HASRAT

HASRAT
SEASON 2 ep 78


__ADS_3

Revaldi merasa sangat lapar, dia pun turun dan menuju meja makan.


dimana semua orang masih berkumpul disana


"Mas Revaldi..." Criz berdiri dan menyiapkan makanan di hadapan suaminya.


Revaldi melihat semua makanan dimeja yang terlihat berbeda dari biasanya


"Siapa yang masak ini semua...??" cetus Revaldi


"Aku yang memasaknya mas, kamu cobain ya..." Criz tersenyum manis


"Bibi...." teriak Revaldi


tak berapa lama datanglah seorang kepala koki andalan Revaldi


"Maaf tuan muda, ada yang bisa saya bantu...?" ucap sang koki


"Buatkan makan malam untuk ku, saat ini aku ingin makan yang sedikit berbeda dari biasanya...." jelas Revaldi


Sang koki pun mengangguk dan kembali ke dapur untuk menyiapkan makanan yang Revaldi minta.


"Keterlaluan kamu Revaldi! istrimu sudah masak untuk kamu dan kamu tidak mau memakannya...." maki Opa Hendardi


"Maaf Opa saya terbiasa makan dari masakan koki andalan saya, jadi saya pikir masakan yang paling enak, ya hanya masakan dia...."cetus Revaldi

__ADS_1


"Jika mas tidak ingin memakannya tidak apa-apa Opa, nanti saya akan belajar resep dari koki ..." Criz merasa sedih dia hanya mampu menundukkan kepala.


Criztine yang merasa sakit atas perlakuan sang suami, dia berlari ke kamarnya dengan air mata yang membasahi pipinya.


"Sebenci itukah kamu kepada ku mas! tidakkah kamu menghargai diriku sedikit saja..." Criz menangis sesenggukan


Disisi lain Revaldi masih duduk di ruang makan dengan Opa dan Omanya.


"Jangan bersikap seperti itu nak, bagaimanapun dia itu istri mu jangan buat dia sedih...!!" Oma winda mencoba memberi nasihat pada cucu kesayangannya


"Aku sudah bilang dari awal!!....bahwa aku tidak menyukai perjodohan gila ini, tapi kalian memaksa ku dengan ancaman kalian pernahkah kalian mengerti bagaimana perasaan ku sedikit saja. aku sudah punya wanita yang aku cintai dan aku hanya ingin dia yang menjadi istri ku, tapi kalian selalu memaksakan apapun yang kalian mau...aku juga punya pilihan sendiri...!!" Jelas Revaldi dengan meluapkan rasa yang selama ini dia pendam


"Semua ini demi kebaikan kamu, Criztine adalah gadis yang baik dan pandai dalam segala hal, dia juga lembut dan penyabar. kurang apa dia di mata kamu??" ucap Opa Hendardi


"Baik bagi Opa belum tentu baik untuk diriku! seperti apapun sifat dia jika aku tidak mencintai dia, maka kalian tidak akan bisa memaksaku untuk mencintai dia..." cetus Revaldi


"Sudah sayang kendalikan emosi kamu...." ucap Oma winda pada suaminya


"Aku tak menyangka kamu yang dulunya baik dan lembut sekarang menjadi angkuh dan keras kepala seperti ini..." Maki Hendardi


"Semua perubahan diriku itu di sebabkan oleh kalian sendiri..." sambung Revaldi


"Sudah Revaldi jangan buat Opa kamu marah..." ucap Oma Winda


Revaldi hanya duduk terdiam dengan menatap kepergian Opa dan Omanya.

__ADS_1


"Taukah kalian betapa tersiksanya aku selama ini?? aku selalu menuruti semua kemauan kalian dan aku harus mengesampingkan keinginanku sendiri demi membuat kalian bahagia..." gumam Revaldi


Tak lama datanglah sang koki dengan membawa makanan yang Revaldi minta


dia pun langsung memakannya.


Setelah selesai makan dia menuju kamar...


Revaldi melihat sang istri yang duduk dan menangis di tepi ranjang.


Revaldi tak perduli dengan Criz yang sedang menatap dirinya


dia pun duduk di atas ranjang dengan memainkan ponselnya.


"Mas...."Lirih Criz


Revaldi menatap mata Criz yang berderai air mata.


"Kenapa..." cetus Revaldi


"Aku mohon jangan perlihatkan kebencian kamu padaku di hadapan mereka lagi, aku tidak mau mereka memarahi kamu..." jelas Criztine


"Untuk apa berpura-pura baik di depan mereka, toh aku tidak akan pernah menyukai wanita seperti dirimu! karna di hatiku hanya ada RISA seorang, jadi jangan bermimpi untuk mendapat simpati dan cinta dari aku..." jelas Revaldi dengan tatapan tajamnya


"Aku sadar mas, aku tidak pantas untuk di cintai kamu ataupun mendapat simpati dari kamu...tapi aku hanya minta jangan sakiti hati Opa Hendardi dan Oma Winda. karna 3 hari lagi mereka akan kembali ke EROPA, jadi aku mohon kita pura-pura baik di hadapan mereka untuk beberapa hari saja.." jelas Criz

__ADS_1


"Baiklah...demi mereka aku akan menuruti kemauan kamu..." cetus Revaldi


__ADS_2