
Setelah memilih mobil yang Calvin suka, mereka berdua langsung pulang ke rumah. Calvin sangat senang mendapatkan mobil baru apalagi Vino yang membelikan nya, sedari tadi karena terlalu senang Calvin bernyanyi-nyanyi sendiri.
"Nanaan, nanana nanana🎼🎼." Gumam Calvin sambil memainkan HP nya.
"Sayang, ayah mu membelikan mobil baru untuk ku🏎." Calvin mengirimkan pesan pada Nila.
"Jadi kalian pergi untuk membeli mobil😲." Nila membalas pesan dari Calvin karena kebetulan sedang bermain HP.
"Iya sayang, kami juga makan di cafe teman ayah, setelah itu baru kami datang ke sorum untuk membeli mobil, aku sangat senang😋. Mobil ku berwarna merah muda."
"Kenapa merah muda, itu kan warna favorit ku😊."
"Ya karena itu warna favorit mu, aku memilih warna itu, semua yang kamu suka, harus aku suka juga😘."
"Ya sudah, cepat pulang dan hati-hati di jalan👌."
Setelah berbalas pesan dengan istri nya Calvin meletakkan hp nya dan kembali bernyanyi. Vino menaikkan satu alis nya melihat Calvin yang sangat berbeda dengan tadi. Ia merasakan jika Calvin benar-benar sangat senang saat ini.
"Apa kau sesenang itu." Tanya Vino.
"Iya yah, aku sangat senang, terimakasih atas mobil baru ku." Jawab Calvin.
"Kau membeli mobil yang tidak terlalu mahal, malahan mahal mobil ini dari pada mobil mu tadi. Tapi kau terlihat sangat senang."
"Harga tidak menjamin semua nya yah, aku jatuh cinta pada mobil ku tadi, ah sudah inti nya aku sangat senang." Ucap Calvin.
"Hahaha iya iya, sebentar lagi pasti Alka meminta mobil juga." Kata Vino.
__ADS_1
"Itu tugas ayah, belikan dia mobil agar kami bisa balapan."
"Jangan, jika sampai itu terjadi aku akan menjual mobil mu." Ancam Vino.
Sesampainya di rumah mereka berdua langsung ingin masuk ke dalam kamar, karena mereka berdua cukup lelah dan hari juga sudah malam.
"Terimakasih yah." Calvin memeluk Vino.
"Sudah, kau terlalu banyak berterimakasih pada ku." Vino mengusap rambut Calvin.
"Aku sangat beruntung memiliki ayah seperti mu. Jika mommy masih hidup aku yakin mommy juga sangat senang aku mendapatkan seorang ayah. Dan mommy bisa menikah dengan mu." Ucap Calvin
"Jadi kau ingin aku beristri dua." Tanya Vino.
"Tidak papa, kau suka kan. Setiap malam kau bisa berganti pasangan, bisa bunda dan bisa mommy. Bisa juga sekaligus dua Bunda dan mommy." Jawab Calvin.
"Kau ya, sudah sana masuk ke dalam kamar. Ingat aku sudah membelikan mu mobil, jangan sampai cucu ke kenapa-napa."
"Iya yah santai saja." Ucap Calvin sambil mengusap kepala nya yang terasah cukup sakit.
"Sayang I'm coming." Calvin melemparkan diri nya ke atas kasur dengan kuat. Lalu langsung memeluk Nila yang tenga tertidur.
"Sayang, kamu mandi dulu sana. Setelah itu langsung tidur." Ucap Nila.
"Tidak mau, kita mandi bersama, jangan protes tidak akan dingin. Kita pakai air hangat." Calvin menggendong Nila masuk ke dalam kamar mandi.
"Sayang, kamu ya aku sudah mandi." Rengek Nila.
__ADS_1
"Papah." Panggil Alka..
Vino membalik badan nya ketika mendengar suara Alka.
"Ada apa." Tanya Vino.
Alka berjalan mendekati Vino karena ia cukup kesal dengan Vino.
"Kau membelikan Calvin mobil kan, sedangkan aku tidak kau beri apa-apa. Aku juga ingin mobil baru, kau sangat pilih kasih pada Calvin." Ucap Alka.
"Ini nah." Vino memberikan kunci mobil.
"Apa, ini kunci mobil, kau membelikan nya untuk ku." Tanya Alka yang langsung mengambil kunci mobil itu.
"Sudah senang kan, harga mobil mu bahkan lebih mahal dari milik Calvin. Susah yah aku sangat lelah ingin langsung mandi." Ucap Vino.
"Terimakasih pah." Alka memeluk Vino.
"Sama-sama, tidak ada yang perlu kau cemburu kan. Kau akan adil dengan para menantu ku." Ucap Vino.
Setelah mendapatkan mobil baru dari Vino, Alka langsung berjalan masuk ke dalam kamar nya dengan suasana hati yang sangat bahagia, padahal sebelum itu ia sudah berpikir yang tidak-tidak.
"Sayang, kamu sudah pulang." Tanya Citra.
"Sudah, aku lelah sekali." Jawab Vino.
"Bagaimana apa kamu sudah membuat para menantu ku senang." Tanya Citra.
__ADS_1
"Aku mengeluarkan cukup banyak uang tapi itu tidak masalah demi mereka berdua. Rasa lelah ku hilang seketika saat mereka memeluk ku dan berterimakasih pada ku. Sekarang aku merasa sangat senang."