HASRAT

HASRAT
SEASON 2 ep 129


__ADS_3

Beberapa minggu kemudian...


Tiba dimana hari pernikahan di laksanakan.


pernikahan yang di gelar hanya di hadiri oleh kerabat dekat dan anggota keluarga


acara pernikahan yang di buat sangat sederhana.


Tok tok...


Tasya membuka pintu.


"Mami tadi ada tuan Arman yang datang kemari dan membawakan ini untuk mami..." ucap Criztine dengan menyodorkan sebuah kotak yang lumayan besar.


"Apa ini nak? sepertinya berat sekali..." Tasya menimang-nimang kotak tersebut dan tertulis di atas nya bahwa ini adalah kotak dari Rikardo yang harus di buka saat ini juga.


"Aku tidak tau mi, kalau begitu Criztine permisi dulu ya mi, mau bantu April berganti pakaian..." Ucap Criztine dengan berjalan menuju kamar April.


Tasya membuka kotak itu dan betapa terkejutnya dia saat melihat isi di dalam kotak itu yang ternyata itu adalah sebuah gaun pengantin yang cantik, dan sengaja di siapkan oleh Rikardo untuk dirinya...


"Astaga tuhan terima kasih engkau memberikan aku seorang suami yang sangat baik dan sempurna, Tuhan tolong berikan dia tempat yang terlampau indah di sisi mu. dia adalah salah satu malaikat mu yang kau kirim ke dunia ini..." Tasya mencium baju pengantin itu dengan air mata yang mengalir deras.


Tasya melihat ada sebuah surat, dia pun membuka perlahan isi surat tersebut.

__ADS_1


*Hai sayang ku....


hari ini kamu akan menikah dan aku ingin kamu memakai gaun yabg khusus aku buat sendiri, aku ingin melihat kamu memakai baju itu di hari anniversary kita, tapi setelah aku tau jika hidup ku sudah di gariskan, maka aku lebih memilih untuk memberikan ini tepat di hari pernikahan kamu...


bahagia lah sayang ku.


jangan kau teteskan air mata indah mu di hari pernikahan mu ini, aku akan sangat bersedih jika kamu menangis.


aku mohon pakai gaun itu dan pakailah kalung itu sebagai hadiah pernikahan ku untuk dirimu..


kamu harus bahagia dan tetap tersenyum


layaknya mentari yang menyinari bumi...


dimana pun kini aku berada, yakinlah aku selalu mencintai kamu dan anak-anak kita.


sekarang kamu pakai gaun itu dan segeralah hapus air mata kamu, karna akan terlihat jelek jika pengantin wanitanya menangis.


selamat berbahagia sayang ku😘


sun jauh dari aku.


Rikardo*.

__ADS_1


Tasya pun mengusap air mata dan berusaha tersenyum dengan mencium surat dari Rikardo.


dengan hati yang sedih dia pun memakai gaun itu dan memakai kalung berlian yang sudah di siapkan oleh Rikardo.


"Kalung ini akan selalu aku pakai mas, aku ingin meletakkan kamu di disini, di dekat hati ku...supaya aku selalu dekat dengan dirimu." lirih Tasya.


"Mami sudah siap belum? acara akan segera di mulai..." ucap Revaldi dari balik pintu kamar.


"Iya mami sudah siap..." Tasya keluar dengan balutan gaun yang indah dan paras yang terlampau cantik.


"Oh Tuhan bidadari tak bersayap..." ucap Revaldi dengan rasa kagum pada sang ibunda.


"Jangan menggoda mami seperti itu, mari kita keluar..." ucap Tasya dengan menggandeng lengan putra nya.


Revaldi pun berjalan dengan langkah yang tegap bagai seorang pengawal ratu yang sangat berwibawa.


"Acara akan segera kita mulai..." ucap salah seorang wali nikah mereka.


Tak berapa lama mereka pun di nikahkan dengan para saksi yang hadir dan ikut merasakan kebahagiaan di antara mereka.


"Kamu terlihat sangat cantik bagaikan bunga yang sedang bermekaran, harum dan sangat memikat..." bisik Riko di telinga Tasya.


Tasya tersipu malu dengan tingkah sang suami yang menggoda dirinya.

__ADS_1


"Cium, cium, cium...." sorak dari semua tamu undangan.


Riko pun mencium kening Tasya yang sudah resmi menjadi istrinya.


__ADS_2