
"Bajingan kau Alka." Andy langsung memukul wajah Alka.
"Andy ada apa dengan mu." Tanya Aldy.
"Anak mu yah, dia menghamili Amanda." Andy masih terus memukul wajah adik mu.
"KAU...!!" Aldy menendang wajah Alka sampai Alka terpental.
"Sayang sudah, biarkan Andy dan Vino yang menyelesaikan ini." Ariska berusaha menenangkan suami nya.
"Bawa bajingan ini pergi dari sini." Aldy benar-benar marah dengan anak bungsu nya.
Andy langsung menyeret Alka secara paksa ia tidak peduli dengan wajah Alka yang mengeluarkan darah akibat pukulan dan tendangan dari ayah nya.
Alka hanya bisa diam, ia tidak berani mengatakan satu kata pun, tubuh dan wajah nya terasa sangat sakit. Sesampainya di rumah Vino Alka langsung Andy lempar ke hadapan Vino dan Aska.
Tanpa pikir panjang mereka berdua langsung menghabisi orang yang telah merusak Amanda.
"Brengsek, kau benar-benar cari mati." Teriak Vino yang tidak memberikan Alka berbicara sedikit pun.
Bukan hanya Vino, Aska juga sangat marah pada Alka, kaki tangan nya bergerak menghabisi Alka.
"Apa maksud mu, menghamili anak ku." Aska menatap tajam wajah Alka.
"Aaaa.. aku..."
"Jawab." Teriak Aska.
"Tanggung jawab atau mati." Vino memberikan pilihan untuk Alka.
"Aku akan menikah dengan nya." Ucap Alka dengan suara yang bergetar.
__ADS_1
"Bawa dia ke gudang, jangan biarkan manusia brengsek seperti dia hanya mendapat kan balasan seperti ini." Ujar Stiven.
Amanda hanya bisa menangis sambil menutup wajah nya, Citra mendekati Amanda dan memeluk nya dengan erat. Wajah Calvin benar-benar sudah memerah ia menahan rasa sakit dan emosi nya sangat besar.
"Brukkk." Calvin memukul Alka dan pergi meninggalkan ruangan itu.
"Awasi anak itu, jangan sampai dia menghancurkan keluarga ini." Ucap Stiven.
"Nila, kau temani Calvin." Perintah Vino.
"Baik yah." Nila pergi menyusul Calvin.
Nathan membawa Alka ke gudang tempat parah penghianat mempertanggung jawabkan perbuatan buruk nya, Kedua tangan Alka di Ikat di rantai seperti seorang sandra.
"Aku sangat kecewa dengan mu kak." Nathan memukul perut Alka dan pergi meninggal kan Alka sendiri di sana.
Vino memejamkan mata nya sejenak untuk mengontrol emosi nya, Begitu juga dengan Aska yang harus di tenangkan oleh Anggun, ini pertama kali nya Aska marah sebesar ini.
Amanda bangkit dari atas sofa dan bersujud di depan Vino dan Aska. Dua orang yang sangat ia kecewakan.
"Maaf yah, pah. Aku tidak menginginkan ini terjadi." Amanda hanya bisa memohon maaf pada orang tua nya.
"Sudah ini bukan salah mu, kakek percaya dengan mu, kemari lah." Ujar Stiven.
Amanda mendekati Stiven dan memeluk nya dengan erat, Stiven mengusap rambut Amanda, ia tau jika Amanda pasti tidak bersalah dalam kejadian ini.
Calvin melepaskan emosi nya di taman depan, ia berteriak sekeras mungkin.
"Kenapa dunia begitu kejam." Ucap Calvin sambil memegang kepala nya.
"Kak." Ucap Nila.
__ADS_1
"Pergi, aku butuh waktu sendiri."
"Kak, kau butuh bahu untuk bersandar, aku tau hati
mu terasa sangat sakit." Kata Nila.
Nila duduk di samping Calvin, ia sangat prihatin dengan keadaan Calvin yang benar-benar sangat menyedihkan. Calvin meletakan kepala nya di bahu Nila, yang di katakan Nila ada benar nya, Calvin merasa membutuhkan bahu sekedar untuk bersandar.
"Kenapa hidup ku sangat menyedihkan." Ucap Calvin.
"Sabar la kak, aku yakin kau pasti bisa melewati ini semua." Nila memberanikan diri mengusap pundak Calvin.
Sementara itu Vino dan Yang lain nya benar-benar memberikan pelajaran pada Alka. Pukulan, bentakan dan siksaan semua di alami Alka pada malam itu. Bahkan mereka semua baru keluar dari gudang itu jam 3 dini hari, karena orang yang mereka beri pelajaran sudah jatuh pingsan.
Amanda juga masih tidak bisa tidur, perasaan benar-benar sedang kacau. Begitu juga dengan Calvin ia sudah pulang ke rumah nya, ternyata di rumah Calvin mendapat masalah baru, ia akan di jodoh kan oleh rekan bisnis orang tua nya.
Keesokan pagi nya, Alka di keluar kan dari gudang hanya untuk menikahi Amanda, Setelah pernikahan selesai Alka kembali di masukan ke dalam gudang untuk memberikan pelajaran selanjutnya. Sebenarnya Andy merasa tidak tega adik nya di perlakukan seperti binatang tapi mau bagaimana lagi itu semua hukuman karena telah berbuat sesuatu yang sangat buruk.
"Aku tidak kuat." Ucap Alka dengan suara yang gemetar.
"Bagaimana vin, dia sudah benar-benar tidak kuat lagi." Ujar Aska.
"Vin, aku tau adik ku salah, tapi semua ini sudah cukup untuk nya, bebas kan dia untuk memulihkan luka nya." Ucap Andy.
"Kau ingat baik-baik, jangan pernah sakiti anak ku lagi, atau kau akan mendapatkan lebih dari ini." Ucap Vino.
Alka dj bantu Andy masuk ke dalam kamar Amanda, karena mereka berdua telah resmi menjadi sepasang suami istri.
"Amanda bantu suami mu, memulihkan luka nya." Ucap Andy.
"Iya paman." Kata Amanda.
__ADS_1
Amanda membawa Alka masuk ke dalam kamar mandi, ia membantu Alka membersihkan diri. Alka merasa kan perih dan sakit di sekujur tubuh nya. Terutama di bagian wajah nya yang sudah bonyok.