HASRAT

HASRAT
SEASON 2 EP 104


__ADS_3

Tak berapa lama Criztine mengantarkan April pulang ke rumah orang tuanya.


dia pun tak mau berlama-lama dan dia langsung berpamitan kepada ibu mertua..


Criztine pun kembali ke rumah Revaldi.


dia masih belum bisa menghilangkan semua yang Revaldi lakukan bersama dengan Mantan kekasihnya.


sesampainya di rumah, criztine membuka pintu dan betapa terkejutnya dia saat melihat suaminya berdiri tegap di hadapannya.


"Dari mana kamu?" bentak Revaldi dengan mencengkeram lengan Criztine dengan sangat erat.


Criztine hanya diam dan mengacuhkan semua yang Revaldi katakan, dia pun melepaskan tangan Revaldi dari lengannya..


"Criztine..." bentak Revaldi.


Criztine terus berjalan tanpa perduli dengan kemarahan suaminya, karna di banding dengan murkanya Revaldi maka dia lah orang yang seharusnya marah kepada kelakuan Revaldi. namun dia punya cara sendiri untuk menghukum suaminya yang telah menyakiti hati dan perasaannya.


Revaldi yang terbakar emosi dengan mengepalkan tangan dia berlari dan menarik tubuh Criztine...

__ADS_1


"Jelaskan semua ini..." bentak Revaldi dengan menyodorkan foto-foto Criztine saat bersama Leo di taman.


Criztine tercengang dengan semua foto itu, dia tak menyangka bahwa ada orang yang telah mengintai dirinya.


"Lalu kenapa jika aku pergi bersama dengannya?" cetus Criztine dengan nada tinggi.


Plak..


"Berani sekali kamu meninggikan suara di depan ku, kamu harus tau statusmu disini..."Maki Revaldi.


"Itu perbedaan kamu dengan dia, selama hampir 4 Tahun aku bersama dengan Leo, dia tak pernah bermain kasar terhadap ku. dan kamu telah menyakiti aku dari segi fisik dan juga batin, aku yang seharusnya marah karna kamu diam-diam bertemu dengan kekasih kamu itu...maaf mataku tidak buta dan aku melihat kalian berdua.." jelas Criztine dengan menangis sesenggukan.


Revaldi mematung, dia tak menyangka jika Criztine telah melihat dia bersama dengan Risa...


"Ternyata dia melihat ku bersama dengan Risa, dia pasti salah paham..." Revaldi mengeluarkan ponselnya dan menghubungi jimmy.


"Jim selidiki hubungan antara istri ku dan Leo, aku curiga ada hal yang belum aku ketahui selama ini. cari tau secepatnya..." cetus Revaldi.


Belum sempat jimmy menjawab Revaldi sudah lebih dulu mematikan ponselnya.

__ADS_1


Revaldi pun melangkah ke arah pintu kamar, dia tau bahwa saat ini hati istrinya tengah sakit dengan kesalah pahaman di antara mereka.


"Sayang, buka pintunya aku minta maaf, aku akan jelaskan kebenarannya tentang pertemuan aku dan Risa yang tidak kami sengaja...sayang buka pintunya."


Revaldi terus mengetuk pintu dan berusaha menjelaskan kepada istrinya, namun Criztine tak menghiraukan semua yang Revaldi jelaskan padanya


dia tak ingin tertipu lagi dengan semua kata-kata manisnya yang hanya membuat hati Criztine semakin sakit...


"Criz, buka pintunya..aku mohon maafkan aku, aku tidak ada hubungan apa-apa lagi dengan dia...sayang mari kita bicarakan dengan baik-baik.." ucap Revaldi dengan berusaha membuka pintu kamar.


Criztine menangis di atas ranjang.


Kini dirinya sudah tidak percaya lagi dengan Revaldi, dia hanya takut jika dirinya tak dapat menahan rasa sakit di dalam hatinya dengan semua kenyataan bahwa suaminya masih mencintai wanita lain...


"Kamu jahat mas, kamu sudah berkali-kali menyakiti aku, dan aku selalu memberi maaf padamu. tapi kali ini kamu terlalu dalam mempermainkan perasaan ku mas, aku benar-benar merasa bodoh telah percaya dengan rayuan mu.." gumam Criztine.


Criztine menutupi telinganya dengan menggunakan bantal agar dia tak dapat mendengar suara Revaldi.


tanpa disadari dirinya tertidur pulas...

__ADS_1


__ADS_2