
Saat malam mulai gelap...
tasya kebingungan dengan sang anak yang terus menerus menangis..
"Sayang diam nak...mami di sini"
anamun sang anak masih saja menangis
tasya merasa sedih melihat sang anak menangis tanpa sebab...
Tok tok...
rikardo yang mendengar tangisan revaldi
dia khawatir dengan keadaan sang anak
Tak lama kemudian tasya membuka pintu kamarnya..
"Mengapa reval nangis terus sya...apa dia demam??"rikardo menyentuh kening reval namun suhunya biasa saja tidak ada tanda tanda kalau dia demam
"Aku tidak tau mas, sedari tadi pagi dia hanya menangis terus"jelas tasya
"Kalau begitu biar reval bersama ku ...kamu istirahat dulu" rikardo pun menggendong sang anak
"Bagaimana kalau mas nanti kelelahan...besok mas harus ke kafe kan??"
"Tidak ada yang lebih penting dari pada kalian" rikardo memandang wajah tasya dengan penuh kasih sayang yang tulus
"Tidurlah....kamu sudah kelelahan mengurus rumah dan juga anak kita" rikardo mengusap kepala tasya...
__ADS_1
Tasya hanya tersenyum dia pun merebahkan dirinya, entah berapa lama tasya tertidur....
Rikardo yang masih menggendong sang anak, dia melirik tasya yang tengah tertidur pulas
rikardo merasa sangat beruntung bisa menjadi bagian dari kehidupan tasya...
Rikardo pun menidurkan sang anak dia berjalan mendekat pada tasya
dia memandangi tubuh tasya dengan menelan ludah...
"Salahkah jika aku menginginkan kamu malam ini sya"rikardo mendekat dan memeluk tubuh tasya
Seketika tasya terkejut mendapati rikardo yang memeluk dirinya seolah dia ingin menerkam mangsanya...
"Mas....!!"
!amun rikardo merasa aneh karna tasya tak menolak dengan apa yang dirinya lakukan
"Sya...bolehkah??"
Tasya memandang rikardo dan mengangguk menandakan dia ok.
Mata riko berbinar seketika dia mendapat lampu hijau dari tasya
Rikardo melepas pakaian tasya satu persatu
mereka pun melakukan nya..
"Aku mencintai kamu sya" rikardo mencium kening tasya dengan kembali menggagahi tasya
__ADS_1
Namun di hati tasya ada sedikit rasa sakit dia kembali mengingat bagaimana dia di perlakukan oleh riko saat itu
Tak lama kemudian mereka pun terkapar lemas dan terlelap di ranjang yang sama...
Ini pertama kalinya bagi rikardo menyentuh tubuh tasya
Pagi pun menjelang...
"pagi sayang ku" rikardo menatap wajah tasya yang baru saja membuka matanya
"Pagi mas...sejak kapan kamu bangun??" tasya tercengang saat mendapati rikardo yang sudah rapih dengan menggendong sang
anak yang sudah dia mandikan...
"Reval juga sudah mandi...mas yang memandikan dia"
"Iya ...dia juga sudah aku kasih susu formula, habis aku tak tega membangunkan kamu"rikardo tersenyum tipis dengan memandang tubuh tasya
"Dasar mesum...jauh jauh sana!!" tasya sadar bahwa mata rikardo tertuju pada tubuhnya yang hanya di tutupi dengan selimut....
"Mau lagi sayang" bisik rikardo di telinga tasya
"Jangan menggoda ku mas, aku mandi dulu" tasya pun bangkit dari tidurnya dengan tubuh yang di balut selimut
Rikardo terkekeh melihat tasya yang masih saja malu malu di hadapan nya
padahal dia sudah tahu setiap inci dari tubuh tasya.
"Sayang nya ayah.....bantu ayah mendapatkan hati mami ya nak, ayah sangat mencintai mami kamu dan juga kamu nak...ayah berjanji akan selalu menjadi pelindung bagi kalian, dan apa pun yang terjadi, ayah akan selalu manjadi ayah kamu nak" rikardo mengusap kepala sang anak ..
__ADS_1