
Tiba hari dimana revaldi harus pergi.
pagi itu semua orang berkumpul di ruang makan
revaldi melihat semua orang yang berkumpul di meja makan
ada sedikit luka di hatinya
mengingat dia tidak akan lagi bisa merasakan kehangatan yang saat ini dia rasakan
"revaldi kenapa kamu tidak makan ??" tanya mama baru revaldi
"iya ma, aku akan makan sekarang" namun saat dia menatap ke arah ayah dan maminya hatinya sedih, dia mencoba meyembunyikan air mata nya.
tasya milirik ke arah sang anak yang menyeka air mata secara perlahan
dia tau saat ini hati revaldi sangat sedih
"ayah, mami, papa dan mama...ini sudah waktunya aku pergi,maukan kalian mengantarku sampai bandara??" tanya revaldi dengan wajah sedihnya
mereka pun mengangguk.
saat mereka selesai sarapan
mereka mengantarkan revaldi ke bandara
dengan para pengawal yang opa nya tugaskan untuk menjemput dirinya.
sesampainya di bandara revaldi berpamitan
"mami aku pergi...jaga kesehatan, jangan lupa untuk selalu merindukan aku" revaldi bersimpuh di depan tasya dan mencium tangan tasya
__ADS_1
"pasti nak!!..mami akan selalu merindukan kamu, baik-baik ya nak...mami mendoakan yang terbaik untuk mu sayang" tasya memeluk tubuh anak nya
"ayah....terima kasih untuk semua nya, revaldi banyak berhutang budi pada ayah, revaldi janji akan membuat ayah bangga terhadap ku...aku sayang ayah" revaldi memeluk erat tubuh rikardo dengan berderai air mata
"anak ku sayang...kamu tidak pernah berhutang apa pun kepada ayah nak, sudah sepantasnya ayah menyayangi dan melindungi kamu...selamat jalan nak, ayah akan sangat merindukan jagoan ayah ini" jelas rikardo dengan mengusap air mata di pipi revaldi
"papa, mama...revaldi pamit, maafkan atas kesalahan yang sering revaldi perbuat..aku akan selalu merindukan kalian"
"kami juga akan merindukan mu nak...papa akan berkunjung nanti jika ada waktu luang" riko memeluk anak nya
"adik ku sayang...kakak pergi dulu ya, jangan nakal...nanti jika kakak sudah pulang. pasti kakak belikan kamu banyak mainan...sehat selalu sayang nya kakak" revaldi mencium pipi sang adik
revaldi pun meninggalkan mereka dengan langkah yang sangat berat
tangisan keluarganya mengiringi langkah revaldi
sesekali dia menoleh ke arah mereka
"tunggu aku pulang ya...aku sayang kalian"
kata terakhir yang membuat hati tasya tersayat
"mas...aku tidak tahan melihat dia pergi, aku sungguh tak sanggup melihat ini!!" tasya menangis di bahu sang suami
"aku juga sedih sayang...tapi ini jalan yang revaldi tempuh jangan beratkan dia dengan tangisan mu, itu hanya akan memberatkan kepergian dia..."jelas rikardo
"aku tau bagaimana perasaan kalian...dia memang tumbuh bersama kalian dengan didikan rikardo yang membuat dia menjadi pribadi yang baik...tapi aku dan keluarga ku tidak menutup akses kalian untuk menemui revaldi...dan lagi ayah ku dan ibu tiriku sangat sayang kepada revaldi" jelas riko dengan menguatkan perasaan rikardo dan juga tasya
"terima kasih ya sob...tolong jaga revaldi untuk ku" pinta rikardo
riko pun tersenyum dengan menepuk pundak rikardo
__ADS_1
"tasya...ibu kandungku akan kembali ke tanah kelahiran ku, jika nanti dia pulang maka berikan kunci rumah ini kepada nya" riko memberikan kunci rumah
"bibi akan pulang ke indonesia???..bukankah dia sudah menikah dengan pengusaha ternama di inggris??" tasya heran bukankah ibu nya telah meninggalkan indonesia dengan waktu yang lama
"memang dia sudah menikah lagi dan memiliki keluarga sendiri...tapi dia tetap ibu kandung ku, dia bilang padaku dia ingin berlibur disana dengan keluarga barunya." jelas riko
tasya hanya mengangguk
"ayah dan ibu kamu sudah lama berpisah sayang??" tanya sang istri
"iya mereka sudah lama berpisah...sejak aku masih kecil" jelas riko
"oh iya sya...ada salam dari rena, kemarin dia buru-buru pergi karna ada acara mendadak gitu...dia titip ini buat kamu" riko memberikan gantungan kunci yang bergambar wajah para sahabat tasya semasa SMA dulu
tasya menerima nya
mereka pun kembali ke rumah riko
tasya dan rikardo memutuskan untuk kembali ke tanah kelahiran nya
dan kembali melanjutkan kehidupan mereka dengan penuh suka cita
riko pun mulai menata hati dan menutup semua cerita cinta antara dia dan tasya
kini dia hidup bahagia dengan istri yang mencintai nya.
**TAMAT**
__ADS_1