HASRAT

HASRAT
ep 50


__ADS_3

Revaldi menatap wajah rena yang terus menerus mengeluarkan air mata


"Adakah orang yang menjahati tante...biar revaldi marahi dia, tante jangan nangis lagi" revaldi mengusap air mata rena


"Terima kasih sayang...muahh" rena mengecup kening revaldi


"Revaldi sayang...kamu bersama siapa nak??" tasya muncul dari dalam rumah


Rena yang tak tahan dengan kebenaran yang baru saja dia ketahui


rena pun memeluk tasya dengan erat...


membuat tasya terkejut dengan perlakuan rena yang seperti itu


"Kenapa kamu tak memberi tau ku sya....rahasia yang selama ini kamu coba sembunyikan dari kami semua??"bisik rena


dengan sesenggukan


"Kamu sudah mengetahui semua nya ren???"tasya menepuk pundak rena


"Dia anak bang riko" rena menatap wajah tasya, dia ingin melihat kejujuran dalam mata tasya


"Iya benar...tapi ku mohon jangan katakan semua ini kepada revaldi dan semua orang...biarlah nanti waktu yang akan berkata kepada mereka semua!!?"jelas tasya

__ADS_1


Rena hanya mengangguk dan menyeka air mata di pipi nya


"Oh iya ...ini buat kamu dan abang kamu, ku harap kehadiran kalian" tasya melebarkan senyuman terindah nya


"Baik lah sya, aku akan menghadiri pesta pernikahan mu ....semoga kesakitan dan penderitaan mu akan berganti dengan kebahagiaan, dan maafkan atas semua kesalahan abang ku" rena menunduk malu


"Hey....tak perlu seperti itu, aku tak menyalahkan siapa pun karna ini semua sudah menjadi takdir hidup ku" tasya meraih wajah rena dan mengusap air mata nya.


"Mami..." revaldi memeluk ibunda nya entah karna dia terharu atau kenapa


yang pasti revaldi sekarang ikut menangis...


"Sayangnya mami kok nangis...kamu lihat ayah sudah bangun belum ya??"


"Rena dulu aku sangat mencintai abang mu...tapi cinta yang ku miliki hanya dia jadikan sebuah bahan permainan, dan sekarang aku baru menyadari betapa bodohnya aku yang dulu...yang selalu mendambakan cinta dari orang yang tak mengharapkan diri ku....memang dasar aku tak tau malu!!" tasya menepuk kening nya sendiri


"Sya....sebenar nya abang gua.." belum sempat rena melanjutkan kalimat nya


datanglah keluarga rikardo beserta ayah dan ibu tasya


"Om tante...lama tak bertemu, bagaimana kabar kalian??" sapa rena lembut


"Baik sayang...masuk nak kita ngobrol di dalam, sekalian membahas pernikahan anatasya"jelas ibu tasya dengan menggandeng lengan rena

__ADS_1


"Maaf tante bukan saya tidak menghormati ajakan tante...tapi ini masalah antara kedua belah keluarga, jadi lebih baik saya pamit undur diri saja tante" rena pun berpamitan dengan semua orang yang berada di sana


Kepulangan rena membawa sebuah surat undangan yang akan menyakiti abang nya


"Nih...undangan pernikahan tasya" rena meletakkan surat undangan itu di depan meja


Riko meraih undangan itu dengan tangan yang gemetar


saat dia membaca ada nama tasya dan rikardo yang bersanding di undangan itu membuat hatinya beku seketika...


Wajahnya terlihat pucat dengan mata yang berkaca-kaca..


"Ini tidak nyata kan Ren, ini hanya mimpi kan, iya kan??"riko menatap rena dengan penuh kesedihan


"Jangan salahkan takdir bang...dulu kamu kemana saja??..dan sekarang biarkan tasya hidup bahagia...jangan membebani kehidupan dia lagi, sudah cukup dengan kesakitan yang kamu berikan bang...sekarang waktu nya tasya meraih bahagia bersama lelaki lain yang pantas bersanding dengan dirinya"


Rena mengacuhkan abang nya yang menangis dengan memeluk surat undangan


dia sebenar nya tak tega melihat abang nya seperti itu..


namun semua ini sudah terlanjur


lama kelamaan pasti abang nya akan mengerti dan menerima semua kenyataan pahit ini.

__ADS_1


__ADS_2