
Liburan...
Seperti yang mereka rencana kan, hari ini mereka semua akan berangkat liburan ke bali, bukan hanya dua pasangan yang ikut, viona dan iqbaal pun juga ikut liburan bersama...
Mereka memilih menaiki jet pribadi karena lebih cepat dan nyaman, jet mereka lepas landas pukul 8 dan akan sampai pada pukul 10 pagi...
"Kamu sudah tidak takut lagi..." ucap stiven...
"Tidak, aku sudah berani semenjak aku pergi ke new york bersama viona..." ucap bella..
"Maaf kan aku telah membuat mu menderita pada saat itu..." ucap stiven...
"Tidak perlu minta maaf, dengan aku pergi kesana aku bisa bertemu dengan keluarga kandung ku..." ucap stiven...
"Aku masi tidak menyangka kalau aldy bisa menjadi kakak ipar ku..." ucap stiven...
"Kenapa apa kau menyesal memiliki kakak ipar seperti ku..." ucap aldy dari belakang...
"Kau bisa menilai nya sendiri..." ucap stiven...
"Betapa beruntungnya dirimu bisa mendapatkan adik ku dengn tampang yang pas-pas begitu..." ucap stiven...
"Siapa bilang pas-pasan bahkan dia lebih tampan dari mu..." ucap bella...
"Kenapa kau membela nya, aku kakak mu..." ucap aldy...
"Kau kakak ku tapi dia suami ku...' ucap bella...
"Kau ingin jadi adik durhaka..." ucap aldy...
"Aku tak ingin jadi istri durhaka..." ucap bella...
"Apa kalian bedua bisa diam, aku ingin istirahat, biarakan aku istirahat, apa kalian tidak tau betapa lemas nya diri ku bahkan setiap malam aku tidak bisa tidur..." ucap ariaka kesal...
"Ada apa dengan mu ris, kenapa tidak bisa tidur apa kasur mu kurang nyaman..." ucap bella...
"Kasur itu sangat nyaman, tapi orang di samping ku tidak bisa membiarkan ku untuk istirahat..." ucap ariska...
"Maklum saja, dia sudah terlalu lama jomblo..." ucap stiven...
"Aku hanya berusaha untuk mengejar kalian berdua..." ucap aldy tanpa bersalah sedikit pun...
"Sudahlah aku ingin istirahat..." ucap ariska...
"Istirahat la, aku akan membiarkan mu istirahat untuk hari ini..." ucap aldy...
"Terimakasi..." ucap ariska dan memeluk aldy yang berada di samping nya...
"Apa kamu puas dek..." ucap iqbaal...
"Lumayan ka, sebagai penghibur..." ucap viona...
"Teruslah tersenyum, jangan perna menangis lagi..." ucap iqbaal sambil mengecup kening viona...
"Maaf ka telah menjadi wanita yang lemah..." ucao viona...
"Siapa bilang lemah, bukti nya kamu suka minta diliuan..." ucap iqbaal...
"Hehehe iya ya ka..." ucap viona...
__ADS_1
"Kapan kamu akan periksakan kandungan mu..." ucap iqbaal...
"Aku ingin bareng ka bella, mungkin beberapa minggu kedepan..." ucap viona...
"Kamu ingin anak pertama kita perempuan atau laki-laki..." ucap iqbaal...
"Aku ingin perempuan ka..." ucap viona...
"Kenapa begitu..." ucap iqbaal...
"Tidak tau, kepengen aja..." ucap viona...
"Mau perempuan atau laki-laki yang penting anak kita sehat..." ucap iqbaal...
"Iya ka, aku mau cepat lahiran biar bisa buat lagi..." ucap viona...
"Emang harus lahiran ya kalau mau buat..." ucap iqbaal...
"Biar bisa lebih lama..." bisik viona...
"Istri ku mesum..." ucap iqbaal sambil mencubit hidung viona...
"Sedikit..." ucap viona...
2 jam berlalu mereka hampir tiba di bali, hanya perlu beberapa menit lagi pesawat akan mendarat di bandara...
Setelah pesawat mendarat mereka langsung menuju vila, mereka memilih vila yang langsung mengahadap ke lautan lepas...
"Ini vila milik mu al..." ucap stiven...
"Iya, dulu jika aku kangen indonesia, aku pasti datang ke vila ini..." ucap aldy...
"Ini vila tempat kita menginap dulu, aku sudah merenovasi nya..." ucap aldy...
"Pantas saja, aku tidak asing dengan tempat ini..." ucap stiven...
"Sudah ayo masuk..." ucap aldy...
Mereka pun langsung masuk kedalam vila itu, ada beberapa kamar di dalam vila itu mereka pun masuk kedalam kamar yang mereka pilih...
"Sejuk dan indah..." ucap bella sambil menatap lautan lepas...
"Tak seindah dirumu sayang..." ucap stiven sambil memeluk bella dari belakang...
"Terimakasih..." ucap bella...
"Wah ternyata perut istri ku sudah mulai membesar..." ucap stiven...
"Jika aku berubah menjadi gendut apa kamu tetap menyukai ku..." ucap bella...
"Aku akan tetap mencintai mu..." ucap stiven...
Bella membalik badannya dan mencium bibir stiven...
"Apa kamu ingin berolaraga dengan ku..." ucap bella...
"Maksud mu..." ucap stiven...
"Wah sekarang suami ku lemot... " ucap bella dan manarik tangan stiven menuju ranjang...
__ADS_1
"Kamu ingin bermain-main dengan ku..." ucap stiven...
"Ya, aku ingin bermain-main dengan mu..." ucap bella...
Bella membuka semua pakainnya dan suami nya sampai tidak tersisah satu pun, ia melemparkan nya ke sembarang arah...
"Aku ingin tetap melihat tubuh kekar mu..." ucap bella...
"Aku akan menjaga nya untuk mu..." ucap stiven dan menyerang bella dengan perlahan...
Aldy yang berada di dalam kamar nya beniat untuk mengajak stiven ke restoran milik nya, saat ingin mengentuk pintu kamar stiven, ia mendengar suara yang tak asing menurutnya...
"Sekarang siapa yang tak lupa waktu, baru beberapa menit sampai..." ucap aldy...
Aldy pun beranjak menuju kamar iqbaal, ia berniat untuk menagajak iqbaal tapi saat sedang berada di depan kamar, ia juga mendengar suara yang tak jauh berbeda dari yang tadi...
"Sial sepertinya mereka semua berjanjian..." ucap aldy...
"Sepertinya aku juga harus melakukan nya, karena suara itu junior ku bangun..." ucap aldy dan kemabali kekamar nya...
"Ka sepertinya aku mendengar suara ka aldy di depan pintu..." ucap viona di selah-selah olaraga nya...
"Biarkan saja..." ucap iqbaal dan melanjutkan aksi nya...
Aldy kembali masuk kedalam kamar nya, ntah kebetulan atau tidak ia melihat ariska sedang berganti baju..
"Sepertinya dewi keberuntungan memihak ku..." ucap aldy...
aldy berjalan dan langsung memeluk ariska dari belakang yang hanya sedang mamakain dalaman saja...
"Ka..." ucap ariska...
"Aku ingin..." ucap aldy sambil mencium leher jenjang ariska...
"Ka bukan kamu sudah berjanji ingin membiarkan ku istirahat..." ucap ariska...
"Salah kan mereka semua, kenapa mereka memancing ku..." ucap aldy...
"Memancing mu bagaimana, ka biarkan aku istirahat ya..." ucap ariska...
Aldy yang mendengar itu langsung menghentikan aktifitas nya, ia sadar kalau ia sudah berlebihan...
"Maaf membuat mu tidak nyaman..." ucap aldy dan berjalan ke atas kasur untuk merebahakan tubuhnya...
Ariska yang melihat itu malah tidak tega, harus nya dia senang karena bisa beristirahat dengan tenang, ia perlahan medekati aldy dan duduk di atas tubuh aldy...
"Maaf seharus aku tidak menolak mu..." ucap ariska dan langsung menyerang aldy...
Aldy yang mendapatkan lampu hijau langsung membalas serangan dari ariska...
Tiga pasangan fenomenal menghabiskan waktu liburan mereka semua dengan berolarga, mungkin itu kenapa mereka semua dinamakan pasangan fenomenal...
Setelah puas berolaraga mereka semua mandi dan berniat untuk makan, walapun sudah bukan wantu makan siang lagi. Mereka semua kompak membuka pintu kamar dan keluar dari kamar dengan rambut yang basah...
Aldy yang melihat itu tidak kaget karena ia memang sudah mengetahui nya, tetapi berbeda dengan yang lainnya mereka saling padang untuk membenarkan apa yang di dalam fikiran mereka masing-masing...
"Sudah jangan kaget, kita sama-sama melakukan nya..." ucap aldy dengan santai...
Dan pergi meninggalkan mereka semua yang sedang mematung...
__ADS_1