Setelah bersiap-siap dan meminta izin pada Vino, mereka berdua langsung pergi ke luar. Nathan tidak tau Rey akan membawa nya.
"Kau sudah punya pacar Rey," tanya Nathan.
__ADS_1
"Pacar ku sudah 5, kau mau satu?"
"Tidak mau pacar mu jalang semua," kata Nathan.
"Tidak aku punya satu wanita, tapi aku tidak akan memberikan pada mu. Dia sangat tertutup cantik dan body nya aduhai," ucap Rey.
"Bagaimana mungkin dia tertutup, kau saja bisa mendekati nya. Kau berbohong pada ku kan," tanya Nathan.
"Tidak Nathan, aku sangat sulit mendapatkan nya. Dia memiliki trauma dan saat ini dia tinggal di panti asuhan," jawab Rey.
"Apa benar, jadi bagaimana bisa kau mendapat nya, bagaimana bisa dia mau jadi pacar mu," tanya Nathan.
"Aku buaya Nathan, wanita pasti bertekuk lutut pada ku, tapi untuk wanita satu ini aku yang tertekuk lutut pada nya. Aku serius dengan nya, bagaimana aku bisa mendapat kan nya itu rahasia," jawab Rey.
"Aku ingin bertemu dengan nya, aku sangat penasaran," kata Nathan.
"Tidak mau," tolak Rey.
"Ayo lah Rey, satu kali ini saja. Aku akan membelikan mu handphone baru," bujuk Nathan yang benar-benar penasaran dengan wanita yang di katakan oleh Rey.
"Hanya bertemu, tidak boleh dekat dengan nya. Jangan menganggu nya," kata Rey.
"Iya Rey, aku janji," ucap Nathan.
Rey mengambil hp nya dan langsung menghubungi wanita yang ia maksud.
"Iya sayang, Terima kasih," ucap Rey dengan sangat lembut.
__ADS_1
"Dasar buaya," batin Nathan.
Kita masuk ke cerita anak mereka ya agar lebih fresh, tidak ada konflik yang tegang kok.