HASRAT

HASRAT
SEASON 2 ep 113


__ADS_3

Setelah emosi Revaldi sedikit berkurang, dia pun memutuskan untuk pulang.


Revaldi membuka pintu rumah. rumah pun nampak sepi karna semua orang sudah tertidur begitu pula dengan Criztine....


saat Revaldi membuka pintu kamar, dia melihat sang istri yang tengah tertidur pulas dengan memeluk guling...


"Karena semua kesalahan ku, kamu jadi harus menanggung semua ini sayang. maafkan aku yang tidak bisa melihat mana yang benar dan mana yang salah... kamu adalah wanita yang tangguh. maaf atas semua perlakuan ku yang membuat kamu menderita selama ini. dan kamu harus mengalah demi sahabat kamu yang telah mempermaikan kita....mulai saat ini kamu adalah prioritas ku, dan kamu adalah dunia ku..." Revaldi menyibakkan rambut Criztine.


Revaldi bergegas membersihkan diri.


Setelah usai, dia pun merebahkan diri di samping Criztine dengan memeluk tubuh sang istri...


criztine yang tertidur pulas, dia pun tidak menyadari kehadiran Revaldi.


Saat pagi menjelang Criztine terkejut dengan keberadaan sang suami di dekatnya...

__ADS_1


"Mas, sejak kapan kamu berada disini? bukankah kamu bilang ingin menemani Risa? apa dia baik-baik saja?." Ucap Criztine


"Sayang ternyata kita di bohongi oleh mereka. dan taukah kamu jika selama ini Risa tidak mengalami amnesia, semua itu hanya akal-akalan Risa dan juga Leo untuk menghancurkan rumah tangga kita..." jelas Revaldi.


"Jadi selama ini kita di permainkan oleh mereka? aku tidak menyangka jika Leo yang aku kenal dulu menjadi sesosok lelaki yang keji dan tidak amanah seperti itu, bahkan dia rela mencoreng nama baiknya sendiri sebagai seorang Dokter." Criztine merasa kecewa dengan apa yang telah di perbuat Leo.


"Maafkan aku sayang..." lirih Revaldi dengan menatap mata Criztine.


"Kenapa kamu yang harus meminta maaf padaku mas? kamu tidak bersalah dalam hal ini." Criztine sedikit kebingungan dengan perkataan Revaldi.


"Semua ini memang bukan salah ku, tapi semua ini terjadi karna masa lalu ku. aku minta maaf sayang, jika saja dia tidak datang maka kita akan baik-baik saja..." revaldi memeluk erat tubuh Criztine.


"Kamu tidak berangkat ke kantor mas? ini sudah siang lho.." ucap Criztine.


Seketika Revaldi melepaskan pelukannya pada Criztine, dia pun mencari ponselnya dan betapa terkejutnya dia saat melihat layar ponselnya yang di penuhi pesan singkat dan puluhan panggilan dari sang asisten...

__ADS_1


"Astaga sayang kenapa kamu tidak membangunkan aku? hari di kantor kedatangan tamu dari luar negri. sayang bantu aku siapkan baju dan tolong ambilkan Dokumen yang berada di ruang baca..." Revaldi pun berlari ke kamar mandi.


Criztine tersenyum dan menggeleng kepala.


Dia pun menyiapkan semua yang telah di minta sang suami.


tak lama Revaldi keluar dan mengenakan baju yang telah Criztine siapkan untuk dirinya...


"Sini biar aku bantu pakaikan dasi..." Criztine pun membantu Revaldi untuk memakai dasi.


"Terima kasih sayang ku, aku berangkat dulu...emuah" Revaldi mencium pipi Criztine.


"Kamu hati-hati ya mas, jangan lupa untuk sarapan..." ucap Criztine.


"Siap sayang ku. love you..." ucap Revaldi dari kejauhan.

__ADS_1


Criztine sangat bahagia memiliki suami seperti Revaldi, meski dia harus banyak berkorban air mata.


namun semua usahanya tidak sia-sia, kini dia mendapatkan cinta dari sang suami....


__ADS_2