Pendekar Batari Mahadewi: Perjalanan Menemukan Jati Diri

Pendekar Batari Mahadewi: Perjalanan Menemukan Jati Diri
Episode 28 Pertemuan Tiga Golongan Hitam


__ADS_3

Di gedung tua yang terletak dibagian barat kota itu, Kelompok Kelelawar Hitam, Kelompok Kelabang Iblis, dan Kelompok Bayangan Siluman sedang mengadakan pertemuan rahasia.


Kelompok Kelabang Iblis merupakan salah satu kelompok hitam yang dikenal sebagai pencipta racun yang paling mengerikan. Kelompok ini didirikan oleh seorang pendekar sakti golongan hitam yang bernama Kelabang Iblis. Pendekar itu tak hanya ahli dalam berkelahi, namun ia memiliki senjata racun yang telah mendarah daging. Bahkan, air liurnya pun bisa membunuh seekor gajah dalam seketika.


Berbeda dengan Kelompok Kelabang Iblis, Kelompok Bayangan Siluman tak mengandalkan racun dalam pertarungan. Kelompok ini dikenal dengan jurus-jurus siluman, yakni semacam ilusi untuk mengelabuhi dan membunuh lawannya.


Pendekar Bayangan Siluman telah menciptakan jurus-jurus yang merepotkan bagi pendekar golongan putih, salah satu yang paling dikenal adalah Jurus Bayangan Pencabut Nyawa. Jurus ini membuat pendekar yang menguasainya tak akan terlihat sama sekali.


Ia berubah menjadi bayangan gelap yang menutup cahaya sehingga lawannya tak akan melihat apapun selain kegelapan dan pendekar Bayangan Siluman akan membunuh lawannya dalam ketakutannya.


Pendekar Kelelawar Hitam merupakan pendekar terlemah diantara ketiga pendekar golongan hitam itu. Meskipun demikian, ia merupakan pendekar yang memiliki banyak akal. Ia juga memiliki kemampuan organisasi yang baik sehingga meskipun kelompok Kelelawar Hitam bisa dibilang bukanlah kelompok yang memiliki jurus berbahaya, namun jumlah anggota dari kelompok ini luar biasa banyak.


Ketiga kelompok hitam itu berencana akan menumbangkan kekuasaan Adipati Jalak Kuning dan menguasai kota. Ini adalah langkah pertama untuk menyusun kekuatan sebelum mereka akan melumpuhkan kota-kota di Kerajaan Swargadwipa sebelum mereka akan menyerang kerajaan itu.


“Kau yakin akan rencana ini? Tanya Kelabang Iblis kepada Kelelawar Hitam.


“Apabila kita bergabung dan menyerang kota ini, maka kota ini akan dapat dengan mudah kita kuasai. Tentu kekuatan kita belum cukup untuk menghadapi serangan balasan dari kerajaan. Tapi aku yakin mereka perlu waktu untuk mempersiapkan serangan balasan. Di waktu yang sama, kita akan mengajak kelompok hitam lainnya untuk bergabung.” Kata Kelelawar Hitam.


“Apakah menurutmu mereka akan mau bekerja sama dengan kita?” tanya Kelabang Iblis.

__ADS_1


“Tak ada alasan untuk menolak. Selama ini jumlah pendekar golongan putih semakin bertambah banyak dan semakin kuat. Sebaliknya golongan hitam semakin lemah. Kekuatan golongan putin ini akan membahayakan dan sangat membatasi ruang gerak kita. Jika kita tidak bersatu, maka tak ada cara lain untuk memperbesar kekuatan golongan hitam.” Kata Kelelawar Hitam.


“Aku yakin setelah kita berhasil menguasai kota ini, kelompok-kelompok golongan hitam lainnya akan menyatakan dukungan dan bergabung dengan kita.” Kelelawar Hitam menambahkan.


“Apa kau tak mempertimbangkan reaksi pendekar golongan putih jika kita menyerang kota ini? Bahkan kita tak tahu sebesar apakah kekuatan mereka saat ini.” KataKelabang Iblis.


“Bertahun-tahun kita menelan kekalahan dan bertahun-tahun pula kita selalu bersembunyi. Aku rasa, pendekar golongan putih saat ini kehilangan kewaspadaan dan sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Ya, tentu saja mereka akan bereaksi, akan membentuk persekutuan dan menyerang kita. Tapi percayalah, mereka akan tertinggal beberapa langkah dari usaha kita saat ini.” Kelelawar Hitam berusaha meyakinkan.


“Bagaimana menurutmu, Bayangan Siluman? “ tanya Kelabang Iblis. Pendekar Bayangan Siluman memang dikenal sebagai seseorang yang pendiam. Ia lebih suka berbicara dengan siluman daripada dengan manusia.


“Tidak mudah menyatukan pendekar golongan hitam. Apalagi kita semua pernah saling menyerang. Tapi, kurasa Kelelawar Hitam benar. Kita tak bisa seterusnya bertahan dalam kekalahan, seterusnya bersembunyi. Aku yakin masing-masing dari golongan hitam diam-diam memikirkan apa yang telah disampaikan oleh Kelelawar Hitam.” Kata pendekar Bayangan Siluman.


Kata Kelelawar Hitam.


“Ya, aku akui itu. Anggota kelompok kami tak lebih dari 100 pendekar. Jumlah yang terlalu sedikit jika dibandingkan dengan anggota kelompokmu yang jumlahnya ribuan itu.” Kata Kelabang Iblis.


“Aku percayakan semua perencanaan penyerangan ini kepadamu, Kelelawar Hitam. Aku akan mengikuti taktikmu.” Kata Bayangan Siluman.


“Aku yakin Adipati Jalak Kuning tak mengetahui keberadaan kita. Kalaupun ia tahu, aku yakin ia belum memiliki informasi tentang rencana kita ini. Jadi, semakin cepat kita memulai penyerangan maka hasilnya akan semakin baik. Bila kita menunda, aku khawatir Adipati telah mempersiapkan sesuatu dengan matang. Jika itu terjadi, kita akan sedikit kerepotan. Bagaimanapun kita tidak bisa meremehkan kemampuan 50 pasukan khusus yang ia miliki dan kemampuannya sendiri sebagai pendekar.”

__ADS_1


“Sejak Jalak Kuning tak lagi menjadi senopati. Tentara yang ia miliki juga menjadi sedikit, hanya cukup untuk menjalankan pemerintahan di kota ini, tapi tak berguna untuk menahan serangan dalam jumlah besar.” Kata Kelabang Iblis.


“Kita diuntungkan dengan aturan maharaja yang melarang daerah bawahan kerajaan memiliki pasukan yang kuat karena takut hal itu akan menjadi ancaman. Jadi aku yakin, gabungan kelompok kita akan bisa melumpuhkan kota ini semudah menepuk lalat.” Kata Kelelawar Hitam.


“Besok kita akan menyerang Balai Kota. Kita bagi kekuatan serangan menjadi tiga bagian. Bayangan Siluman akan melakukan serangan pertama dengan menyerang poros kekuatan di Balai Kota dari arah tengah. Kelompokmu yang memiliki kemampuan baik menghancurkan kekuatan lawan. Di sini kalian akan disambut oleh 50 pasukan khusus. Aku yakin Adipati akan menunggu di dalam karena ia akan melindungi keluarganya.”


“Setelah kejutan dari serangan kelompok Bayangan Siluman, Kelompok Kelabang Iblis akan menyerang dari sisi timur, menghancurkan bangsal keprajuritan. Sedangkan kelompokku akan menyerang dari sisi barat. Aku akan mengerahkan 200 anggota terbaikku.” Kata Kelelawar Hitam menjelaskan rencana penyerangan.


“Kau yakin kalau Adipati tak menyembunyikan pendekar sakti di kota ini?” Tanya Bayangan Siluman.


“Anak buahku tinggal lama di kota ini. Tak ada berita apapun mengenai keberadaan pendekar sakti di sini. Kota ini terlalu aman, dan itulah kelemahannya.” Kata Kelelawar Hitam.


“Baiklah, kita serang besok pagi sebelum matahari terbit. Hari ini kita mempersiapkan diri.” Kata Kelabang Iblis.


“Tidak, pagi hari tak menguntungkan bagiku. Kita akan menyerang Balai Kota besok malam.” Kata Kelelawar Hitam.


“Pilihan Waktu yang tepat.” Kata Bayangan Siluman. “Sebaiknya kau kirim mata-mata untuk mengawasi pergerakan yang ada di sana. Aku tak yakin kalau kehadiran kita di sini tak mereka ketahui.”


“Tenang saja, aku sudah melakukan itu sebelum kau menyuruhku. Bisa jadi keharidan kita telah mereka ketahui. Tapi mereka tak akan melakukan tindakan apapun sejauh kita tak melakukan apa-apa. Tak ada alasan bagi mereka untuk tiba-tiba datang dan menggerebek kita.” Kata Kelelawar Hitam.

__ADS_1


“Baiklah kalau begitu. Kita serang Balai Kota besok malam.”


__ADS_2