
Note :Coba di baca lagi bab 32, penyakit Calvin sudah di revisi 🤣 karena bla bla bla bla. Anggap saja ini sebagai ujian cinta mereka berdua 😁.
"Sayang." Nila memeluk Calvin dengan sangat erat air mata nya terus jatuh mengalir Membasahi pipi nya.
"Sudah jangan menangis tidak papa, aku tidak papa." Calvin mencium kepala Nila.
Vino memberikan kode pada Amanda dan Vino untuk membawa Calvin serta Nila masuk ke dalam kamar, ia akan membicarakan langkah selanjutnya yang akan mereka ambil.
Setelah mereka berdua pergi, baru lah Vino berani membuka suara nya.
"Sudah sejauh apakah penyakit Calvin dok, bagaimana penanganan nya." Tanya Vino.
"Saya tidak berani menyampaikan seberapa jauh penyakit Calvin, karena itu di larang oleh keluarga Marvel, untuk pengobatan nya sudah pasti Calvin tidak akan mau di bawa ke rumah sakit, apakah tuan bersedih jika salah satu kamar akan kami ubah untuk kamar pengobatan Calvin? "
"Lakukan yang terbaik dok." Ucap Vino.
"Baik lah, Untuk saat ini Calvin hanya perlu istirahat yang cukup, tidak boleh banyak pikiran. Emosi Calvin memang sudah lama tidak stabil, ia juga sering melupakan sesuatu dan merasa sangat pusing. Mungkin anda bisa menebak sejauh apa penyakit Calvin saat ini, jadi jaga anak itu baik-baik, kami akan segera menangani nya secepat mungkin."
"Sayang berhenti lah menangis, aku tidak papa. Aku tidak akan melupakan mu, aku tidak akan pergi jauh dari mu."
"Kamu janji tidak akan meninggal kan ku." Tanya Nila.
"Aku janji, aku akan berjuang tidak peduli sebesar apa dan seberapa bahaya penyakit ini agar aku tetap bisa bersama orang yang sangat aku cintai." Jawab Calvin.
Nila mengusap air mata nya, dan berusaha tersenyum pada Calvin, ia sadar Calvin adalah orang yang sangat hancur saat ini, tetapi suami nya masih bisa memberikan senyuman dan memenangkan nya.
"Sudah tidak menangis lagi." Tanya Calvin.
Nila menggelengkan kepala nya dan kembali memeluk Calvin.
"Sudah bisa membuat anak lagi." Tanya Calvin.
"Hmmm sayang, kamu sedang sakit kenapa masih mesum." Jawab Nila.
__ADS_1
"Kata siapa aku sedang sakit, aku tidak sakit sayang apalagi jika kita membuat seseorang anak." Ucap Calvin.
"Sayang, milik ku masih sakit." Ucap Nila.
"Aku akan pelan-pelan, kamu tau kata dokter aku di minta melakukan sesuatu yang menyenangkan." Ucap Calvin.
"Dan." Nila. menaikan satu alis nya.
"Membuat anak adalah sesuatu yang menyenangkan sayang, itu akan membuat ku senang. Lihat tangan ku sudah memiliki banyak bekas suntikan berarti aku sudah tidak sakit lagi."
"Kamu di suntik, bukan nya kamu takut dengan suntikan." Tanya Nila.
"Demi kamu aku rela di suntik." Tangan Calvin mulai bergerak membuka pakaian nya sendiri.
"Sayang ya." Tanya Calvin.
Nila menganggukkan kepala nya, ia sudah pasrah asalkan suami nya bahagia.
"Iya sayang, aku juga tidak menyangka." Kata Amanda.
"Mereka akan melewati ujian yang sangat besar dan tugas kita adalah menghibur dan membantu mereka berdua." Ucap Alka.
"Kamu benar, apalagi Nila baru mendapatkan kata Cinta dari Calvin."
"Kamu tau dari mana." Tanya Alka.
"Nila tadi bercita pada ku, kata Nila sebelum mereka melakukan malam pertama Calvin mengatakan kata cinta pada Nila." Jawab Amanda.
"Semoga kita semua di jauh kan dari penyakit seperti itu." Alka mengecup wajah Amanda.
"Bagaimana dengan anak kita." Tanya Alka.
"Dia sangat baik, tidak seperti ibu hamil pada umumnya, malahan aku tidak ngidam apapun." Jawab Amanda.
__ADS_1
"Tidak kata ku bukan nya kamu ngidam bermain dengan ku."
"Sayang, aku malu." Amanda menutup wajah nya.
"Buat apa malu, aku suami mu sayang." Ucap Alka.
"Nanti malam aku ingin."
"Main dengan ku." Tanya Alka.
Amanda menganggukkan kepala nya, yang di katakan Alka benar jika Amanda ngidam bermain dengan nya, wajib minimal satu hari sekali." (Tiga hari sekali kayak minum obat😚🤣)
"Sayang, perlahan." Ucap Nila.
"Iya sayang." Calvin mencium bibir Amanda dengan lembut.
"Hmmmm." Nila memejamkan mata nya saat Calvin mulia memasukkan milik nya.
"Sayang, masih seperti semula." Ucap Calvin.
Dan terjadi lah kuda kudaan di siang hari bolong, yang membuat Calvin sangat senang.
Sementara itu di ruangan lain Dokter dan beberapa orang sedang menyiapkan kamar untuk Calvin menjalani perawatan, mereka membaut kamar itu senyaman mungkin agar Calvin betah karena mereka tau Calvin paling anti dengan bauk rumah sakit.
"Vino, Ini mengingat kan ku pada Kevin." Ucap Azka.
"Kau benar kak, ini mengingat kan ku pada diri nya, tapi untung nya dia sudah sembuh." Ujar Andy.
"Itu lah, aku sangat khawatir dengan nya, dengan anak ku Nila, apa mereka bisa melewati semua ini dengan baik. Aku takut jika Nila seperti Vira dulu." Ucap Vino.
"Mereka pasti bisa Vino, mereka memiliki orang tua yang baik dan kuat tidak mungkin mereka tidak bisa melewati ini semua." Ujar Andy.
"Tugas kita membantu mereka melewati cobaan ini, Calvin berasal dari keluarga Marvel dan aku yakin mereka tidak akan membiarkan hal buruk terjadi pada Calvin." Kata Azka.
__ADS_1