HASRAT

HASRAT
SEASON 2 ep 120


__ADS_3

Usai Criztine dan Revaldi menyusun rencana kejutan, kini mereka bisa bernafas lega karna semua sudah terselesaikan...


"Sayang kamu minum dulu susunya, dan jangan lupa minum sampai tak bersisa......" Cetus Revaldi dengan menyodorkan segelas susu hamil pada Criztine.


"Aku tidak suka mas, susu itu tidak enak..." ucap Criztine dengan manja.


"Kamu harus minum ini. semua demi anak kita sayang, sini aku bantu pegang gelasnya..." ucap Revaldi.


Criztine sungguh tidak sanggup jika harus berdebat dengan suaminya hanya karna masalah sepele, dia pun mau tidak mau meminum susu itu.


namun sebelum meminum susu, dia memejamkan mata dan menutup hidungnya.


"Astaga Criz kamu membuat ku geli....hahahaha" Revaldi tertawa terbahak-bahak dengan kelakuan sang istri.


"Ya sudah kalau gitu aku tidak mau minum..." Cetus Criztine dengan membelakangi Revaldi.


"Maaf sayang, ya sudah cepat minum..." Revaldi pun menahan tawa saat dia membantu sang istri untuk minum susu.


"Huek....gag enak, memang harus ya mas minum susu aneh itu? aku tidak suka dengan bau dan juga rasanya..." cetus Criztine.


"Kamu harus teratur minum susu ini, nanti pasti lama-lama akan terbiasa dan enak..." Revaldi tersenyum manis dengan mengusap kepala sang istri.


"Apa kata kamu mas, enak dari mana nya? coba mas minum, aku buatkan...."

__ADS_1


Criztine pun membuatkan segelas susu hamil untuk Revaldi.


"Sayang aku kan tidak hamil, kenapa harus minum susu ini? buat kamu saja sayang...." Revaldi sebenarnya juga tidak suka dengan susu.


"Pokoknya mas harus minum, jika tidak aku akan marah..." cetus Criztine dengan menyodorkan gelas berisi susu.


Revaldi menarik nafas dalam-dalam.


dia pun mau tak mau juga meminum susu itu dengan keterpaksaan...


"Enak tidak?" ucap Criztine.


"Enak kok, benar-benar enak...."jawab Revaldi dengan lembut.


"Astaga ternyata rasanya seperti ini, pantas saja dia tidak suka...." gumam revaldi.


Entah karna lelah atau kekenyangan, Revaldi pun tertidur dengan lelap.


Criztine kembali ke dalam kamar dengan membawa segelas air dingin untuk sang suami.


namun dirinya di kejutkan dengan sang suami yang sudah tidak berdaya lagi di atas tempat tidur..


"Kamu pasti lelah ya mas..." lirih Criztine dengan mengusap kepala Revaldi.

__ADS_1


Revaldi di kejutkan dengan dinginnya tangan Criztine.


"Sayang...." Ucap Revaldi dengan mengusap mata.


"Aku mengejutkan kamu ya mas? maaf ya, aku hanya...." belum usai Criztine menjelaskan, Revaldi sudah membungkam mulut Criztine dengan jari telunjuknya.


"Tak apa sayang..." Revaldi memeluk tubuh Criztine.


"Oh iya mas, kamu sudah seminggu ini tidak ke kantor lalu bagaimana dengan semua urusan disana..?" Ucap Criztine.


"Kamu tidak usah khawatir sayang. aku sudah menyuruh Jimmy buat menggantikan aku sementara dan dia harus mengurus semua masalah yang ada di kantor..." jelas Revaldi


"Lalu bagaimana dengan perusahaan jimmy? bukankah dia juga harus mengurus perusahaan nya?" Heran Criztine.


"Tidak usah pikirkan masalah kantor, aku bilang pada jimmy jika kita sedang berlibur ke luar negri...hehe"


"Kamu itu mas, kasian kan dia kamu bohongi begitu..." ucap Criztine kesal.


"Aku juga mau kasih dia kejutan tentang kehamilan kamu ini sayang. jadi biar seru aja gitu..." ucap Revaldi.


"Dasar kamu..." Criztine mencubit hidung suami nya.


"Kamu berani ya? hayo sini biar aku kasih kamu pelajaran...." Revaldi menggelitik pinggang Criztine.

__ADS_1


"Hahahaha....mas, ampun. ah geli mas lepas...." Criztine tertawa lepas dengan semua kebahagiaan itu.


__ADS_2