
Rena yang mendengar kepulangan Tasya dari Riko membuat dia berlari ke rumah Tasya....
"Sya ....kamu kemana saja, kamu baik baik kan Sya, ada yang luka tidak???" Rena menggenggam tangan Tasya.
Akan tetapi mata Rena terfokus pada perut Tasya yang dia lihat semakin membesar
dia sudah menaruh curiga pada Tasya yang aneh beberapa bulan ini dia sering mual dan sering pingsan...
Rena memicingkan mata nya dengan menatap perut tasya...
"Aku tidak apa apa! hanya saja aku kelelahan, untung ada Rikardo yang menemukan aku dan membawa ku ke rumah sakit..." Tasya tersenyum dan berusaha menutupi perutnya dengan melipat tangan di atas perut nya...
"Kenapa kamu tak menghubungi aku?"tegas Rena
"Maaf kan aku Ren hp ku ketinggalan di rumah"
Tasya pun menjelaskan panjang lebar tentang kejadian yang dia alami
tanpa mereka sadari Riko berada di depan pintu kamar Tasya dan mendengar semua yang tasya ceritakan....
hati Riko tersayat menambah sakit di hatinya
mengingat Tasya yang kelelahan dan menahan sakit saat itu...
maaf kan aku sya....aku akan memperbaiki semua nya supaya kamu bisa melupakan rasa sakit yang kamu alami**!!!
Riko berkata dalam hatinya, dia tak kuasa menahan tangis dan dia memutuskan untuk pergi dari sana....
di karenakan Riko tak sanggup menerima kenyataan yang membuat dia semakin merasa bersalah...
Rena pun berpamitan untuk pulang
__ADS_1
namun saat dia hendak keluar rena mendapati selembaran kertas di atas meja
dia pun penasaran dan mengambilnya
tanpa sepengetahuan Tasya....
dan betapa terkejutnya dia saat melihat hasil USG atas nama ANATASYA ....
dia mendapati kebenaran yang baru saja rena dapati
membuat Rena tak menyangka Tasya bisa berbuat sekotor itu, namun Rena juga kebingungan dengan siapa Tasya bisa sampai hamil.
Setau Rena dua tak pernah dekat dengan lelaki bahkan Tasya tak pernah berpacaran...
Rena pun memasuk kan hasil usg itu ke dalam tas ranselnya...
pagi pun menjelang...
Namun saat dia sampai di sekolah, Tasya di kejutkan dengan mata para siswa yang memandang jijik akan dirinya...
Tasya merasa tidak nyaman dengan pandangan dari mereka semua.
"Kalian lihat bumil datang....hahaha" ejek salah seorang siswa.
Tasya seketika menghentikan langkah, dia merasa malu dan sangat sedih..
dia berlari ke parkiran dan di kejar oleh siswa yang lain, dengan memaki menghina dan bahkan melempari nya dengan kertas....
Tasya merasa tertekan dia menangis namun, tak ada seorang pun yang mampu melindungi nya.
bahkan Riko yang berada di sana hanya mampu terdiam mematung
__ADS_1
ingin rasa nya dia melindungi Tasya, namun entah mengapa Riko tak kunjung membantu nya...
dia takut jika mereka mengetahui kebenaran bahwa anak yang dalam perut tasya adalah anaknya
dia bingung harus berbuat apa.
"Berhenti kalian...." teriak Rikardo dari kejauhan.
dia sebenarnya sudah pergi dari sana
namun saat di jalan ponsel Tasya terjatuh di mobil dan dia bergegas kembali ke sekolahan Tasya untuk mengembalikan, tapi dirinya di kejutkan dengan hal yang menyakiti hati.
Rikardo memeluk tubuh Tasya dan mendekap nya di dada bidang Rikardo
"Kamu kan yang sudah menghamili dia??" teriak seorang yang berdiri tidak jauh dari Riko.
membuat Rikardo mengeratkan pelukan nya dan menatap tajam Riko dengan amarah yang menggebu..
"Ya...aku yang menghamili Tasya lalu kenapa???apa masalah kalian dengan ini?.... memangnya kalian bisa menghakimi Tasya seperti ini?....bahkan ada yang pantas menerima hinaan ini, bukan Tasya....jika kalian manyakiti Tasya dan anak dalam kandungan nya, tak akan ku biar kan seorang pun dari kalian merasakan kebebasan dalam hidup....mengerti kalian"
Rikardo benar-benar marah dengan perlakuan mereka yang menyakiti Tasya....
Di tambah lagi Riko yang tak berkutik sama sekali menambah emosi Rikardo meluap.
Hik hik hik...
"Sudah Rikardo....bawa aku pergi dari sini "
Tasya menangis dalam dekapan Rikardo.
Rikardo pun bergegas menjauh dari mereka dan membawa Tasya yang gemetaran karna ketakutan...
__ADS_1