
Keluarga tasya merasa sangat kecewa dengan rikardo juga tasya
mereka merasa di permainkan
bahkan mereka mampu merahasiakan hal sebesar itu
namun rasa kecewa yang mereka rasakan tak sebanding dengan apa yang tasya rasakan saat ini...
mereka pun mengesampingkan perasaan kecewa mereka
bahkan mereka memilih menenangkan tasya terlebih dahulu sebelum mereka bertanya kebenaran yang nyata
"tasya..." sang ibu kaget saat mendapati tasya yang menangis di pelukan riko
"om tante...saya bisa jelaskan"
tasya menatap wajah kedua orang tua nya dengan meneteskan air mata
tasya berlari dan memeluk ibunda nya
"nak kamu harus kuat...mungkin tuhan sudah merencanakan hal yang indah buat kamu " ibunda tasya mengusap air mata yang jatuh membasahi pipi tasya
"kalau begitu saya pamit ..." riko hendak pergi namun tasya menahan riko dengan sigap
"baik lah nak jika kamu masih ingin menenangkan hati dan pikiran kamu...maka tolong nak riko temani tasya untuk sebentar saja" pinta ibunda tasya
riko pun mengangguk
kedua orang tua tasya pergi meninggalkan mereka berdua
" sya jangan larut dalam kesedihan ini...ingat kamu masih punya revaldi, mari kita cari dia kasihan dia tadi ketakutan melihat kamu seperti tadi" jelas riko
mereka pun keluar dari kamar dan mencari keberadaan revaldi
rikardo....
__ADS_1
di perjalanan pulang dia hanya terdiam
meski di samping nya ada vany yang menggandeng lengan rikardo
"mas ini adalah anak kandung kamu, kamu harus segera menikahi ku" manja vany dengan menyandarkan kepala di bahu rikardo
"diam kamu....aku tidak yakin bahwa anak itu adalah anak ku, pasti ini semua akal akalan kamu saja...iya kan" bentak rikardo
vany pura pura menangis dan mengusap perut nya
" ini anak kamu darah daging kamu, jika kamu tidak percaya dengan ku maka aku siap tes DNA !!!"
rikardo mengacak rambutnya dia benar benar sudah berbuat kesalahan yang membuat dirinya hancur
dia tak henti henti memikirkan keadaan tasya saat ini
karna dia sangat mengenal tasya
saat tasya sedih maka dia akan mencari bahu yang dapat meringankan beban nya..
di dalam otak rikardo saat ini adalah tasya dan hanya dia yang mampu mengisi hidup rikardo
"kamu masih memikirkan wanita murahan itu ketimbang aku dan anak kita??" cetus vany dengan menatap wajah riko yang pucat
"Diam kamu...jangan pernah sebut tasya seperti itu, mengerti kamu!!?"
rikardo memaki vany
"selama ini kamu tidak pernah berkata kasar kepada ku...aku ini sedang mengandung anak kamu rikardo" tangis vany pecah
namun rikardo tak menghiraukan tangis vany
dia benar benar muak dengan vany yang tiba tiba menghancurkan kebahagian nya..
"kamu harus tanggung jawab" rengek vany
__ADS_1
"baik lah aku akan bertanggung jawab...puas kamu" rikardo tersulut emosi
dia tak dapat mengendalikan amarah dari dalam dirinya
vany tersenyum dengan penuh kemenangan
Akhirnya aku bisa mendapatkan kamu kembali rikardo, setelah kamu menikahi ku maka kamu akan kembali mencintai ku!!!
vany berkata dalam hati nya
dia benar benar bangga karna dia mampu merebut rikardo dari tangan wanita lain
terlintas wajah revaldi di benak rikardo
seketika dia menghentikan laju mobilnya
"apa kamu mau membuat calon anak kita mati??" maki vany
rikardo memukul stir mobil dan menangis saat mengingat kelucuan dari revaldi
selama ini tak pernah terbayangkan sedikitpun oleh nya bahwa dirinya akan dengan cepat kehilangan revaldi dan juga tasya...
"keluar kamu dari mobil saya" rikardo menyeret vany keluar dari dalam mobilnya
karna dia muak mendengarkan keluhan keluhan yang keluar dari mulut vany
"keterlaluan kamu mas...kamu tega meninggalkan aku di jalan seperti ini,awas kamu" ancam vany
namun rikardo tak takut dengan ancaman vany sedikit pun
dia pergi meninggalkan vany yang masih berdiri di tepi jalan
rikardo benar benar marah dengan apa yang terjadi hari ini....
kebahagiaan yang seharusnya dia dapat malah berakhir luka seperti ini.
__ADS_1