
Saat acara masih berlangsung tiba tiba datang lah seorang gadis cantik dan rupawan dengan membawa sekelompok laki laki yang gagah dan tinggi jumlah mereka pun cukup banyak
semua mata tertuju pada vany dan para pengawalnya.....
rikardo terkejut mendapati vany yang datang ke acara pernikahan nya
dia tak menyangka vany akan mengikuti dirinya sampai sejauh ini
"vany...mengapa kamu bisa datang kemari"
vany mendekati rikardo dan juga tasya
dia menatap semua tamu undangan yang masih berada di acara tersebut...
"di sini saya meminta pertanggung jawaban dari saudara rikardo yang telah menghamili saya..."teriak vany dengan lantang
seketika semua orang terdiam mendengar pengakuan yang mengejutkan
"apa maksud kamu....jangan membuat kekacauan di acara pernikahan ku, pergi kamu dari sini!!" rikardo menarik lengan vany
namun semua orang di kejutkan dengan bukti yang membuat mereka terbelalak
vany menayangkan sebuah video scandal mereka dua bulan yang lalu...
tasya menangis dan berlari dari pelaminan
dia tak menyangka di belakang tasya rikardo tega berbuat hal seperti itu...
"tasya tunggu...." rikardo hendak berlari namun di hadang oleh kedua orang tua tasya
plak...
__ADS_1
rikardo di tampar oleh ibunda tasya
"kamu mempermainkan anak saya...kamu tidak sadar bahwa kamu sudah memiliki anak dari tasya, tega sekali kamu berbuat hal serendah ini"
amarah ibu tasya meledak dia tak dapat mengendalikan amarah nya...
"satu lagi...di sini saya juga ingin mengungkap satu kebenaran yang akan membuat kalian semua tau siapa sebenar nya ayah kandung dari anak tasya.....dan kenyataan nya adalah RIKARDO bukan ayah kandung dari anak tasya!!!" vany tersenyum puas bisa mempermalukan tasya sedalam ini
"apa ini...apa maksud semua ini??" orang tua rikardo angkat bicara
pertengkaran pun terjadi di sana
hingga keramaian yang tadinya penuh kebahagiaan berubah menjadi kepedihan.
tasya...
dia menangis di dalam kamar dia meluapkan segala rasa yang berkecamuk di hati nya
tak berselang lama riko masuk dengan menggandeng tangan revaldi
"tasya...kamu harus sabar" riko mencoba menguatkan tasya
"mas....aku benci dia, aku benci"
riko mencoba menenangkan tasya dengan memeluk nya
tasya berontak bahkan dia memukuli riko
"mami...aku takut" revaldi ketakutan melihat kemarahan tasya
"revaldi sayang kamu ikut tante rena dulu ya nak" rena masuk dan menggendong revaldi
__ADS_1
"bang...biar revaldi sama aku dulu, tolong jaga tasya" rena pun pergi dengan membawa revaldi
hik hik hik...
"aku kira dia tulus mencintai ku...tapi semua ini hanya palsu, aku membenci nya " tasya berceloteh panjang lebar dia meluapkan rasa kekecewaan nya terhadap rikardo
"kamu yang tenang...masih ada aku disini, aku akan selalu bersama mu jangan menangis lagi" riko memeluk tasya dan mencium kening nya
tasya menangis di bahu riko dia benar benar merasakan kesakitan yang luar biasa
"tasya aku bisa jelaskan...semua ini salah faham" teriak rikardo dari kejauhan
dirinya hendak menghampiri tasya namun dirinya di tahan oleh keluarga tasya
bahkan rikardo memohon belas kasihan dari keluarga tasya
namun semua itu tak lagi di hiraukan
karna saat ini yang ada dalam hati mereka adalah rasa kecewa yang begitu dalam...
tasya mendengar teriakan rikardo membuat nya mencengkeram lengan riko dengan kuat
riko hanya mampu menahan rasa sakit di lengan nya dia masih dengan erat memeluk tubuh tasya
"TASYA....!!" rikardo kembali berteriak
namun rikardo kembali di usir secara paksa hingga tubuh rikardo tersungkur di lantai
melihat rikardo seperti itu kedua orang tua rikardo hanya terdiam dia merasa sangat malu dengan kelakuan anak nya ...
"pergi kamu dari sini....jangan pernah menginjak kan kaki kamu di rumah saya lagi" ancam ayah tasya
__ADS_1
"ayah saya mohon ijinkan saya menjelaskan semua ini kepada tasya....saya mohon" rikardo bersujud di hadapan ayah tasya
" kamu sebagai lelaki harus bertanggung jawab dengan apa yang telah kamu perbuat...dan lagi kamu bukan ayah kandung dari cucu saya, maka kamu akan terbebas dari semua tanggung jawab ini...pergi lah dan terima kasih sudah mempermalukan keluarga saya" ayah tasya pergi begitu saja tanpa perduli dengan rikardo yang masih berada di sana