
Kehangatan keluarga...
Sementara itu setelah devan msnghubungi viona ia kembali menjumpai stiven dan yang lainnya...
"Bagaimana kabar mereka van..." ucap indah...
"Mereka baik-baik saja..." ucap devan...
"Tapi kenapa hp milik bella tidak aktif..." ucap indah...
"Mungkin batrai nya low saya tidak sempat menanyakan nya, karena viona bilang mereka sedang sibuk..." ucap devan...
"Semoga mereka cepat pulang..." ucap indah...
"Bagaimana keadaan stiven tan..." ucap devan...
"Seperti yang kamu lihat tadi, dia terus menerus mencari dan menyebut kan nama bella, dan sekarang dia baru tidur akibat kelelahan menangis..." ucap indah...
"Yang terpenting stiven sudah sadar dari koma nya..." ucap devan...
"Iya van, tante bersyukur stive bisa sadar..." ucap indah...
Tak lama iqbaal dan wijaya datang dari arah pintu....
"Selamat malam semua..." ucap wijaya...
"Bal, bisa berbicara sebentar...." ucap devan...
"Ada apa van..." ucap iqbaal...
"Sebentar..." ucap devan...
Devan pun mendorong iqbaal yang berada di kursi roda menjauh dari ruangan itu...
"Ada apa van..." ucap iqbaal...
"Aku sudah menyelidiki siapa orang di balik hancur vins grub, dan cika terlibat dalam masalah ini..." ucap devan...
"Apa, kau serus..." ucap iqbaal....
"Ya aku serius dan bukan hanya cika, perusahaan yang kita curigai juga berperan dalam masalah ini..." ucap devan...
"Dan siapa dalang di balik semua ini..." ucap iqbaal...
"Aku juga belum tau pasti, ada satu nama yang terlitas di fikiran ku, dan aku sedang mengirim orang untuk menyelidiki nya..." ucap devan...
"Apa mungkin aldy..." ucap iqbaal...
"Tidak, aku pastikan bukan dia, oh iya saya ingin kau mengawasi orang ini, aku mulai mencurigai nya..." ucap devan...
"Siapa van..." ucap iqbaal....
Devan pun mendekati kuping iqbaal dan membisikan satu nama...
"Apa tidak mungkin van, dia salah satu orang kepercayaan vins grub..." ucap devan...
"Tidak ada yang tidak mungkin bal, ini dunia yang kejam..." ucap devan...
"Baiklah, akan saya awasi..." ucap iqbaal...
"Sebaik nya kita kembali kesana..." ucap devan...
Devan pun kembali mendorong iqbaal menuju ruangan stiven di rawat...
Sedangkan di kediaman aldy, tampak bella dan viona masi berada di dalam kamar milik aldy, mereka tampak masi bingung dengan semua yang terjadi hari ini...
"Ka, aku bingung dengan semua ini..." ucap viona...
"Aku juga bingung viona, kenapa tante itu tiba-tiba mengaku sebagai orang tua ku..." ucap bella...
__ADS_1
"Apa kakak merasa ada ikatan di antara tuan aldy dan tente itu..." ucap viona...
"Jujur, aku merasa nyaman berada di dekat tente itu, perasaan yang tidak perna ku alami saat bersama orang tua ku sedangkan jika tuan aldy aku merasa ada hal yang aneh saat bertatap muka dengan nya..." ucap bella...
"Sepertinya benar ka mereka keluarga mu..." ucap viona...
"Tapi, bagaimana bisa aku yakin mamah ku sudah meninggal, saat kecelakaan itu..." ucap bella...
"Semua bisa terjadi ka, bukti nya mahendra tidak menyayangi mu..." ucap viona...
"Itu sekarang viona, dulu mahendra menyayangi ku, tapi semenjak mamah meninggal dia langsung membenci ku..." ucap bella....
"Ini sangat rumit ka, kita hanya bisa menunggu hasil tes dna besok..." ucap viona...
"Sepertinya begitu dan kita masi harus membujuk tuan aldy untuk membatu vins grub waktu kita tidak banyak..." ucap bella...
"Dara ayo kita makan malam..." ucap yasmin yang datang secara tiba-tiba...
"Maaf tante nama ku bella bukan dara..." ucap bella...
"Tapi kamu dara anak bunda..." ucap yasmin...
"Maaf tante, sebelum hasil dna itu keluar aku masi belum percaya dengan ini semua..." ucap bella...
"Apa kamu meragukan ikatan ibu dengan anak..." ucap yasmin...
Bella tidak menjawab pertanyaan dari yasmin, ia memilih diam agar tidak menyakiti hari yasmin, namun hati nya tidak bisa berbohong ia sangat nyaman saat bersama yasmin...
"Sudah, sebaik nya kamu makan, kamu sedang hamil kan..." ucap yasmin...
"Iya tan, terimakasih untuk semua nya..." ucap bella...
"Ini tidak seberapa, ayo kita lekas turun, pasti keluarga di bawah sudah menunggu..." ucap yasmin...
Bella pun turun dari atas ranjang, ia berjalan secara perlahan dan di bantu viona dan juga yasmin untuk berjalan karena kaki nya terasa nyeri..
Mereka pun langsung menuju lift yang tak jauh dari kamar aldy, sesampainya di bawah mereka langsung menuju meja makan yang ternyata sudah keluarga yang menunggu walapun tidak banyak...
"Sini duduk samping bunda..." ucap yasmin...
Bella tidak menolak ajakan dari yasmin, hati nya terasa sangat senang saat menerima perlakuan istimewa dari orang yang mengaku sebagai bunda nya itu...
"Bunda, yang anak bunda siapa si..." ucap aldy...
"Kalian berdua..." ucap yasmin...
"Bunda...." ucap aldy...
"Ternyata di balik wajah kejam dan dinginnya dia sangat manja dengan orang tua nya..." batin viona...
"Sudah la, bunda tidak ingin berdebat dengan mu..." ucap yasmin...
"Terserah bunda..." ucap aldy...
Tampak yasmin mulai mengambil piring untuk bella dan menuangkan nasi dan beberapa lauk pauk...
"Tidak usah repot-repot tan..." ucap bella...
Hati yasmin terasa hancur saat bella menyabutnya dengan pangilan tante namun ia tetap sabar karena ia yakin bella adalah dara...
"Hey, seharusnya kau bersyukur bunda ku mau merawat mu..." ucap aldy ketus...
"Aku tidak meminta nya, wajah mu terlihat dingin terapi kau sangat manja dengan bunda mu atau sekarang menjadi bunda ku..." ucap bella...
"Tidak, dia tetap bunda ku..." ucap aldy...
"Sudah-sudah sebaik nya kita cepat makan..." ucap yasmin...
"Baik bun..." ucap aldy...
__ADS_1
"Ternyata dia sangat penurut dan manja dengan bunda nya..." batin bella...
Setelah selesai makan yasmin mengajak bella untuk duduk di dekat taman yang di penuhi bunga mawar putih yang sangat wangi...
"Indah dan wangi sekali bunga itu..." ucap bella...
"Kamu suka..." ucap yasmin...
"Sangat suka bun eh maksud ku tan..." ucap bella...
"Tunggu sebentar disini bunda mau ambil cemilan terlebih dahulu, aldy jangan kamu apa-apa kan adik mu..." ucap yasmin dan pergi meninggalkan aldy dan lainnya...
"Sekarang kau puas, bunda sangat sayang pada mu..." ucap aldy...
"Apa benar kalian keluarga ku..." ucap bella...
"Aku tidak tau, sebelum hasil tes dna itu keluar..." ucap aldy...
"Kalau kalian keluarga ku, apa kau mau membatu vins grub..." ucap bella...
"Tidak aku tetap tidak akan membantu vins grub..." ucap aldy...
"Aku mohon, bukannya kau dengan mas stiven bersahabat..." ucap bella...
"Itu dulu, dan sekarang aku tidak kenal dengannya..." ucap aldy...
"Kau hanya salah paham dengan semua itu..." ucap bella...
"Jangan membalas masalah itu atau akan ku usir kau dari rumah ini..." ucap aldy....
"Kalau kamu berani usir dia, kamu bunda usir juga dari rumah ini..." ucap yasmin sambil menjewer telinga aldy...
"Aduh... ampun bunda..." ucap aldy...
"Awas aja kamu macam-macam..." ucap yasmin...
"Bunda jahat..." ucap aldy...
Mereka pun mengobrol di iringi canda dan tawa bersama, tampak raut kebahagiaan yang terlintas di wajah bella yang telah menghilang sejak peristiwa yang menimpa suami nya...
"Sebaik nya kita tidur, dara dengan adik mu tidur di kamar yang tadi ya..." ucap yasmin...
"Terus aku tidur dimana..." ucap aldy...
"Dia kamar tamu..." ucap yasmin...
"Tapi bun..." ucap aldy...
"Tidak ada penolakan aldy..." ucap yasmin...
Mereka pun kembali masuk dan langsung menuju kamar masing-masing, yasmin mengantarkan bella dan viona terlebih dahulu menuju kamar...
"Boleh bunda cium..." ucap yasmin...
"Boleh..." ucap bella...
Yasmin pun mencium kening bella, tanpa terasa air mata nya jatuh dari ujung mata milik nya...
"Bunda harap kamu dara anak bunda..." ucap yasmin...
"Kalau pun aku bukan dara, bunda tetap boleh mengangap ku sebagai anak bunda..." ucap bella...
"Terimakasih..." ucap yasmin....
Karena author malam ini up. jadi besok author up nya agak telat ya karena harus daring, belajar online
Comen sebanyak mungkin, semakin banyak komen semakin semangat author up nya..
follow ig author ya andyabd92
__ADS_1