HASRAT

HASRAT
SEASON 2 EP 178


__ADS_3

Setelah hampir sepuluh menit mereka terdiam di kamar mandi, Dimas segera melempar handuk pada Leo.


" Cepat keringkan badan Lo lalu kita bicara di luar..." Dimas segera keluar dari kamar lalu mencari baju milik Leo dan dia pakai.


" Dim..." Lirih Leo sembari mendekati sahabatnya tersebut.


" Hemmm..."


Jawaban itu keluar dari mulut Dimas yang tersumpal rokok.


Hisapan demi hisapan mulai ia nikmati, rasa kesal pada diri Leo berangsur memudar.


" Gua minta maaf ya? hari ini gua benar-benar hancur." Leo duduk di sofa di depan Dimas.


" Kenapa minta maaf...?."


" Karena gua udah buat kalian jadi ribet sama masalah pribadi gua." jelas Leo dengan menunduk.

__ADS_1


" Seharusnya Lo minta maaf sama diri Lo sendiri." Cetus Dimas lalu kembali menikmati rokok kesukaannya.


" Maksudnya?." Leo nampak kurang paham dengan ucapan Dimas.


" Iya, karena Lo tidak bisa membawa diri Lo kepada hal yang baik." Tatapan kejam Dimas hampir mematikan Leo. " Sekarang katakan padaku, sebenarnya apa yang membuat kamu sampai seperti ini?."


Leo terdiam sekejap, ada perasaan bimbang dalam dirinya.


Bimbang antara harus jujur atau bagaimana...


" Kenapa diam?." Dimas menghembuskan asap rokok hingga menyentuh wajahnya.


" Bisa tidak jika hidup Damai tanpa kegalauan? dulu Lo susah move on dari Criztine, sekarang Lo jadi gila hanya karena gambar yang Lo sendiri belum tau kebenarannya. Ayolah sob, Lo harus belajar dari kesalahan di masa lalu, jangan sampai Risa benar-benar pergi dari hidup Lo. Selidiki dulu semuanya, pikirkan matang-matang, cari dari mana sumber foto itu beredar. Jangan sampai kamu menyesal di kemudian Hari." Jelas Dimas dengan harapan menyadarkan Leo dari benturan kejam sebuah percintaan.


" Tapi itu nyata Dim."


" Darimana Lo tau kalau itu nyata?." Tekanan demi tekanan mulai Dimas lontarkan untuk menguak segala hal yang ada.

__ADS_1


" Entahlah...." wajah Leo sangat murung ketika dia tidak mampu menjawab semua pentanyaan Dimas.


" Lo sadar tidak jika Risa di foto itu dan yang sekarang itu berbeda?."


Leo meraih ponselnya lalu melihat secara detail tiap foto tersebut...


" Sepertinya sedikit berbeda."


"Sekarang gua mau tanya ama Lo, seandainya di foto itu benar adalah Risa, maka hal apa yang akan Lo lakukan?."


" Tentu saja aku akan pergi meninggalkan dia." Ucap Leo dengan santainya.


" Lo itu Bodoh! sekarang gini deh, Risa itu mau menerima cinta Lo dengan tulus. Sedangkan dia tau jika Lo masih cinta sama Criztine, bahkan dia mau belajar untuk melupakan bahwa kamu pernah bahagia dengan wanita lain. Lalu di saat Lo mulai tau masa lalu dia dan dengan mudah Lo bilang pergi? apa Lo tidak malu dengan keegoisan Lo itu? sadar sob masa lalu tidak akan menjadikan seseorang jadi buruk di masa depan! karena baik buruknya pasangan tidak di lihat dari masa lalunya, melainkan dari bagaimana kita merubahnya." Jelas Dimas.


" Gua juga tidak tau harus bagaimana, yang pasti saat ini gua masih kecewa." Jawab Leo.


" Kecewa boleh, tapi jangan sampai Lo korbanin orang yang udah mau nerima Lo apa adanya. Sedangkan dia tau bahwa Lo hanya butuh dirinya untuk mengalihkan rasa sakit hati Lo itu." Semakin Leo menjawab maka semakin geram pula diri Dimas.

__ADS_1


" Please, jangan bodoh dalam menilai sesuatu yang mata Lo sendiri pun belum melihat secara nyata." Dimas beranjak dari tempat duduknya lalu ia menuju balkon kamar hotel tempat Leo bermalam.


__ADS_2