Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 38


__ADS_3

Tantangan...


"Kamu menyiksa ku..." ucap stiven...


"Tidak mas, aku tidak menyiksa mu, itu bonus untuk mu, aawwww.. kenapa kamu mengigit nya lagi..." ucap bella...


"Karena aku sangat menyukai nya, ini milik ku hanya milik ku..." ucap stiven sambil menggenggam benda yang menjadi milik nya itu...


"Ini milik mu dan anak kita nanti..." ucap bella...


"Kamu ingin mempunyai anak berapa..." ucap stiven...


"Aku ingin dua..." ucap bella...


"Itu sangat sedikit, bagimana 11... ucap stiven...


"Kamu mau buat tim sepak bola..." ucap bella...


"Tidak, tapi itu ide yang bagus... ucap stiven...


"Sudah mas aku mau tidur..." ucap bella...


"Baiklah... aku juga ingin tidur..." ucap stiven sambil memeluk tubuh bella...


Siang berganti malam, stiven dan bella yang sudah bangun dari tidur nya langsung membersihkan diri, setelah siap mereka turun kebawah untuk makan malam...


"Tumben kalian tidak telat..." ucap wijaya...


"Hehehe... iya pah, kami tidak ingin membuat kalian menunggu..." ucap bella...


"Pah lusa stiven dengan bella berangkat ke jepang..." ucap stiven...


"Mau ngapai stive, jangan bilang bulan madu..." ucap indah...


"Ka aku ikut ya..." ucap viona...


"Stive ada kerjaan di sana, gak lama ko cuma 2 hari, satu hari ngurus kerjaan satu hari Jalan-jalan. dan kamu viona, kamu tidak boleh ikut..." ucap stiven...


"Lo ko gitu si..." ucap viona...


"Udah sayang, jangan ganggu kakak mu, biarkan mereka membuat cucu untuk mamah..." ucap indah...


"Iya mah, viona ngerti, viona juga udah pengen punya keponakan..." ucap viona...


Selesai makan stiven dan bella memilih untuk masuk kedalam kamar, entah mengapa kamar tempat ternyaman bagi mereka....


"Mas aku belum ngantuk..." ucap bella...


"Apa kamu ingin bermain sesuatu dulu..." ucap stiven...


"Main apa mas..." ucap bella...


"Bagiaman kalau game..." ucap stiven...


"Tidak itu pasti merugikan ku..." ucap bella...


"Jadi kita mau ngapai sayang..." ucap stiven...


"Bagaima kalau kita nonton..." ucap bella...


"Mau nonton apa..." ucap stiven...


"Horor..." ucap bella...


"Tidak, aku tidak mau..." ucap stiven...

__ADS_1


"Kamu takut kan..." ucap bella...


"Tidak aku tidak perna takut dengan apapun..." ucap stiven...


"Jelas-jelas kamu penakut..." ucap bella...


"Tidak aku tak penakut..." ucap stiven...


"Kalau begitu buktikan..." ucap bella...


"Bagiaman aku harus membuktikan nya..." ucap stiven...


"Kamu masuk kedalam ruang ganti, dan lampu nya aku mantikkan, tidak lama hanya 15 menit, kalau kamu berhasil kamu boleh minta apapun dari aku..." ucap bella...


"Apa tidak ada tantangan yang lain..." ucap stiven...


"Kamu takut kan..." ucap bella...


"Aku tak takut, baiklah akan ku lakukan..." ucap stiven...


"Mari ikut aku..." ucap bella dan berjalan menuju ruang ganti yang diikuti stiven dari belakang...


"Sekarang kamu diam disini, aku akan keluar dan lampu aku matikan, nanti kalau waktu sudah habis aku akan kembali..." ucap bella...


"Jangan lama-lama..." ucap stiven...


"Iya kamu tenang saja, oh iya aku cuma mau ngasi tau kalau hantu kunti suka dengan pria tampan dan badan kekar seperti mu..." ucap bella sambil berlalu dan mematikan lampu...


"Sabar stive, cuma 15 menit dan kamu bisa miminta apapun pada nya..." ucap stiven menyemangati diri nya...


"Bruk..." suara benda jatuh...


"Apa itu, sayang apa itu kamu..." ucap stiven...


"Sayang... udah belum..." teriak stiven...


"Sayang, udah belum.. aku keluar ya..." ucap stiven...


Stiven berjalan perlahan menuju pintu keluar, ia merabah-rabah sekitar nya karena sangat gelap...


"Sayang udah dong..." ucap stiven...


Tiba-tiba stiven merasa ada sesuatu menyentuh punggung nya dan secara perlahan ia membalik tubuh nya...


"Aaaaakkkm..." teriak stiven dan terjatuh pingsan...


Bella yang melihat stiven pingsan karena ulah nya langsung panik, ia menghidupkan saklar lampu dan membawah stiven menuju ranjang...


"Kamu berat sekali mas..." ucap bella...


Sesampainya di ranjang bella meletakan tubun stiven secara perlahan dan mangambil minyak aingin...


"Mas, bangun... jangan jadi kan aku janda mudah..." ucap bella sambil menggoyangkan tubuh stiven dan memberikan minyak angin ke hidung stiven...


"Mas... maaf kan aku, aku tak sengaja aku menyesal, bangun mas..." ucap bella sambil menahan air mata nya...


"Mas bangun aku akan memberi apa pun yang kamu mau..." ucap bella...


"Apa pun yang ku mau..." ucap stiven yang sebenarnya sudah terbangun saat bella memberikan nya minyak angin...


"Kamu sudah bangun mas..." ucap bella...


"Aaaauuu..." kenapa kepala ku sakit..." ucap stiven...


"Yang mana mas yang sakit, sebentar aku ambil kan obat..." ucap bella...

__ADS_1


"Aku tak perlu obat, aku hanya perlu kamu mencium kepalah ku yang sakit ini... ucap stiven...


"Mas aku serius..." ucap bella...


"Bukannya kamu janji akan menuruti apa pun yang ku mau..." ucap stiven...


"Iya.. tapi kan..." ucap bella...


"Aku mau kamu mencium, ini, ini, ini, ini, ini, ini dan ini..." ucap stiven sambil menunjuk semua bagian tubuh yang di maksud nya...


"Kenapa banyak sekali..." ucap bella...


"Tidak ada penolakan, lakukan sekarang..." ucap stiven...


Bella pun mencium semua bagian tubuh yang stiven tunjuk, dan terakhir ia harus mencium bibir stiven, bella pun mencium bibir stiven saat bella ingin melepaskan ciumannya stiven malah mendorong ciuman itu lebih dalam...


"Tut.. tut... tut.." suara hp bella berbunyi...


Bella pun melepaskan ciuman itu, ia langsung mengangkat hp milik nya...


"Hallo..." ucap bella...


"Hallo ka..." ucap nia...


"Iya ada apa..." ucap bella...


"Bisa kah lusa kita bertemu..." ucap nia...


"Tidak aku tidak bisa, aku harus ke jepang..." ucap bella...


"Jadi kapan kau bisa bertemu dengan ku..." ucap nia...


"Mungkin habis dari jepang..." ucap bella...


"Baiklah akan ku tunggu..." ucap nia..


"Ya sudah aku sedang sibuk dengan suami ku..." ucap bella dan mematikan sambungan telfonnya...


"Siapa bell..." ucap stiven...


"Nia mas, adik tiri ku..." ucap bella...


"Kenapa dengannya bukan nya ia tidak menyukai mu..." ucap stiven...


"Dia mengajak ku bertemu, tapi aku tolak karena aku harus kejepang dengan mu..." ucap bella...


"Kenapa tiba-tiba ia meminta mu untuk bertemu dengannya..." ucap stiven...


"Aku tak tau mas, sudahlah lebih baik kita melanjutkan nya..." ucap bella...


Mereka pun melanjutkan kegiatan yang terputus akibat gangguan dari nia...


Sementara itu di rumah mahendra...


"Bagaimana sayang..." ucap lia...


"Dia tidak bisa mah, dia harus kejepang bersama tuan stiven..." ucap nia...


"Kenapa begitu sombong anak itu, jadi kapan kalian bisa bertemu..." ucap lia...


"Setelah dia pulang dari jepang mah..." ucap nia..


"Tak masalah, kita hanya perlu menunda sebentar rencana kita sampai dia kembali..." ucap lia...


Terimakasih sudah mampir, jangan lupa like comen dan vote ya...

__ADS_1


Author ralat, author up jam 9 pagi dan jam 5 sore...


__ADS_2