
Usai membaca pesan dari Rikardo, Riko pun kebingungan harus berbuat apa. karna dia tak tau amanah itu bisa di terima oleh Tasya atau tidak
baginya permintaan Rikardo adlah hal yang sangat membuat dia bahagia, namun dia juga sedikit sedih karna dia sadar cinta Rikardo begitu tulus dan suci untuk Tasya...
"Melihat semua pengorbanan mu, aku baru sadar jika cinta mu lebih besar dari cinta ku...bahkan sebelum kamu tutup usia, kamu sudah mempersiapkan ini semua untuk kami. dengan semua yang kamu lakukan ini malah akan semakin membuat ku merasa bersalah dengan apa yang aku lakukan pada istri mu, tapi semua pesan mu ini akan aku bicarakan pada Tasya dan jika tuhan merestui kami untuk bersama maka kami akan segera bersama seperti permintaan mu Rikardo..." lirih Riko dalam hati.
"Papa bisakah kita bicara di luar sebentar...?" ucap Revaldi.
Mereka pun menuju taman di samping rumah.
"Ada hal apa nak? sepertinya kamu begitu sedih...." ucap Riko.
__ADS_1
"Pa, tadi saat aku membaca surat dari ayah, dia meminta ku untuk menjadi saksi pernikahan papa dan juga mami. apakah papa siap dengan ini? " ucap Revaldi dengan menatap tajam mata Riko.
"Papa juga terkejut dengan isi surat dari Ayah mu yang menyuruh papa untuk menikahi mami kamu, tapi papa tidak bisa menjamin persetujuan dari mami kamu nak, karna dia sangat kehilangan Ayah mu dan mungkin mami sudah tidak mencintai papa lagi..." lirih Riko dengan menundukkan kepala.
"Tapi aku masih melihat cinta di mata mami untuk papa, bahkan ayah menitipkan ini untuk papa..." Revaldi memberikan sebuah cincin pada Riko.
"Bukankah ini cincin....." Riko menerima dan terdiam sejenak.
"Iya. itu cincin pernikahan Ayah dan mami, ayah meminta ku untuk memberikan ini pada papa, dan aku merestui kalian...." Revaldi sedikit sesak dengan apa yang dia katakan
meski Rikardo bukan ayah kandung nya, tapi dia sangat menyayangi dan menghormati Rikardo melebihi semua orang...
__ADS_1
"Jika begitu adanya, Papa akan mencoba bicara pada mami kamu. apa pun jawaban mami tolong jangan paksa mami untuk menikah dengan papa, karna papa sadar jika papa tidak bisa seperti ayah kamu. papa hanya bisa memberikan mami cinta tapi papa banyak membuat penderitaan bagi mami kamu, Ayah mu lah yang selama ini mencintai mami dengan sepenuh jiwa dan raga,bahkan rela berkorban segala hal untuk kalian....papa sangat berterima kasih pada Ayah mu yang sudah melindungi kalian." ucap Riko dengan meneteskan air mata.
"Tak usah menangisi apa yang sudah terjadi. semua yang sudah berlalu biarlah menjadi perjalanan waktu untuk menuju masa sekarang yang lebih indah. mari kita bersama-sama membangun sebuah keluarga yang di inginkan oleh Ayah Rikardo..." Revaldi memeluk Riko.
"Terima kasih nak kamu telah menjadi seorang yang bijaksana seperti Ayah mu, papa bangga dengan kamu nak...." bisik Riko
"Pa mari kita bicara dengan mami, bagaimana pun semua ini butuh persetujuan dari mami." ucap Revaldi.
"Nanti malam kita ke rumah mami..." ucap Riko dengan bergegas dari duduk nya.
"Baiklah, kalau begitu Revaldi mau ke tempat jimmy dulu ada hal yang ingin aku bicarakan pada dirinya tentang perusahaan..." jelas Revaldi.
__ADS_1
"Pergilah nak, papa juga mau istirahat dulu..." Riko pun melangkah masuk ke dalam rumah
Revaldi pun pergi dengan mengendarai mobil.