
Sore itu saat rikardo pulang dari kafe dia nampak lesu dan kurang bersemangat...
"Aku pulang" rikardo masuk ke dalam rumah dan menghempaskan tubuh nya di sofa ruang tamu...
"Sudah pulang mas??"tanya tasya dengan membawakan secangkir teh
"Iya...capek sekali rasanya, hari ini banyak karyawan yang libur jadi mau tak mau aku turun tangan sendiri" jelas rikardo dengan meraih secangkir teh dan memimun nya....
"Aku pijitin yah???" tasya hendak memijat bahu rikardo namun rikardo meraih tangan nya dan membuat tasya duduk di pangkuan nya...
"Biarkan seperti ini sebentar saja" rikardo memeluk tubuh Tasya.
Tasya hanya terdiam dia merasa saat ini rikardo butuh kenyamanan
"Reval dimana ??"
"lagi bobok seharian dia rewel terus!!"tasya merapihkan rambut rikardo yang yang acak acakkan...
"Mas mandi dulu biar aku siapin makan"tasya hendak berdiri namun rikardo terus memeluk nya dengan erat
"Cium dulu boleh??"rikardo tersenyum dengan menatap wajah tasya yang memerah karna malu.
"Hahaha...kamu lucu sya kalau malu" Rikardo tertawa geli melihat tasya yang salah tingkah.
"Apaan sih...cepet mandi, bau tau"tasya menutupi hidungnya.
"Baik lah sayang aku akan mandi, apakah kamu ingin mandi bersama ku"rikardo terus menerus menggoda tasya...
__ADS_1
"Tidak mau...enak saja"cetus tasya dengan memalingkan wajah.
"Jika tidak mau mandi bersama ku, mengapa kamu masih duduk di pangkuan ku"
Seketika tasya bangkit dengan wajah yang memerah dia tersenyum manis
"Yerus saja menggoda ku"kesal tasya dan dia pun memalingkan wajah nya...
Rikardo tersenyum dan mendekat dia memeluk tasya dari belakang.
Rasa lelah yang tadi dia rasakan sirna begitu saja selelah dia melihat senyuman tasya...
"Aku mandi ya...jangan lupa, siapkan baju sekalian" rikardo pun pergi mandi
"Dasar" gerutu tasya dalam hati
dia pun masuk ke dalam kamar rikardo yang berada di sebelah kamar tasya, mereka masih tidur di tempat yang terpisah ...
tasya meraih bingkai dimana di dalam nya terdapat tasya yang terlelap dengan sang anak di sampingnya dan rikardo mengabadikan moment saat tasya melahirkan
"Sebegitu besarnya cinta kamu terhadap kami...aku akan belajar mencintai kamu mas" tasya pun berjalan ke arah lemari dia mengambil beberapa helai pakaian yang akan rikardo kenakan...
"Sudah aku siapkan semua...aku ke kamar dulu reval menangis"teriak tasya dari luar
"Iya sayang"
Tak lama kemudian rikardo pun keluar dari kamarnya dan mendapati tasya tengah menggendong sang buah hati...
__ADS_1
Rikardo mendekati mereka dengan senyuman di bibirnya.
"Sini biar ayah yang gendong...kasian mami kelelahan " rikardo pun mengambil alih tubuh sang anak
Tasya tersenyum, baginya rikardo adalah segala galanya, yang mampu memahami dan mengerti dirinya...
"Biar aku saja...mas makan dulu, bukan kah tadi mas bilang kalau mas lelah??"
"Rasa lelah ku hilang seketika saat aku melihat jagoan ku" rikardo menciumi pipi sang buah hati
"Mak nanti jika kamu besar jangan seperti mami mu ya...dia galak sekali" rikardo kembali menggoda tasya
Tasya menonyor bahu rikardo
dan mereka bersendau gurau
dan ada perasaan lain yang tasya rasakan
Mungkinkah cinta...???
Dengan melupakan masa lalu dan mencoba mencari jalan yang baru untuk menuju sebuah kebahagiaan....
masa lalu bukan untuk di benci
namun jadikan masa lalu
sebagai jalan yang di mana kita bisa berjalan tanpa harus menoleh kebelakang ...
__ADS_1
mungkin dengan kesakitan kita akan mendapat kebahagiaan ...
Jalani dan nikmati semua itu ada jalannya sendiri sendiri😘😘