Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 199


__ADS_3

"Kamu Sisil," tanya Citra.


"Iya tan, saya Sisil," jawab nya sambil tersenyum manis pada Citra.


"Kamu sangat mirip dengan anak ku, apa kamu sudah bertemu dengan papah mertua Calvin," Tanya Citra.


"Sudah tante, respon papah mertua Calvin sangat mirip dengan tante," jawab Sisil.


"Calvin bagaimana kau bisa menemukan wanita semirip Nila," tanya Citra.


"Dia sudah jodoh ku bun, apa bunda setuju jika aku menikah dengan nya?"


"Iya sayang, bunda sangat setuju, kamu mau menikah dengan Calvin," tanya Citra pada Sisil.


"Saya datang untuk menikah dengan Calvin tante," jawab Sisil.


Calvin membawa Sisil masuk ke dalam kamar nya, ia sedikit tidak nyaman dengan tatapan banyak orang ke pada nya, benar-benar sangat aneh. Ia sadar menatap nya karena ia sangat mirip dengan Nila.

__ADS_1


"Aku memang sangat mirip dengan nya," ucap Sisil sambil mengusap foto Nila yang sangat banyak di kamar Calvin.


"Kami tidak berbohong kan, kalian berdua memang sangat mirip, tidak heran semua orang menganggap mu Nila saat pertama kali bertemu dengan mu," ucap Calvin.


"Apa aku bisa menggantikan posisi Nila di rumah ini, seperti nya dia wanita yang sangat luar biasa," tanya Sisil.


"Kamu tidak harus persis dengan nya, tidak ada yang bisa menggantikan Nila, kamu dan Nila memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Cukup jadi diri sendiri sayang, aku tidak akan membandingkan kalian berdua," jawab Calvin.


"Iya Calvin, Terima kasih untuk semua nya." Sisil memeluk Calvin dengan erat.


Kalau sudah di rumah mereka berdua tidak ada yang akan menganggu termasuk Marcel, Marcel baru masuk ke kamar nya ketika malam hari, karena dari pagi sampai siang Marcel di rawat oleh nenek dan para bibi nya.


"Marcel dan William pasti akan akur mereka berdua pasti akan saling melindungi dan mereka berdua akan meneruskan persahabatan mu dengan Calvin."


"Sayang aku masih sangat aneh dengan sosok Sisil, kamu merasa ada yang aneh dengan nya," tanya Alka.


"Dia memang aneh sayang, kamu lupa jika ayah Vino sudah memperingati kita tentang Sisil," jawab Amanda.

__ADS_1


"Iya sayang, semoga Sisil tidak berbuat apa-apa. Aku sangat senang akhirnya Calvin mendapatkan wanita nya lagi," kata Calvin.


Di Amerika Marvin dan Vino sedang merencanakan penangkapan orang yang telah mempengaruhi Sisil, dengan jangkauan kekuasaan dan persahabatan keluarga Vins mereka dapat melacak orang itu.


Calvin juga sudah meminta anak buah nya untuk mengikuti orang yang mengambil uang 35 M, ia yakin tidak mungkin tuan nya Sisil mengambil uang nya langsung.


"Bagaimana apa kalian menemukan nya," tanya Vino


"Tidak tuan, tapi orang itu masuk ke dalam Komplek perumahan yang sangat mewah, aku yakin orang yang menginginkan uang itu ada di dalam sana."


"Beri aku alamatnya, aku langsung ingin ke sana," kata Vino.


Setelah mendapatkan alamat yang ia minta, ia menghubungi teman nya untuk mengatur agar diri nya bisa masuk ke dalam Komplek perumahan itu.


Awal nya memang sangat sulit, tetapi ketikan sudah sampai sana dengan hanya menunjukkan kartu nama nya Vino langsung di perbolehkan masuk ke dalam.


"Ayah lihat rumah itu, pengamanan nya sangat ketat," ucap Marvin.

__ADS_1


"Ya ya ya kau benar, kita seperti nya akan mulai peperangan," kata Vino


__ADS_2