
Keluarga vany tak menyangka bahwa kehidupan yang vany miliki hanya sampai disini
mereka sangat sedih
terutama karin dia menangis histeris dan tak henti henti nya menyalahkan tasya..
"kematian kakak di sebabkan oleh wanita pelacur itu...lihat saja aku akan membuat nya menderita!!" karin histeris dengan melontarkan kata kata kasar
riko hanya duduk melihat tangisan keluarga vany
tak lama ayah vany mendekati nya
"nak riko, maafkan anak saya...ampuni kami nak...mohon kembalikan semua seperti semula....saya mohon nak riko!!" ayah vany memohon dengan wajah memelas nya
"tuan maaf yang membuat perusahaan anda di tutup itu bukan karna saya, namun perusahaan anda terlibat korupsi besar besaran....ayah saya memutuskan untuk menutup perusahaan anda, itu semua keputusan dari ayah...jadi jika anda ingin memohon anda salah orang tuan!!"jelas riko
"tapi nak tuan presdir tidak akan mengampuni saya dan keluarga saya...beliau terkenal disiplin dan benci dengan orang orang kotor macam kami...jadi saya mohon bantu kami"
"anda lebih mementingkan perusahaan di banding anak anda yang terbujur kaku di sana tuan??" riko menunjuk jenazah vany
"anak saya juga penting tapi perusahaan juga penting...tolong lah nak, ampuni kami" ayah vany bersujud di kaki riko
"tuan anda urus dulu jenazah anak anda...baru anda bernegosiasi dengan saya, dan sekali lagi saya peringatkan jika karin berani melukai wanita saya, maka saya akan menggilas habis keluarga kalian...!!" riko pun kesal dengan rengekan dari lelaki tua itu
riko pergi tanpa menoleh sedikitpun
__ADS_1
dia benar benar tak tahan melihat tasya yang selalu di jadikan hinaan dan bahan lelucon oleh orang lain
riko pun melibatkan ayah nya untuk melindungi tasya
selama ini keluarga tasya lah yang menjaga dan melindungi riko dan juga rena
kini saat nya membalas kebaikan mereka...
saat riko sampai di parkiran tiba tiba karin menarik lengan nya
"apa apaan kamu...lepaskan!!" maki riko dengan tatapan kebencian
"kamu tega sekali dengan keluarga ku...kenapa!!" karin menangis sejadi nya
"selama ini aku diam tapi asal kamu tau, aku paling tidak suka wanita yang aku cinta menangis ...dan kalian harus menebus tiap tetes air mata yang keluar dari mata tasya..!!"cetus riko
plak...
karin menampar riko dengan keras
"kamu tau betapa aku mencintai kamu...kenapa kamu tidak pernah mau melihat ketulusan ku ...kenapa??"
"karna tasya mempunyai semua yang tidak kamu miliki...dan lagi sifat kamu yang membuat ku semakin membenci mu" riko geram dengan tingkah karin
karin semakin emosi mendengar pujian yang riko lontarkan terhadap tasya
__ADS_1
dia tak kuasa menahan air mata
"ubah lah sifat buruk kamu...maka kamu akan menemukan kebahagiaan yang kamu cari" jelas riko
"tapi aku hanya ingin bersama mu...apa masih tersisa sedikit harapan untuk ku???" karin meraih tangan riko dan memohon
riko menggelengkan kepala
dia tak menyangka di saat berduka seperti ini
masih sempat sempat nya karin membahas masalah perasaan
"maaf karin kesalahan ku yang dulu tidak akan ku ulang lagi...aku memang bersalah telah mempermainkan perasaan kamu, tapi aku sadar semakin aku membohongi perasaan ku maka semakin aku menyakiti perasaan kamu....mungkin bahagia mu bukan bersama ku, karna hati ku tidak pernah melihat dirimu!!" riko menepuk pundak karin
"baiklah aku akan mencoba menerima semua ini...aku juga minta maaf atas semua yang telah aku lakukan!!?" karin tertunduk
"kamu salah orang karin...jika kamu ingin meminta maaf, maka pergilah temui tasya dia lah yang paling kamu sakiti selama ini"
karin mengangguk
"baik aku akan meminta maaf pada nya setelah pemakaman kak vany...aku pergi dulu"
karin pergi menjauh dari riko
sesekali dia menoleh kebelakang dan tersenyum kepada riko
__ADS_1
riko sedikit tenang melihat karin yang sudah menyadari kesalahan yang telah dia perbuat.