
" Kenapa kamu menangis?." Takut jika ada suatu hal yang menyakiti hati Risa, dengan cepat Leo mendekap kekasihnya dengan hangat.
" Maaf jika kamu tidak suka dengan semua ini..."
Risa menangis sesenggukan, tidak menyangka jika dia di perlakukan se-istimewa sekarang ini.
Tidak ada kata-kata yang mampu di loloskan. Hanya air mata yang mewakili perasaannya...
Melihat Risa menangis membuat Leo semakin merasa bersalah.
" Maafkan aku sayang." Leo membelai rambut panjang Risa dengan satu kecupan tanda cinta di keningnya.
" Leo....." Risa mendongak. " Terima kasih telah memberiku sesuatu yang sangat indah. Tidak pernah terbayang sedikit pun dalam hidup ini untuk bisa merasakan hal sebahagia ini dari kamu." Terlampau bahagia membuat air matanya kembali lolos.
Leo tersenyum lega karena pada akhirnya dia mengetahui bahwa air mata itu adalah bahagia bukan sebuah derita...
" Seharusnya aku yang berterima kasih padamu. Aku terlalu bodoh untuk menilai diri kamu sehingga aku termakan kobaran api dari luar. Tapi sekarang aku sudah tidak ingin membahas itu, karena saat ini adalah malam dimana kita harus bahagia bersama di bawah payung langit penuh bunga indah(Bintang-bintang)." ucap Leo dengan senyum manis.
" Risa, bolehkah aku minta satu hal padamu untuk malam ini?." Tatapan penuh keyakinan memperkuat Hasrat dalam dirinya.
" Jika aku mampu memenuhinya, maka akan ku suguhkan semua yang kamu minta." lirih Risa dengan raut wajah merona.
Ia sangat bahagia karena pada akhirnya Leo meminta satu permintaan darinya....
__ADS_1
Astaga, jantung ku hampir lepas dari tempatnya..
Dia sangat menawan dengan keromantisan ini, aku jadi yakin jika aku adalah wanita yang paling bahagia di dunia ini.
Sungguh pria idaman....
Risa melamun membayangkan tentang masa depannya bersama lelaki yang ada di dekatnya itu...
Matanya tidak lepas dari diri Leo.
Bayangan indah menggeliat di otak menyalurkan emosi dalam diri.
Romantisme yang terjalin menjanjikan suatu bahagia yang Risa tunggu selama ini.
Dalam dunia percintaan Risa selama ini, ia kerap kali menjadi wanita pemuja cinta.
Saat Risa masih dalam lamunan, Ia melakukan aksi selanjutnya...
Satu kode rahasia Leo berikan kepada para sahabat yang telah menyiapkan sebuah kejutan besar untuk Risa....
" Pejamkan matamu lalu aku akan membawa kamu pada tempat yang indah."
" Jangan bilang kalau kamu akan membawa ku ke kamar hotel, iya kan? pasti itu yang kamu pikirkan."
__ADS_1
Risa hanya asal berkata tanpa ragu mengucap hal seperti itu.
" Ikutlah bersama ku, jangan kebanyakan menghayal kotor." Satu ketukan di hidung Risa.
" Duduklah..."
" Duduk? apa ini sudah sampai di hotel?."
Leo menggeleng kepala sembari membuka kain yang menutupi kedua mata Risa.
" Oh Tuhan, sungguh indah sekali." Risa melihat sekeliling tempat tersebut, disana ada dua kursi berwarna putih dan satu meja berbentuk hati lengkap dengan hidangan makan malam, di tempat itu juga banyak berhias kelopak bunga mawar serta puluhan lilin cantik membentang di sekitar tempat itu.
Hingga saat ini mereka berada tepat di tengah-tengah puluhan lilin.
Gelapnya taman menambah keindahan malam dimana para lilin menyaksikan kebahagiaan mereka, tanpa terhalang oleh hal lainnya.
" Kamu adalah malaikat cinta yang Tuhan turunkan langsung untuk membuat ku bahagia. Malam ini tidak ada wanita yang mampu menandingi bahagia ku." ucap Risa dengan penuh kebahagiaan.
" Tapi malam ini aku tidak melihat bunga yang indah di taman ini..."
Risa melihat sekeliling. " Bukannya disini banyak bunga yang sedang bermekaran? kenapa kamu bilang seperti itu?." Heran Risa.
" Karena kamu mereka jadi cemburu. Mereka nampak layu melihat kecantikan di wajahmu."
__ADS_1
Kata pujian itu mampu membuat Risa sangat malu.
Binar bahagia menyelimuti mata keduanya.