HASRAT

HASRAT
ep 29


__ADS_3

Hari terakhir Rikardo di kota (A)...


Saat dia pergi ke bandara ternyata tanpa dia sadari Riko mengikutinya dan pergi ke kota dimana dia dan Tasya tinggal...


Riko sangat-sangat merindukan Tasya.


ingin sekali dia mengungkapkan isi hati nya dan memeluk erat tubuh Tasya


dia juga ingin sekali mengusap perut Tasya yang sekarang sudah menginjak bulan ke 9 tinggal menunggu beberapa hari lagi dia akan melahirkan...


Tak lama Rikardo pun berjalan dengan mengembangkan senyum....


Riko yang masih mengikutinya dari kejauhan


mata nya terbelalak saat mendapati Tasya yang berdiri di sana dan melambaikan tangan ke arah Rikardo...


nampak kebahagiaan terpancar dari raut wajah Tasya, mata Riko menatap perut buncit Tasya, membuatnya ingin sekali mencium perut Tasya dan memeluk nya ...


Dari kejauhan Riko melihat Tasya berlarian kecil dan memeluk Rikardo dengan sangat erat, seolah menampakkan kerinduan Tasya terhadap Rikardo..


Rikardo pun tersenyum dan mengusap perut Tasya dia juga mencium kening Tasya


layak nya pasangan suami istri...


melihat pemandangan itu Riko mengepalkan tangan


andai waktu itu aku berani berkata jujur di hadapan semua dan andai aku bisa melindung tasya dan anak ku dengan baik...pasti yang berada di sana adalah aku, bukan dia!!!


Riko menggerutu kesal dengan dirinya sendiri.

__ADS_1


Tak lama kemudian Riko melihat mereka berjalan dan menuju sebuah rumah yang tak jauh dari bandara...


Riko mengikuti mereka dan sampailah Riko di depan rumah yang di tempati Tasya...


Riko mencari tempat menginap di sekitar sana


dan dia mendapatkan yang dia mau


bahkan letak rumah yang di tinggali tasya hanya bersebelahan dengan rumah inap Riko


Membuat Riko bernafas lega.


akhirnya dia bisa melihat tasya dan anak nya setiap hari dan menunggu kelahiran sang buah hati...


Rikardo...


"Makasih " Tasya tersenyum manis dan menyender pada bahu Tikardo


"Anak ayah baik-baik kan...mami tak nakal kan sayang??" Rikardo mengusap perut Tasya dengan mengembangkan senyuman di bibir nya...


"Yang nakal ma buka aku tapi si dia nih ...yang setiap saat nendang terus ...membuat ku kesakitan"Tasya berkata manja nya dengan menunjuk arah perut nya.


Rikardo tersenyum dan mencium perut Yasya yang semakin membesar...


" olOh iya...aku tadi masak, makan yuk...aku laper nunggu kamu tak pulang-pulang"


"Kasihan sekali anak ayah ya...lama ya nunggu ayah?" Rikardo mengusap perut Tasya dan merangkulnya


"Kalau begitu kita makan sekarang"

__ADS_1


dan mereka berjalan menuju ruang makan yang sudah tersedia banyak makanan kesukaan rRkardo.


Mendapat perhatian seperti ini


membuat Rikardo semakin mencintai Tasya


dan berjanji untuk selalu bersama sama menghadapi pahit manis nya kehidupan...


Mereka makan dengan penuh kenyamanan.


"Aku hangat kan air buat kamu mandi ya?" Tasya berjalan ke dapur dan memanaskan air


tak lama Rikardo pun mandi.


Yasya tengah asik nonton film kesukaan nya dengan tangan yang membawa buah apel yang sudah dia kupas...


Rikardo mendekat dan duduk bersama nya


dia memandangi wajah Tasya yang sangat cantik membuat dirinya jatuh terlalu dalam dengan cinta nya terhadap Tasya...


Tasya asik berceloteh mengomentari film yang dia lihat saat itu.


Rikardo yang sudah terbiasa dengan ocehan Tasya


hanya mampu tersenyum dan menyuapi Tasya dengan buah apel itu supaya dia berhenti berceloteh ..


Rikardo memeluk tubuh Tasya dengan sangat erat


dia takut jika suatu hari Tasya pergi meninggalkan dirinya...

__ADS_1


__ADS_2