HASRAT

HASRAT
ep 39


__ADS_3

Kecemburuan Tasya.....


Malam itu rikardo ijin lembur kepada tasya karna dia di sibukkan dengan kafe yang omset nya lumayan melambung...


dia berjalan ke luar sekedar menghirup udara segar dan melepas penat.


namun saat rikardo hendak berjalan ke luar kafe, langkahnya terhenti dia melihat sesosok gadis yang tak asing baginya...


Dia mendekat


"Vany...!!!"rikardo tak menyangka dia bisa bertemu vany di kafe nya sendiri


"Rikardo...ya ampun aku kangen banget sama kamu"vany berdiri dan memeluk rikardo dengan girang...


"Kamu kok bisa disini van, kamu tidak melanjutkan kuliah??"rikardo menatap nya dengan senyuman yang manis


"Aku kuliah disini, oh iya aku denger dari teman teman, kamu pindah sekolah ya??"


vany menatap wajah rikardo dengan penuh tanda tanya...


"Emmmm...aku putus sekolah dan memilih membangun usaha seperti sekarang ini " jelas rikardo


"Kaya anak orang miskin aja kamu...hehe"vany terkikik dan menyenderkan kepalanya di bahu rikardo..


Rikardo hatinya mulai goyah saat dia bertemu dengan mantan terindah nya


vany adalah gadis yang membuat hari hari rikardo bersemangat dan dulu vany juga yang mengajarinya tentang seni melukis dan banyak hal...


di bilang masih cinta sih tidak

__ADS_1


di bilang benci juga tidak


Mereka membahas banyak dan berbincang bincang hingga rikardo lupa waktu pulang..


mereka tertawa bersama makan bersama dan sesekali membahas masa lalu mereka...


"Udah malam kamu aku antar pulang ya?" rikardo berjalan dengan vany yang menggandeng lengan rikardo dengan senyuman vany yang terus menerus dia berikan kepada rikardo....


dan tak lama mereka sampai di rumah vany


"Mampir dulu yuk??"ajak vany dengan menggenggam tangan rikardo


"Maaf ini sudah malam tidak selayaknya malam begini aku bertamu ke rumah kamu...aku pulang saja ya"


"Ya sudah...tapi kapan kapan main kerumah ku ya....aku tunggu"vany berlari menuju pintu rumahnya


Rikardo tersenyum dan hanya mengacungkan jempol


"Aku pulang" rikardo membuka pintu namun dia tak mendapati tasya, biasanya tasya selalu menyambutnya


Rikardo melihat ke arah jam


"Ya ampun sudah jam 12 malam, pasti mereka sudah tidur"


rikardo menuju kamar tasya dan mendapati mereka tertidur pulas


Rikardo pun membersihkan diri dan merebahkan dirinya di samping sang anak..


Drtt drtt...

__ADS_1


Ponsel rikardo bergetar, dia tersenyum saat melihat navy mengirimkan pesan kepadanya


mereka bertukar nomer sewaktu di kafe tadi...


Tasya...


dia membuka mata perlahan dan melirik rikarso yang asik bermain ponsel dan senyum senyum sendiri


Ada rasa curiga di hati tasya karna tak biasanya rikardo pulang selarut ini dan dia juga tak pernah melihat rikardo yang bermain ponsel sampai seperti itu...


Tasya terbangun dan duduk


"Mas sudah pulang...sejak kapan??"tanya tasya dia berpura pura


"Baru saja...."


Tasya menatap rikardo dia yang masih asik dengan ponselnya hingga dia tak memandang wajah tasya...


"Mas sudah makan??" tasya mencoba berpikir positif


"Sudah..."


Tasya bertambah yakin bahwa ada sesuatu yang rikardo sembunyikan dari dirinya...


tasya pun merebahkan diri dan membelakangi rikardo


tasya merasa sesak saat mendapati rikardo yang biasanya manis dan romantis berubah menjadi cuek dan acuh kepada dirinya...


Rikardo tertawa lirih membuat hati tasya bertambah sakit

__ADS_1


tasya merasa rikardo seperti remaja yang sedang kasmaran sehingga tasya memejamkan mata dan menahan rasa curiga dan sakit pada hatinya...


__ADS_2