Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 76


__ADS_3

Rencana bella...


"Bal aku minta kamu menjelaskan semua tentang moonlay grub dan kenapa vins grub tidak perna akur dengan perusahaan tersebut...


"Moonlay grub adalah salah satu perusahaan terbesar yang berada daratan amerika dengan julukan elang amerika, dan sampai sekarang saya tidak tau mengapa moonlay grub tidak akur dengan vins grub, ketika saya bertanya dengan stiven ia tidak perna menjawab pertanyaan saya..." ucap iqbaal...


"Apakah papah tau penyebabnya..." ucap bella...


"Papah juga kurang tau bell, dulu kita berteman akrab dengan perusahaan tersebut tetapi tiba-tiba mereka membatalkan semua kontrak dan menjauhi vins grub secara sepihak dan selalu membuat masalah kita vins grub ingin bekerja sama dengan perusahaan yang berada di dataran amerika..." ucap wijaya...


"Sepertinya ada yang tidak beres..." ucap viona..


"Sebenarnya aku tau penyebab nya..." ucap devan...


Sontak membuat mereka langsung menatap ke arah devan...


"Dulu aku, stiven, aldy berteman dekat, kami berteman dari sejak sd hingga smp..." ucap devan...


"Aldy siapa van..." ucap bella...


"Aldy ceo moonlay grub saat ini..." ucap devan...


"Berarti dulu kalian berteman..." ucap bella...


"Iya kami berteman dekat bahkan sangat dekat..." ucap devan...


"Terus bagaimana bisa seperti ini..." ucap bella...


"Semua berawal karena kesalah pahaman, aku, stiven dan aldy memiliki satu teman wanita, wanita itu bernama alya. Ia selalu mengikuti kami kemana pun kami pergi, aldy memiliki perasaan dengan alya tetapi alya memilki perasaan dengan stiven. Suatu hari alya menyatakan cinta dengan stiven tetapi stiven menolak nya, alya yang cinta nya di tolak oleh stiven langsung berlari tanpa memperdulikan hal sekitar nya dan naas nya saat ia berlari melewati jalan raya ia tertabrak mobil hingga tewas di tempat, aldy yang menyaksikan itu tidak terimah dengan apa yang di lihat nya, ia langsung menghampiri stiven dan memukul nya dengan beringas, setelah memukul stiven ia pergi dan memutuskan persahabatan kita bertiga..." ucap devan...


"Setelah kejadian itu kami tidak perna bertemu dengan aldy lagi, ia seketika hilang tertelan bumi..." ucap devan...


"Kapan kejadian itu terjadi..." ucap bella...


"Itu sudah sangat lama, mungkin saat kelas 2 smp..." ucap devan...


"Gila kalian smp sudah mengenal cinta..." ucap viona...


"Viona bisa kah kau serius dulu, dan bella apa rencana mu..." ucap wijaya...

__ADS_1


"Baiklah sudah aku putuskan, aku akan menemui aldy..." ucap bella...


"Jangan itu sangat berbahaya apalagi kau sedang hamil..." ucap devan...


"Tidak ada pilihan lain van, aku akan membagi tugas untuk kalian. papah, april. dan juga iqbaal kalian tetap berada di vins grub untuk menghendel semua nya dan devan aku punya tugas khusu untuk mu, tolong kamu selidiki perusahaan yang berada di mesir dan eropa itu aku curiga dengan perusahaan itu...'' ucap bella...


"Tapi bell, apa itu tidak terlalu berbahaya..." ucap wijaya...


"Tidak ada pilihan lain pah..." ucap bella...


"Biarkan aku ikut dengan mu ka..." ucap viona...


"Iya aku setuju sebaik nya viona ikut dengan mu..." ucap iqbaal...


"Baiklah, kita akan berngkat besok pagi, dan tolong rahasiakan kepergian ku..." ucap bella...


"Sekarang sebaik nya kita kerumah sakit, kasihan mamah sendirian di sana..." ucap viona...


Bella, viona, iqbaal dan wijaya pun keluar dari vins grub dan langsung menuju ke rumah sakit tempat stiven di rawat. Sesampai nya di rungan tempat stiven di rawat bella langsung berlari mendekati stiven dan memeluk nya...


"Hay mas, apa kabar baru tadi pagi aku tinggal tapi kenapa aku sangat merindukan mu, oh iya mas tadi aku makan pecel ayam, kamu tidak ingin makan makanan itu, bangun dong mas, nanti kita makan tempat kang mamat, kamu ingat mas kamu sempat ingin menghancurkan warung itu gara-gara kamu cemburu dengan kang mamat, aku rindu dengan mu mas..." ucap bella lirih sambil menahan air mata nya...


"Mas aku ingin meminta izin dengan mu, besok aku akan ke new york menjumpai sahabat mu dulu aldy, aku harap dia bisa membantu kita..." ucap bella...


Bella terus menerus memandangi wajah stiven, ia sangat merindukan sifat suami nya itu...


Indah yang melihat orang di sekitar nya ingin menangis langsung memberi isyarat untuk keluar dari rungan itu, mereka yang mengerti maksud indah langsung keluar dari rungan tersebut meninggalkan bella dan stiven...


Diluar ruangan tampak mereka sudah tidak bisa menahan kesedihan yang begitu mendalam, mereka saling berpelukan untuk meluapkan semua kesedihan mereka...


Ketika sudah puas memandang wajah suami nya bella memutuskan untuk menjumpai dokter rendy untuk menanyakan suatu hal, saat ia keluar ruangan ia melihat indah dan yang lainnya duduk di kursi dengan wajah yang sembab...


"Kalian kenapa berada disini..." ucap bella...


Mereka yang mendengar suara bella langsung melihat kearah sumber suara tersebut...


"Tidak papa sayang, kami hanya ingin memberikan mu waktu berdua dengan suami mu..." ucap indah sambil tersenyum...


"Mah, jangan tersenyum seperti itu, bibir mu tersenyum tetapi mata mu tampak menangis, kau tampak seperti joker mah..." ucap bella...

__ADS_1


Indah yang mendengar ucappan bella langsung berlari dan memeluk bella...


"Maaf sayang, mamah tidak sekuat diri mu..." ucap indah sambil menangis...


"Mamah tidak perlu menutupi kesidihan mamah dari ku, menagis la jika dengan menangis membuat kita lebih tenang..." ucap bella...


"Terimakasi sayang..." ucap indah...


Setelah drama yang begitu menyedihkan bella dan viona langsung menuju ruangan dokter rendy untuk menanyakan suatu hal...


"Ada apa nona..." ucap rendy...


"Bagaimana dengan keadaan suami saya dok..." ucap bella...


"Keadaan suami nona mulai lebih baik, saya harap nona selalu berada disisi nya karena ikatan batin kalian sangat kuat..." ucap rendy...


"Tetapi saya ingin pergi dok, ada pekerjaan yang sangat penting..." ucap bella...


"Kalau boleh tau nona ingin kemana..." ucap rendy...


"New york..." ucap bella...


"Apa dengan kondisi hamil begini nona ingin kesana, itu sangat berbahaya..." ucap rendy...


"Saya tau dok, terapi ini sangat penting..." ucap bella...


"Mari saya periksa dulu kandungan nona..." ucap rendy...


Setelah melewati pemeriksaan dan berbagai macam pertimbangan akhir nya bella di beri izin untuk melakukan penerbangan ke new york dengan berbagai macam syarat...


Pagi hari telah tiba, hari ini bella dan viona akan pergi menyelesaikan tugas nya, sebelum bella pergi ia berpamitan terlebih dahulu dengan suami nya...


"Mas, aku pergi sebentar ya, maaf tidak bisa selalu berada di sisi mu, aku janji jika semua nya telah selesai aku akan segera kembali..." ucap bella dan mencium kening serta tangan stiven...


Tampak air mata menetes dari ujung mata milik stiven, bella yang menyadari itu langsung mengusap nya...


"Jangan sedih mas, aku akan segera kembali, l love you..." ucap bella dan pergi meninggalkan stiven...


Terimakasih sudah mampir....

__ADS_1


__ADS_2