Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 39


__ADS_3

"Kau habis menangis, tolong jangan seperti ini. Aku bisa di sangka memukuli mu, jika Alka tau pasti dia marah pada ku." Ucap Calvin.


"Aku tidak peduli, itu urusan mu." Kata Nila.


"Hey kau bisa marah juga, aku kira kau hanya bisa menangis." Ejek Calvin.


"Terserah." Nila berjalan menuju sofa, ia tidak sudi satu ranjang dengan orang yang tidak mengenal diri nya.


"Hey, kau terlihat cantik seperti itu." Ucap Calvin sambil tertawa.


"Tertawa lah sesuka mu."


"Nila." Panggil Calvin.


"Hmmmm." Nila tidak menoleh ke arah Calvin.


"Aku baru mendapat kan mimpi basah, aku mimpi melakukan hal itu dengan mu." Ucap Calvin.


Nila melemparkan bantal yang berada di sofa dengan kuat ke wajah Calvin. Bisa-bisa nya diri Calvin mimpi hal yang menjijikkan seperti itu.


"Aww sakit." Ucap Calvin.


"Sayang." Nila langsung berlari mendekati Calvin.


"Kepala ku sakit, aww sakit." Calvin memegang kepala nya karena terasa cukup pusing.


"Maaf, maaf kan aku." Nila memeluk Calvin dengan erat.


Calvin memejamkan mata untuk menstabilkan kepala nya, dan Calvin mulai mengingat sesuatu yang ia lihat tadi.

__ADS_1


"Ini bukan mimpi, aku benar-benar melakukan nya dengan mu." Ucap Calvin.


"Melakukan apa." Tanya Nila.


"Hubungan intim, apa aku memperk🏀sa mu." Tanya Calvin.


"Sudah aku bilang tadi, kita suami istri, kak Alka sudah mengatakan nya bukan." Jawab Nila.


"Tidak ini tidak mungkin, mungkin kita pernah khilaf dan melakukan nya." Ucap Calvin.


"Terserah mu." Nila beranjak dari ranjang.


Calvin menahan tangan Nila. "Jika kau benar-benar istri ku, kau harus menyakinkan ku, bukan nya malah meninggal kan ku." Ucap Calvin.


"Aku bisa meyakinkan mu jika kamu mau, jika kamu tidak mau itu percuma saja." Kata Nila.


"Aku akan mencoba nya." Calvin menarik tangan Nila sampai Nila jatuh di atas tubuh nya.


"Unboxing diri mu, aku mau lihat bagaimana isi nya sama tidak dengan apa yang ku lihat tadi." Jawab Calvin.


"Tidak aku tidak mau Calvin." Kata Nila.


"Jika kamu istri ku kamu harus mau." Ucap Calvin.


"Aku benar istri mu, tapi aku....


"Aku apa." Calvin mulai membuka baju sendiri.


"Glek." Nila menelan air liur nya secara kasar, bagaimana tidak menurut nya tubuh Calvin semakin terlihat menggoda.

__ADS_1


"Kenapa, ekspresi kamu terlihat mesum." Ucap Calvin.


"Buat apa aku mesum, aku sudah pernah melihat nya." Kata Nila.


"Hmmm kalau kamu berani cium perut ku." Ucap Calvin.


"Tidak mau, itu menjijikkan." Tolak Nila.


"Hmmm bagaimana aku bisa percaya kau istri ku, kau saja selalu menolak ku." Ucap Calvin.


Di ruang keluarga Stiven baru menyampaikan kabar jika Amel orang tua dari Calvin tidak bisa di selamat kan, mereka juga bingung bagaimana cara menyampaikan kabar duka ini pada Calvin, jika Calvin tidak mengingat apapun. Untuk sementara waktu Marvel grup dan Vins grup benar-benar bersatu sampai Calvin bisa mengurus semua nya. Persatuan dua perusahaan besar ini membuat kedudukan keluarga mereka semakin naik.


Nila mendekati perut Calvin dan mencium nya. Ia melirik ke arah pusaka Calvin yang terlihat menonjol dari celana nya.


"Aku sedikit percaya dengan apa yang kau katakan. Kalau begitu terus bantu aku, kata Alka ingatan ku seluruh nya hancur. Akibat ulah seseorang yang tidak bertanggung jawab." Ucap Calvin.


"Kamu mau memulihkan ingatan mu." Tanya Nila.


"Iya tolong bantu aku." Jawab Calvin.


Malam hari telah tiba, mereka semua berkumpul di ruang keluarga. Calvin dan Nila duduk bersebelahan tapi tidak ada hal yang romantis yang biasa nya mereka berdua lakukan. Berbeda dengan Alka dan Amanda yang terlihat sangat romantis.


"Calvin, seperti yang aku katakan tadi, dia istri mu dan kau tidak boleh menyentuh nya sampai kau benar-benar mengingat nya." Ucap Alka.


"Ha, aku tidak bisa, aku laki-laki normal jika ada seorang wanita di kamar ku, bagaimana aku bisa menahan nya." Kata Calvin.


"Tahan sampai kau benar-benar melihat nya."


"Baik-baiklah terserah mu." Ucap Calvin sambil pergi meninggalkan mereka semua.

__ADS_1


"Kenapa kau melarang nya Alka." Tanya Vino.


"Aku takut Calvin hanya memanfaatkan Nila hanya untuk kepuasan nya. Dan dia tau mau berusaha mengingat semua nya." Jawab Alka.


__ADS_2