Pendekar Batari Mahadewi: Perjalanan Menemukan Jati Diri

Pendekar Batari Mahadewi: Perjalanan Menemukan Jati Diri
Episode 77 Mengatur Langkah Dan Bayang-Bayang Pendekar Aliran Hitam


__ADS_3

Jalu menutupi pakaian barunya dengan pakaiannya yang lama. Meski memakai dua pakaian, namun Jalu tak merasakan kepanasan. Pakaian barunya itu benar-benar nyaman dan dingin. Ketiga murid Ki Gading Putih itu melanjutkan perjalanan mereka yang hanya tinggal seperempat jalan lagi. Mereka berharap tak akan menemui halangan sehingga bisa lekas sampai di perguruan Lentera Langit untuk mengantarkan titipan dari guru mereka.


Sementara itu, pendekar Harimau Merah dan gabungan para pendekar aliran hitam telah kembali ke kota Giring Angin. Mereka mengatur ulang rencana untuk menghancurkan pendekar aliran putih. Namun, dalam benak pendekar Harimau Merah, setelah pertemuannya dengan Batari Mahadewi, ia menyadari betapa sulit jalan yang harus ditempuh untuk menjalankan seluruh rencananya.


Melihat kemampuan Batari Mahadewi, pendekar Harimau Merah akhirnya bisa memahami kenapa adiknya sang Harimau Hitam beserta komplotannya gagal membantai perguruan Pedang Suci. Yang tak ia pahami adalah kenapa gadis sakti itu membiarkan dirinya dan semua pendekar aliran hitam pergi dengan selamat meninggalkan danau Rembulan Merah.


Sejauh ini, seluruh anggota gabungan aliran hitam itu tidak tahu bahwa dibalik aksi balas dendam itu terselip kepentingan politik dari Sri Maharaja Segara Biru, sang Raja kerajaan Swargabumi yang ingin menguasai kerajaan Swargadwipa. Kepentingan politik itu hanya diketahui oleh pendekar Harimau Merah dan Raja Sihir, dua orang pendekar aliran hitam yang menjalin kerjasama rahasia dengan Sri Maharaja Segara Biru.


“Apa yang akan kita lakukan selanjutnya?” tanya pendekar Mawar Hitam kepada Harimau Merah.


“Aku sungguh tak tahu. Kita banyak kehilangan anggota, terutama kita telah kehilangan pendekar Tengkorak dan Wajah Hantu. Kekuatan kita sungguh lemah saat ini. Aku tak menyangka ada beberapa pendekar muda aliran putih yang begitu berbakat.” Kata Harimau Merah.


“Pendekar yang menghabisi si Wajah Hantu itu adalah orang yang sama yang menghabisi adikmu, Harimau Hitam.” Kata pendekar Mawar Hitam.


“Ya, aku mengetahui itu setelah mendapatkan laporan dari anak buahku. Lalu bagaimana dengan gadis kecil itu? aku sungguh tak menyangka aliran putih memiliki legenda baru. Jikalau kita semua berhadapan dengannya saja, aku tak yakin bisa menang. Kita beruntung masih dibiarkan pergi hidup-hidup.” Kata Harimau Merah.

__ADS_1


“Itu yang merepotkan. Kita terlalu gegabah. Kita tak tahu banyak tentang hal-hal tersembunyi dari para pendekar aliran putih. Sebaiknya kita tunggu dulu bantuan datang.” Kata Raja Sihir.


“Kapan mereka akan datang?” tanya Harimau Merah.


“Mungkin sebulan lagi. Dan ada satu kabar buruk sebenarnya, yang mungkin akan menjadi kenyataan.” Kata Raja Sihir.


“Kabar apa?” tanya Harimau Merah.


“Satu-satunya kerajaan di Pulau Tira Yamani mulai bergerak menguasai kerajaan lain di pulau-pulau sebelahnya. Mereka terus bergerak ke timur dan mungkin akan sampai juga di pulau Mahabhumi.” Kata Raja Sihir.


Pulau Tira Yamani merupakan pusat para pendekar aliran hitam dari seluruh wilayah di penjuru dunia. Pulau itu sangat besar dan sepenuhnya dimiliki oleh satu kerajaan saja, yang bernama sama dengan nama pulau itu, yakni kerajaan Tira Yumani. Bisa dikatakan, di pulau itu tak ada seorangpun pendekar aliran putih. Melihat kebudayaan yang di negri Tira Yumani, tentu akan mengubah persepsi atas gambaran pendekar aliran hitam.


Sebelumnya, negri Tira Yamani tak pernah menyerang negri manapun. Namun belakangan ini mereka ingin memperlebar kekuasaan dengan menumpas habis kerajaan-kerajaan lain yang paling dekat dengan negri itu. Di setiap kerajaan yang takluk, Sri Maharatu Ogha sang pemimpin negri Tira Yamani, selalu mendirikan sistem pemerintahan yang baru dibawah kekuasaannya.


Sri Maharatu Ogha itu sendiri merupakan pendekar perempuan aliran hitam yang telah menjadi legenda di dunia persilatan. Usianya hampir sama dengan Agrapana, namun ia masih memiliki paras bidadari yang seolah tak pernah bisa tua.

__ADS_1


“Apakah kabar yang kau terima itu benar?” tanya Harimau Merah.


“Aku tak mungkin mendapatkan berita yang salah.” Jawab Raja Sihir.


“Tapi tak mudah menguasai Mahabhumi yang dikuasai oleh tujuh kerajaan. Jadi, kita tak perlu merisaukan hal itu. Jika para pendekar hitam dari pulau Neraka sudah hadir di sini, kita tak perlu khawatir dengan kekuatan pendekar aliran putih, bahkan para legendaris yang mereka miliki.” Kata Harimau Merah.


“Bagaimana jika bantuan dari pulau Neraka itu tidak gratis?” tanya pendekar Mawar Hitam.


“Kurasa memang tak akan ada yang gratis. Tapi kita tak punya pilihan lain untuk mendapatkan bantuan kekuatan.” Kata Harimau Merah.


“Akan sangat sulit jika para pendekar pulau Neraka tak hanya datang kesini untuk membantu kita menyingkirkan pendekar aliran putih. Aku yakin mereka menginginkan bagian kekuasaan.” Kata Mawar Hitam.


“Kupikir kau terlalu berlebihan. Aku pernah tinggal lama di pulau Neraka. Sebagian dari ilmuku kuperoleh di sana. Memang benar tak ada yang gratis, tapi yang lebih menguntungkan adalah para pendekar hitam dari pulau Neraka itu haus pertarungan. Mereka akan lebih menyukai pertarungan daripada kekuasaan. Mereka, para pendekar pulau Neraka, lahir untuk bertarung.” Kata Raja Sihir.


Berbeda dengan pulau Tira Yamani, pulau Neraka tak memiliki kerajaan. Pulau Neraka terbagi menjadi beberapa wilayah yang semuanya merupakan desa-desa kecil yang dihuni oleh para pendekar aliran hitam. Tak sedikit pendekar legendaris aliran hitam dilahirkan dan dibersarkan di pulau Neraka.

__ADS_1


Sesuai dengan namanya, pulau Neraka merupakan kerajaan siluman dan iblis yang sekaligus menjadi tempat terbaik bagi para pendekar hitam untuk mempelajari serta menyerap energi siluman. Sehingga, para pendekar dari pulau Neraka tak hanya ahli dalam bidang racun, namun juga ilmu sihir hingga ilmu siluman yang membuat penampilan serta bentuk tubuh mereka menjadi berbeda dengan manusia normal.


Ketika Harimau Merah dan komplotannya sedang berunding tentang rencana dan langkah-langkah yang akan mereka tempuh, mereka tak mengetahui bahwa tiga pendekar dari pulau Neraka telah menginjakkan kaki di pulau Mahabhumi. Salah satu dari ketiganya merupakan pendekar legendaris dari aliran hitam yang memiliki kekuatan setara dengan Batari Mahadewi.


__ADS_2