HASRAT

HASRAT
ep 45


__ADS_3

PERTEMUAN...


Entah sudah berapa lama Riko tak mengunjungi adik nya


saking sibuk dengan kuliah nya di luar negri..


Pada suatu hari riko pulang untuk sekedar berlibur dan melepas rasa rindu pada sang adik.


dia pun mendarat di bandara pada pagi hari..


akhirnya, bisa menginjakkan kaki di tanah kelahiran ku lagi!!!


Riko menarik nafas merasakan udara yang sangat dia rindukan


kenyamanan yang selama ini dia impikan akhirnya terwujud sudah...


Saat riko turun dari taksi dia melihat seorang anak kecil tengah bermain dengan rena di taman dekat rumah mereka...


"Anak siapa yang sedang bersama rena??"


riko pun menghampiri mereka


"Rena..."


Rena mencari asal muasal suara tersebut


saat mata rena menatap lelaki yang berjalan ke arahnya


rena pun berlari dengan mata berkaca kaca


"Abang....rena kangen...!!!"rena memeluk sang kakak dengan sangat erat


"Abang juga rindu kepada mu...." riko menyibakkan rambut rena yang berantakan


"Ren dia anak siapa..??"

__ADS_1


Belum sempat rena menjawab keluarlah rikardo dari dalam rumah


"Ayah......"revaldi berlari kearahnya


Rikardo tercengang melihat sosok riko yang berdiri mematung disana.


mata riko berkaca kaca karna ternyata anak itu adalah anak kandung nya sendiri


"Iya bang itu anak tasya dan kak rikardo"


rena menatap wajah sang kakak yang sendu


Rikardo menggendong sang anak dan mencubit hidung nya


betapa indah pemandangan yang riko lihat saat itu


jika saja dirinya yang berada di posisi rikardo pasti dirinya akan merasa sangat bahagia


"Bang...kenapa bengong, ayo masuk??"rena menarik lengan riko


"Sayang...makan yuk nak??" tasya membawakan semangkuk bubur


"Mas kenapa?? kenapa wajah mas masam seperti itu??"


"Tak apa!...sini biar revaldi ayah yang suapin ya nak" rikardo tak ingin tasya mengetahui kedatangan riko


dia juga takut kehilangan tasya dan juga revaldi


"Ya sudah mami mau jemur baju dulu" tasya berjalan keluar dengan membawa cucian yang menumpuk


Saat tasya mulai menjemur pakaian


riko melihat tasya dari kejauhan


betapa rindunya hati riko saat ini

__ADS_1


ingin sekali rasanya dia kembali ke masa masa yang sudah lalu


perasaan yang sudah bertahun tahun dia coba pendam sekarang sudah tyada artinya....


hingga tak ada kesempatan baginya untuk menyatakan cinta kepada tasya...


hingga riko kehilangan cinta tasya dan pengakuan dari anak kandungnya


namun semua kekeliruan itu di awali dari rasa gengsi dan ego riko yang terlalu tinggi.


Tasya pun kembali kedalam rumah


betapa sakit hati riko melihat tasya satu rumah dengan rikardo


Saat malam mulai menjalang rikardo berpamitan untuk sekedar pulang ke rumahnya karna dia mendapat kabar bahwa ibunda nya sedang sakit keras..


"Sayang ingat kunci pintu dan semua cendela...jangan biarkan siapa pun bertamu, mengerti!!"tegas rikardo


"Baiklah...maaf ya mas aku belum berani bertemu dengan kedua orang tua mu, dan lagi revaldi bukan..."


belum sempat tasya menyelesaikan kalimatnya rikardo sudah membungkam mulut tasya dengan jari telunjuknya


rikardo pun menggelengkan kepala


agar tasya tak berkata sesuatu yang akan menyakiti hati rikardo


"Ya sudah...aku akan memperkenalkan kalian jika bunda sudah membaik" rikardo mengusap pipi tasya


Tasya hanya mengangguk dan tersenyum manis


"Aku pergi dulu sayang...muahh"rikardo mencium kening tasya


Tasya mengantar kepergian rikardo dengan lambaian tangan


Tak lama kemudian dia kembali masuk dan tak lupa dia mengunci semua pintu dan cendela

__ADS_1


tasya merebahkan diri di samping sang anak yang sudah tertidur pulas..


__ADS_2