HASRAT

HASRAT
SEASON 2 Ep 215


__ADS_3

Dahulu setelah kepergian suaminya, Maria pernah menikah dengan seorang duda beranak dua, awalnya dia percaya bahwa lelaki yang dia pilih pasti sangat mencintainya. Akan tetapi setelah satu tahun pernikahan, Maria di kejutkan dengan perselingkuhan suaminya. Setelah di selidiki lebih lanjut, ternyata suaminya itu kembali menjalin cinta dengan seorang wanita yang dulunya adalah kekasih semasa muda.


Dan di saat dia tau tentang perselingkuhan itu, dia di tipu.


Uang perusahaan yang dia kumpulkan habis di bawa kabur.


Hingga suatu ketika, dia bertemu kembali dengan sahabat lama suaminya(Ayah Leo) dia adalah Hendarman, ayah dari gadis yang di jodohkan dengan Leo.


Sesama muda dulu, Hendarman pernah membantu mereka dalam menjalani usaha, namun ketika beberapa kali keluarga Leo jatuh, selalu Hendarman yang memberi mereka pertolongan.


Hingga suatu hari, Gea menyukai Leo, dan perjodohan mereka pun terjalain paksa...


Ayah Leo menyetujui permintaan Hendarman demi menghindari kebangkrutan.


Semua berjalan sesuai keinginan mereka, hingga pada akhirnya Ayah Leo meninggal dunia akibat penyakit yang di derita.


" Leo, putra ku. Ada satu hal yang ingin mama bicarakan padamu, ini tentang warisan dari ayah mu." lirih Maria yang masih ada dalam pelukan Leo.


" Mama..." Leo melepas pelukannya lalu menatap wajahnya. " Tolong jangan bahas masalah itu, sebab saat ini aku masih ingin berjuang dengan hasil kerja keras ku sebagai seorang Dokter. Aku bahagia menjadi Dokter. Aku mohon ada mama untuk tidak membebankan semua perusahaan Ayah padaku, sepertinya belum waktunya aku menggantikan posisi Mama."

__ADS_1


Maria sangat bangga dengan sikap tegas Leo...


" Jika itu mau mu, maka mama tidak akan pernah memaksa. Toh, semua itu cepat atau lambat akan menjadi milik mu selamanya."


Setelah mereka kembali menyatu dalam ikatan, tidak ada masalah yang sukar untuk mereka pecahkan.


Memang dahulu Leo sangat kecewa pada kedua orang tuanya atas perjodohan itu, tapi sekarang Maria sudah sadar atas perbuatannya itu.


Kini mereka bisa saling menyayangi layaknya seorang keluarga.


Tok tok...


" Biar aku yang buka..." Segera Leo berjalan menuju pintu. " Iya, sebentar..." Pintu di buka dengan lebar.


" Kemana saja kamu? sudah berkali-kali aku telepon, tapi tidak kamu perdulikan. Kamu sangat menyebalkan."


Leo masih terdiam mendapati seorang wanita cantik berdiri dengan menyuguhkan wajah cemberutnya. " Sampai kapan kamu terus diam seperti patung? cepat bantu aku bawa ini..." Sang wanita pun meletakkan satu koper di depan Leo.


" Dia datang, benar-benar merepotkan." Kesal Leo sembari membawa koper itu masuk.

__ADS_1


" Hey...jangan sembarangan duduk, itu tempat duduk ku." Maki Leo kepada wanita itu.


" Kamu masih saja jahat padaku. Lihat saja nanti..." Ancamnya dengan menjulurkan lidah.


Merasa geram dengan tindakan wanita itu, Leo pun segera menggeser paksa...


" Minggir, gadis kecil."


Wajah cantiknya berubah menjadi masam, ketika di perlakukan seperti itu.


Karena kesal dia pun mengetuk kening Leo dengan keras..." Rasakan itu...."


" Sudah-sudah. Kalian ini selalu saja seperti itu dari dulu, apa kalian tidak bosan?." Maria berusaha melerai mereka. " Dan kamu Leo, tempat duduk masih banyak, kenapa harus berebut sih. Biarkan dia istirahat dulu."


Leo tersenyum tipis, sampai mereka berdua tidak menyadarinya.


" Siapa suruh dia datang kesini, merepotkan saja."


" Siapa bilang aku merepotkan? maaf ya, sekarang aku sudah bisa menjaga diri." Cetusnya dengan bermanja di lengan Maria.

__ADS_1


" Tidak mungkin. Lihat saja nanti, pasti kamu akan segera merepotkan aku. Dasar gadis ceroboh."


__ADS_2