HASRAT

HASRAT
SEASON 2 Ep 188


__ADS_3

Tepat pukul 24:00 acara berakhir dengan sukses, balasan orang mulai berpamitan untuk pulang.


Tinggal beberapa orang saja...


" Dim, ngapain Lo bengong disini?." Tanya Jimmy pada Dimas.


Saat ini pandangan Dimas tertuju pada luasnya samudra...


" Pasti Lo kangen Alexa?." Jimmy menepuk pundak sahabatnya. " Dia Sudah tenang di alam sana...."


" Aku sangat merindukannya!." Lirih Dimas sembari memejamkan mata, berharap bayangan Alexa hadir menemani dirinya.


Jimmy merasa kasihan pada Dimas saat ini, karena sikap Dimas selama ini tidak pernah menunjukkan kesedihan atau pun kegelisahan.


Tidak sekali pun Dimas mengungkit masa lalunya, dan bahkan dia nampak tegar saat pemakaman kekasihnya dan juga calon anaknya.


Namun mereka telah pergi, meninggalkan Dimas sendiri...


Mungkin kesalahan terbesar dalam diri Dimas saat ini adalah dia lebih percaya dengan kepalsuan dari pada kebenaran sang kekasih.


Dulu mereka adalah pasangan yang serasi dan saling mengisi satu sama lain.


Hingga tiba dimana saatnya Alexa harus bertemu dengan mantan kekasihnya, lalu api cemburu membakar cinta Dimas untuk Alexa.


Alexa di jebak dengan kenangan masa lalu antara dia dan mantan kekasihnya, sehingga bukti palsu di berikan pada Dimas...

__ADS_1


Tentu saja Dimas marah lalu pergi ke kota lain untuk menenangkan pikiran.


Akan tetapi saat dia kembali dan menyadari semua hal itu adalah salah faham, disitulah Dimas harus menekan kepahitan.


Alexa sudah tidur lelap di rumah abadi (pemakaman).


Sedih yang di rasakan membuat Dimas bungkam sampai dia tidak mampu bersuara atau pun menangis.


Setelah beberapa hari kepergian Alexa, Dimas mendapat kabar dari keluarga Alexa bahwa saat kepergiannya, Alexa tengah mengandung anak Dimas.


Saat itu Dimas sangat sakit lalu menangis...


Tidak menyangka jika kepergian Alexa juga memberikan dia pukulan berat.


Keluarga Alexa sudah menganggap Dimas sebagai keluarga sendiri, dan setelah tujuh hari kepergian Alexa, ibunda Alexa menemukan sebuah buku diary...


Dan disana juga tertulis bahwa Alexa sudah mengandung selama dua bulan...


Dia ingin memberi kejutan pada Dimas saat hari ulang tahunya yang ke 25, tapi takdir berkata lain.


Alexa harus kembali pulang pada Tuhan.


Satu kesalahan mampu meruntuhkan kepercayaan seseorang.


padahal jika di pikir, seribu kebaikan tidak bisa di sandingkan dengan satu kesalahan.

__ADS_1


Tapi kerap kali satu kesalahan mampu menenggelamkan logika kita.


Dimas merasa terpukul atas pengakuan di dalam Buku tersebut...


Tiap lembaran putih bergaris, selalu terukir nama Dimas dengan sangat indah.


Kekagumanan tertulis rapih di atasnya...


Gelombang Cinta menghias di buku dengan bertajuk sebuah puisi.


Dalam hening malam, Dimas kembali teringat betapa bodohnya dia di masa lalu...


Saat ini Dimas tidak mampu berkata lebih, dia lebih suka menghabiskan waktu dengan lamunan dan rokok kesukaannya.


Jimmy melihat ada gundukan kepedihan dalam diri sahabatnya...


" Sekarang Alexa dan anak kamu sudah tenang di sisi Tuhan. Jangan bersedih! karena saat ini mereka ingin kamu bahagia dan melanjutkan kehidupan kamu." Ucap Jimmy.


" Sekarang mari kita pulang..." Jimmy meraih tangan Dimas untuk mengajaknya pergi dari tempat tersebut.


Dimas pun mengikuti langkah Jimmy.


Di pesisir pantai, Dimas melihat bayangan bintang-bintang di angkasa.


Malam pun semakin larut dan hawa dingin mulai terasa menusuk tulang...

__ADS_1


Wahai malam, bulan dan bintang, Ku titipkan rindu ini untuk kekasih dan anak kami disana.


__ADS_2