
Riko...
samar-samar dia mendengar tangisan anak nya
dia tak kuasa menahan diri untuk mendekati sang anak..
Dia berjalan ke arah rumah Tasya dan Rikardo
di sana riko mendapati tasya yang menggendong sang buah hati dengan rikardo yang menemani mereka
Serasa hancur berkeping keping hati riko
ingin sekali dia merasakan kedekatan dengan tasya dan juga sang anak...
namun tak lama tasya memberikan sang anak pada rikardo, entah tasya hendak berbuat apa
"Mungkin ini kesempatan ku, untuk bisa mendekati anak ku...semoga saja Rikardo mengijinkan aku bertemu dengan anak ku...." Riko melangkah dengan penuh harap dia pun tersenyum melihat sang anak menangis ingin sekali rasanya dia memeluk sang anak ...
"Bolehkan saya menggendong nya...???"
Rikardo seketika terkejut mendengar suara yang tak asing di telinganya...
dia pun berbalik badan dan betapa terkejutnya dia saat melihat Riko berdiri tegak di belakangnya dengan mengembangkan senyuman.
__ADS_1
"Untuk apa kamu kemari, jangan harap saya membiarkan kamu menyakiti Tasya dan juga Revaldi??" Rikardo pun mengeratkan pelukan nya kepada sang anak
"Aku berjanji tidak akan menyakiti Tasya dan juga ank ku sendiri, aku mohon ijinkan aku menggendong nya...biar aku bisa merasakan indah nya menjadi seorang ayah" Riko memohon dengan hati yang sangat tulus
Rikardo terdiam sejenak
dia tak tau apa yang harus dia lakukan, jika dia tidak mengijinkan Riko bertemu dengan sang anak itu adalah suatu kesalahan
jika dia mengijinkan nya maka dia akan merasa bersalah kepada Tasya, yang menyuruhnya untuk menjaga dia dan anak nya..
namun setelah di pikir-pikir Rikardo tak berhak membentengi sang anak bertemu dengan ayah kandungnya sendiri..
"Baiklah ku beri kamu kesempatan...."rikardo pun menyerahkan sang anak kepada dirinya
"Sayang nya papa, nama kamu revaldi ya nak...uh sayang jangan nangis lagi ya nak, papa disini"
"Rikardo...aku titip anak ku, dan tolong jangan buat tasya sesakit saat dia bersama dengan ku, bahagiakan mereka....." pinta Riko dengan mata yang berkaca kaca
"Tak perlu kau pinta...bukan kah selama ini aku yang menjaga dan melindungi mereka...???" cetus rikardo
mendengar kalimat yang melintas di telinganya
membuat riko sakit dan merasa bahwa dirinya adalah seorang pengecut yang lari dari tanggung jawab...
__ADS_1
"Semua memang kesalahan ku...jika saja aku berani bersikap tegas seperti kamu!!" Riko menundukkan wajah dengan terus menatap wajah sang anak yang sedari tadi menatap wajah sang ayah...
"Kesalahan kamu adalah sebuah kebahagiaan bagiku...meski aku tak dapat memiliki hati tasya namun dengan berada di sisinya saja sudah membuat ku bahagia" jelas rikardo
"Aku memutuskan untuk pergi ke negara X untuk melanjutkan kuliah disana, aku titip mereka..."Riko meneteskan air mata dan mencium kening sang anak...
Rikardo hanya terdiam membisu dia merasa sakit di hatinya
dia membayangkan jika dirinya di posisi riko
yang mana dia harus pergi menjauh dari wanita yang dia sayang dan menjauh dari anak kandung nya sendiri...
Riko memberikan sang anak kepada Rikardo.
"Aku pamit...dan sampaikan permohonan maaf ku kepada tasya" riko kembali mengecup kening sang anak untuk yang terakhir kalinya
Tak lama kemudian riko berjalan menjauh dari rumah mereka
riko menangis melihat sang anak
dia pun masuk kedalam mobil dan bergegas meninggalkan kota tersebut...
dengan berat hati riko pun pergi
__ADS_1
"Papa akan selalu merindukan kamu nak...jaga mama kamu, papa menyayangi kalian berdua"
kepergian riko meninggalkan luka mendalam bagi nya