HASRAT

HASRAT
ep 27


__ADS_3

Hari-hari Tasya mulai berubah


dia merasa nyaman dan bahagia tidak ada lagi yang namanya air mata...


"Sya...kamu di rumah saja, biar aku yang urus kafe"Rikardo melangkah mendekati Tasya yabg sedang duduk dan meminum susu.


"Hmmmm.." singkat Tasya


"Dek kamu liat....mami kamu, minum susu saja masih belepotan" Rikardo mengusap bibir Tasya dengan tisu


Tasya tersenyum dan berdiri dia berjalan dengan membawa secangkir kopi kesukaan Rikardo...


"Makasih...oh iya Sya aku harus pulang ke kota (A) karna ada sedikit urusan disana, sekalian mau ambil barang-barang yang masih tertinggal disana"


"Jadi kamu tidak pulang hari ini..." Tasya manyun dan memalingkan wajah nya


"Hanya 2 hari Sya apa kamu mau ikut?" Rikardo memeluk Tasya dari belakang dan mengusap perut buncitnya


"Ihhhh...lepasin begah tau" Tasya yang masih marah menepis tangan Rikardo


Baru kaki ini Tasya merasa sangat nyaman dan damai namun bagaimanapun hati atasya masih di tempati oleh sosok Riko


"Ya sudah ikut saja yuk??" pinta Rikardo dengan wajah memelasnya


"Aku sepertinya di sini saja, jika aku kembali kesana hanya akan membuka luka lama dan aku belum sanggup" Tasya meneteskan air mata

__ADS_1


"Sudah lah jangan menangis...biarkan yang lalu berlalu dan ingat sebentar lagi kamu akan melahirkan, jadi ingat kata dokter kamu tidak di perbolehkan stres sedikit pun ...kasihan nanti anak kita"


Rikardo mengusap perut Tasya dan mencium nya dengan penuh rasa cinta.


Walau pun anak itu bukan darah dagingnya namun dia memutuskan untuk menganggap nya sebagai anak kandung nya dan bertekat untuk menyayangi anak dalam kandungan Tasya...


bahkan dia berharap untuk bisa secepatnya menikahi tasya secara resmi bukan hanya berpura pura seperti sekarang ini.


namun Rikardo tak akan memaksa Tasya


dia lebih memilih menunggu Tasya membuka pintu hatinya untuk Rikardo...


Meski entah sampai kapan namun Rikardo akan tetap menunggu Tasya...


Tasya yang kembali mengingat masa lalu dimana saat-saat dia bersama dengan Riko


Sakit sih namun Tasya merasa sedikit Rindu pada sikap Riko yang membuat nya sedikit merindukan dirinya...


"Nak sebentar lagi kamu akan melihat indah nya dunia...namun kamu tak bisa melihat papa saat pertama kali kamu membuka mata...maaf kan mama nak" tasya meneteskan air mata


Tasya kembali melanjutkan tugasnya seperti biasa


bersih bersih dan tidur siang saat pekerjaan nya selesai


Rikardo....

__ADS_1


dia pun ke kafe dan berdiskusi dengan siapa dia akan menghadiri acara di kota (A)


Rikardo pun terbang ke kota (A) dengan di temani sang asisten


di sana dia pulang ke rumahnya


ada rasa rindu pada kamar Rikardo


Dia berbaring di atas tempat tidur dan merasakan kerinduan yang mendalam pada kamar nya...


dia tak lupa menghubungi Tasya bahwa dirinya sudah sampai di rumah..


Rikardo membersihkan dirinya dan duduk santai si depan rumah..


namun betapa terkejutnya Rikardo saat mendapati Riko yang lewat di depan rumah nya membuat dia bergegas pergi dan bersembunyi ke dalam rumah...


Rikardo tak rela jika Riko mengambil Tasya dari hidupnya


karna baginya sekarang dunia dia hanya bersama tasya...


Rikardo bernafas lega saat mendapati


Riko yang sudah pergi menjauh dari rumah nya...


dan banyak yang bilang rumah Rikardo sering di pantau oleh lelaki dan menurut dia adalah Riko...

__ADS_1


__ADS_2