HASRAT

HASRAT
SEASON 2 Ep 187


__ADS_3

Masih dalam keindahan malam....


Semua orang menikmati alunan angin malam di pantai dengan berhias rembulan dan para bintang.


Tiba saatnya dimana Leo berdiri di depan semua orang dengan membawa sebuah gitar.


Tentu saja semua orang ingin menyaksikan kehebatan Leo dalam dunia musik...


" Sebelumnya aku ingin memohon ijin dari sahabat ku Revaldi, Aku ingin mengajak istrinya untuk beradu suara dengan ku. Apakah aku di ijinkan?." Ucap Leo di hadapan semua orang.


Criztine yang saat itu ada dalam pelukan suaminya hanya mampu terdiam dan menatap mata suaminya...


" Apa kamu ingin bernyanyi sayang?." Tanya Revaldi.


" Jika kamu tidak mengijinkan, maka aku tidak mau." Lirih Criztine.


" Tapi aku mengijinkan!."


" Benarkah? kalau begitu, terima kasih sayang." Criztine segera berjalan mendekati Leo.


" Sebelumnya saya ingin mengatakan sesuatu terlebih dahulu di hadapan kalian semua..." Leo menatap wajah wanita yang sangat dia cintai, namun dia sadar bahwa cintanya sudah tidak bertuan.


Leo juga sudah memutuskan untuk menjalani hidup bersama dengan wanita lain...


" Pertama aku ingin mengucapkan selamat atas kehamilan kamu ini, dan semoga bahagia selalu bersama dengan kalian." Leo tersenyum simpul setelah mendapat satu senyum manis dari mantan kekasihnya tersebut...


" Taukah kalian? Di depan mataku ini adalah malaikat Tuhan yang sangat anggun, bersayap kesabaran, berparas kelembutan, bahkan indahnya malam ini tidak mampu mengalahkan indah senyuman di bibirnya. Disini aku ingin mempersembahkan sebuah lagu khusus untuk dia dan sahabat ku Revaldi." Leo menunjuk diri Revaldi yang tengah duduk berpangku tangan.


Revaldi tidak menjawab, dia hanya tersenyum lalu mengangguk.


Saat ini Revaldi sudah tidak memikirkan kata cemburu, karena dia yakin bahwa Criztine dan Leo hanya sebatas masa lalu dan tidak akan pernah menjadi masa depan.


" Leo, kamu jangan seperti itu! Aku tidak ingin ada salah faham antara kita dan pasangan kita...." Lirih Criztine dengan menatap mata Leo.


" Duduklah! kamu tidak usah khawatirkan semua itu."


Leo berdiri di samping Criztine lalu mulai memainkan gitarnya.

__ADS_1


Not sure if you know this


But when we first met


I got so nervous I couldn't speak


In that very moment


I found the one and


My life had found its missing piece


Leo memberi sebuah kode pada Revaldi untuk melanjutkan lagu yang tengah dia nyanyikan.


Segera Revaldi berjalan menuju tempat dimana istrinya berada.


Dia juga meraih mikrofon di depan Leo lalu merangkul pundak Criztine.


So as long as I live I love you


Will have and hold you


You look so beautiful in white


And from now 'til my very last breath


You look so beautiful in white


Tonight


Semua mata terpana melihat semua keromantisan yang terjalin di depan mereka.


Tepuk tangan dan sorak gemuruh air laut menambah syahdu lagu yang tengah mereka bawakan...


Criztine meraih pinggang suaminya lalu melingkarkan tangan.


Air mata haru menetes begitu saja....

__ADS_1


Leo berjalan menuju tempat dimana Risa berdiri menyaksikan semuanya.


Dia pun meraih tangan kekasihnya...


What we have is timeless


My love is endless


And with this ring I


Say to the world


You're my every reason


You're all that I believe in


With all my heart I mean every word.


Leo segera membawa kekasihnya berkumpul bersama dengan Revaldi dan juga Criztine.


Saat ini Leo juga memamerkan keromantisan di hadapan semua orang dengan memeluk kekasihnya.


Semua orang semakin terkesan atas kisah cinta mereka.


Serempak mereka ikut menyumbang kebahagiaan dengan menyanyikan lagu akhir...


So as long as I live I love you


Will haven and hold you


You look so beautiful in white


And from now 'til my very last breath


This day I'II cherish


You look so beautiful in white

__ADS_1


Tonight.


__ADS_2