Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 55


__ADS_3

"Sayang, kata Calvin kamu sakit." Tanya Amanda.


"Sudah enakan, radang usus ku kambuh lagi." Jawab Alka.


"Maaf aku tadi bersama Bunda dan mamah, apa kita tidak perlu ke rumah sakit."


"Tidak sayang, kamu tenang saja. Aku tidak papa." Ucap Alka.


"Sayang, kamu pernah mencium Calvin." Tanya Alka.


"Dulu saat aku dekat dengan nya, hanya kecupan kecil." Kata Amanda.


"Kamu yakin hanya kecupan kecil, tidak seperti yang kita lakukan."


"Iya sayang, percaya pada ku, aku tidak mungkin melakukan lebih, saat itu aku juga masih mencintai mu." Amanda meyakinkan Alka.


"Baiklah, aku percaya pada mu." Kata Alka.


Sore hari nya Vino, membawa Calvin pergi ke tempat sorum mobil. Vino sengaja tidak memberitahu Calvin kalau mereka ke sorum. Agar Calvin terkejut ketika sudah sampai sana.


"Ayah kita ke restoran dulu aku lapar." Ucap Calvin.


"Tubuh mu kecil, tapi makan mu banyak sekali." Kata Vino.


Vino menghentikan mobil nya ke salah satu Cafe langganan nya untuk memberikan menantu nya makan.


"Vino." Panggil Arga.


"Arga, ke sini lah." Ucap Vino.


"Wah, orang sukses kembali makan di cafe ku." Kata Arga sambil memeluk Vino.


"Hahaha apa kabar ga." Tanya Vino.

__ADS_1


"Tentu saja baik, bagaimana dengan mu."


"Sangat baik, perkenalkan Calvin menantu ku." Ucap Vino.


"Menantu kau sudah memiliki menantu, Nila sudah menikah." Tanya Arga.


"Sudah ga, maaf tidak mengundang mu. Pernikahan mereka berlangsung tanpa persiapan." Jawab Vino.


"Tidak masalah yang terpenting mereka berdua langgeng seperti mu. Dimana Aska, semenjak perusahaan nya sukses dia jarang menemui ku."


"Aska sangat sibuk, jangan kan kau. Aku saja yang satu atap dengan nya, jarang berbicara dengan nya." Kata Vino.


"Sudah memesan makanan, Calvin kau mau makan apa." Tanya Arga.


"Apa saja paman." Jawab Calvin.


"Sebentar, aku ambil kan menu andalan di cafe ini." Ucap Arga dan pergi meninggalkan Calvin dan Vino.


"Siapa yah, kenapa seperti nya kalian berdua sangat dekat." Tanya Calvin.


"Apa dia pemilik cafe ini? "


"Iya dia pemilik nya, bukan hanya cafe, dia juga mempunyai banyak restoran ternama." Kata Vink.


"Jika begitu kenapa, berada di cafe ini." Tanya Calvin.


"Kau banyak sekali bertanya. Ini cafe pertama nya dulu, saat cafe ini masih milik Kevin, sekarang cafe ini sudah di berikan untuk Arga, mungkin karena cafe ini banyak kenangan indah jadi Arga lebih suka berada di sini. Kenangan itu tidak ada harga nya." Jawab Vino.


Tak lama Arga kembali dengan membawa berbagai macam makanan yang sangat menggugah selera.


"Lihat lah kita di layani langsung oleh pemilik cafe ini, pasti rasa makanan ini jauh lebih enak." Ucap Vino.


"Kau bisa saja. Sudah menjadi keharusan untuk ku melayani orang besar seperti mu." Kata Arga.

__ADS_1


Setelah makan dan cukup lama berbincang akhirnya Vino dan Calvin pamit undur diri. Vino takut sorum yang ia ingin datangin sudah tutup.


"Sebenarnya kita mau kemana yah." Tanya Calvin.


"Sebentar lagi sampai, tunggu saja." Jawab Vino.


Tak lama akhirnya mereka berdua sampai di tempat yang Vino maksud. Mata Calvin terbelalak saat melihat mobil mewah sudah terlihat dari dalam mobil.


"Awas mata mu copot." Ucap Vino.


"Kita akan membeli mobil yah." Tanya Calvin.


"Bukan nya kau ingin mobil, kau boleh memilih mobil yang kau mau." Jawab Vino.


"Baiklah, kalau begitu aku semakin semangat membuat kan cucu untuk mu." Ucap Calvin.


Mereka berdua langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam sorum. Pemilik sorum datang langsung menyambut orang nomor satu di negara ini.


"Selamat datang tuan Vino."


"Apa sudah siap mobil yang aku inginkan." Tanya Vino.


"Seperti yang tuan lihat, sudah kami siapkan mobil terbaik dan keluaran terbaru untuk anda."


"Kau mau yang mana." Tanya Vino.


"Aku harus melihat nya dengan detail." Jawab Calvin sambil melihat-lihat mobil yang cocok untuk nya.


Setelah kurang lebih tiga puluh menit Calvin berpikir, akhirnya Calvin menjatuhkan pilihan nya pada mobil berwana merah muda.


"Kau yakin Calvin, ini warna merah muda." Tanya Vino.


"Sangat yakin, istri ku sangat suka dengan warna itu. Pasti dia sangat senang jika aku membeli mobil ini." Jawab Calvin.

__ADS_1


Note : Cerita ini masih tetap berlanjut selagi author belum bosan. Yang pindah ke apk hijau hanya lanjutan kisah Vira dan Kevin, setelah Kevin sembuh dari kanker otak nya.


__ADS_2