HASRAT

HASRAT
SEASON 2 ep 98


__ADS_3

Akhir kisah cinta Risa**....


Risa mendapat kabar dari asisten pribadi Revaldi, bahwa dia di minta untuk datang ke cafe langganan mereka berdua.


"Kenapa Revaldi lama sekali? bahkan dia tak dapat ku hubungi selama dua hari, apa dia marah kepadaku karna waktu itu aku minta turun di tengah jalan?." Risa menepuk kening, dia sangat kecewa dengan apa yang sudah dirinya perbuat sendiri.


"Sudah lama?"


Suara itu terdengar sangat merdu.


Risa pun tersenyum dan berbalik badan...


"Revaldi, sayang aku kangen kamu..." manja Risa dengan menggandeng lengan Revaldi.


"Maaf...!" Revaldi melepaskan tangan Risa.


"Kamu kenapa sih? masih marah padaku?" Risa menatap wajah Revaldi.


"Mari kita putus..." cetus Revaldi dengan lantang.


"Apa? putus kamu bilang, jangan bergurau seperti itu, tidak lucu tau..." Jawab Risa.

__ADS_1


"Aku tidak menganggap ini sebagai lelucon. Risa dengarkan aku, kita dulu memang saling mencintai. tapi sekarang aku sadar bahwa cinta ku telah berpindah ke lain hati, dan itu adalah Criztine, istriku!." jelas Revaldi.


Mendengar semua penjelasan Revaldi, membuat Risa merasa sangat terpukul dan kecewa..


"Kamu memilih dia ketimbang aku? aku sudah mengalah dengan kondisi kita saat lalu, dan sekarang saat aku ingin kita berjuang bersama, kamu malah mencintai wanita lain...kamu jahat Re, jahat." Risa memukul Tubuh Revaldi.


"Hubungan ini sudah semestinya kita akhiri. aku sudah bukan lelaki yang teropsesi dengan cinta masa lalu, aku tidak memilih kamu bukan karna kamu tidak pantas untuk ku. hanya saja tuhan tidak menakdirkan kita untuk bersama! Risa, aku mohon jangan menangis untuk ku, aku tidak pantas menerima mutiara yang keluar dari matamu...aku hanya seorang lelaki pendosa , yang mampu mendua di depan istri ku sendiri. tolong carilah kebahagiaan mu, masih banyak lelaki yang lebih dari diriku di luar sana. aku yakin kamu akan bahagia bersama yang kain..... " jelas Revaldi dengan menggenggam tangan Risa.


"Kamu keterlaluan...."Bentak Risa .


"Aku pantas kamu salahkan. aku harap kamu bisa menerima semua keputusan dari ku ini Ris....selamat tinggal." Revaldi bergegas pergi dari tempat tersebut.


Risa merasa dirinya di hina dengan sangat keji. kelembutan di hatinya kini berubah menjadi amarah yang sangat berkobar...


Risa pun pergi dari Cafe tersebut.


Revaldi...


Kini hatinya merasa sangat lega.


Dia mampu melepaskan diri dari belenggu cinta masa lalu...

__ADS_1


"Maaf jika aku sangat menyakiti hati dan perasaan mu. tapi aku sudah yakin dengan pilihan ku..." gumam Revaldi.


Tak berapa lama dia melihat ponsel.


"Astaga aku lupa, aku harus segera kembali ke rumah..." Revaldi kembali ke rumah Criztine.


"Sayang...." panggil Revaldi dari luar.


"Iya mas..." Criztine keluar dengan di ikuti sang ayah yang baru saja tiba dari luar kota.


"Ayah..." Revaldi memberi salam pada sang ayah mertua.


"Ayah sudah mendengar semuanya dari Criztine, apa kamu yakin dengan memilih anak saya untuk mendampingi kamu seumur hidup?" Tanya ayah Cristine dengan tatapan tajam.


"Saya bersedia menghabiskan sisa hidup saya bersama putri anda ayah. apakah anda bersedia untuk menerima saya kembali sebagai menantu?" ucap Revaldi dengan penuh harap.


"Ayah menerima kamu nak. tapi tolong jangan sakiti putri ayah lagi, dia wanita yang baik. jadi jangan sia-siakan cintanya nak..." jelas sang mertua dengan menepuk pundak Revaldi.


"Saya akan mengingat semua kata-kata anda ayah. kalau begitu bolehkah saya membawa Criztine kembali ke rumah...?"


Ayah Criztine hanya mengangguk dan melebarkan senyum .

__ADS_1


Revaldi merasa sangat bahagia, kini dirinya berjanji tidak akan menyakiti hati sang istri lagi...


Mereka pun berkemas dan melaju ke rumah Revaldi.


__ADS_2