
"kinan... panggilan bu tami menghentikan langkah ku. aku menoleh dan hendak berbalik arah menuju ke tempat di mana bu tami berdiri.
"gue keruangan ya kinan sambil amanda menyenggol lengganku sebelum aku melangkah menghampiri bu tami.
__ADS_1
"tungguin kenapa sih nyet jawabku sambil cemberut. "ahh,,, ogah gue...ntar gue kecipratan derita loe, bu tami kalau manggil pasti ada apa-apa nya jawab amanda sambil dengan gaya cuek ny. "ga setia kawan banget sh loe manda" kinan berujar dengan wajah memelas. "gue setia kawan kalau loe lagi seneng kalau loe lagi susah gue mah ogah" jawab amanda sekena nya. "sialan loe manda" jawab gue kesel. Amanda berlalu dengan cengiran nya.
aku berjalan menghampiri ibu tami "iya bu sapa ku.. ada yang bisa saya bantu bu"... "begini kinan, kamu bisa kan jadi supri ibu untuk hari ini, ibu mau ke kantor cabang buat audit di sana, biasa awal bulan kan" jawab bu tami dengan tersenyum.... "oohhh pasti bisa bu, siap" dengan mengacungkan jari jempol dan jari telunjuk membentuk huruf O. "oke setelah ini kamu siap-siap ya kita langsung berangkat. "baik bu, kalau gitu saya siap-siap". aku pamit undur diri ke ruangan ku untuk mengambil barang-barang yang di perlukan. begitu aku hendak pamit sir rayhan menghampiri dan menyapa ibu tami. "pagi ibu tami"... "pagi sir rayhan selamat ya atas pelantikan nya sebagai Direktur Utama yang baru semoga betah punya bawahan seperti saya" ujar bu tami. "jangan terlalu formal bu harus nya saya yang lebih banyak belajar dari ibu" jawab sir rayhan rendah diri. "oiya bu saya permisi dulu untuk menyiapkan barang-barang yang di perlukan" sela ku menjeda obrolan mereka. "ya ampun kinan ibu sampai lupa kalau kamu masih ada disini, ini akibat ibu terpana dengan pesona sir rayhan" jawab bu tami dengan tersenyum penuh makna kepada ku. "oiya sir kenalkan ini kinan staff keuangan di kantor ini, masih single lho sir" dengan jahil nya bu tami memperkenalkan aku kepada sir rayhan, aku ternganga mata ku membola mendengar ucapan bu tami. aku mengulurkan tangan ku dan mencoba tersenyum walaupun kaku di hadapan sir rayhan.
__ADS_1
"saya kinan sir, senang berkenalan dengan anda ucap ku basa basi.
masih dengan deguban jantung yang berdebar kencang aku duduk di kubikel ku dan menarik nafas berusaha menetralkan jantung ku supaya berdetak dengan normal. "uuhhh untung saja jantung ini berada di dalam tubuh kalau berada di luar tubuh orang-orang di kantor ini bakal tau kalau gue habis sport jantung liat sir rayhan" batinku. "gilaaa, bisa-bisa gue kena serangan jantung mendadak kalau lama-lama dekat dia" ucapku pelan berbicara dengan diri sendiri.
__ADS_1
"hei nyet, ngapain loe ngomong sendiri" tiba-tiba manda menepuk bahuku dan mengejutkan ku. aku terlonjak kaget dengan mata melotot kepada nya. "siapa nyet yang kena serangan jantung" manda bertanya kembali. "gue bakalan kena serangan jantung kalau loe terus ngagetin gue" jawab ku kesal. "hehe,,, sorry jawab nya tertawa dengan cengiran nya. amanda mengeser kursi nya supaya dekat dengan ku. "serius lho nyet siapa yang kena serangan jantung" tanya nya lagi. aku memutar mataku malas "ga ada nyet, ga ada... ga ada yang kena serangan jantung" jawab ku. "lha tadi loe ngomong apa..?" masih dengan rasa penasaran nya.
bersambung 😊
__ADS_1