
HARI PERSANDINGAN...
pagi itu tasya bersiap dan merias wajah nya secantik mungkin dengan di bantu kak veve perias terkenal di kota nya
"cantik banget...beruntung sekali suami kamu mbk, manis pula" goda kak veve
"jangan membuat ku malu kak...bisa bisa saya terbang sebelum duduk di pelaminan...hehe" tasya tertawa lirih
dengan di ikuti tawa kak veve
"nah sudah siap...saya permisi sebentar" kak veve pamit untuk keluar
tasya hanya mengangguk
dia memandang dirinya sendiri di depan kaca
tak lama tasya mendengar pintu kamar nya di buka
tasya menoleh dan betapa terkejutnya dia saat melihat riko berdiri dan tersenyum kepada dirinya
"biarkan aku yang pertama kali melihat kecantikan wajah mu....selamat ya semoga bahagia dan menjadi keluarga yang penuh kebahagiaan" riko mengulurkan tangan
tasya pun menjabat tangan riko yang dingin
dia merasa ada sedikit rasa sakit di hati tasya melihat lelaki yang dia cintai berpura pura kuat di hadapan nya
"jangan kau perlihatkan aku senyuman palsu kamu mas" tasya menatap wajah riko yang berkaca kaca
akhirnya air mata yang berusaha dia bendung tumpah begitu saja
riko pun memeluk tasya
__ADS_1
" ku mohon sya...biarkan aku memeluk mu untuk yang terakhir kali nya"
riko memeluk tasya dengan erat
"maafkan semua kesalahan ku sya...aku menyesal" riko menangis sesenggukan di bahu tasya
"aku sudah memaafkan kamu mas....mulailah membuka kehidupan yang baru, masih banyak wanita di luar sana yang menanti dan mengharap cinta kamu...jangan larut dalam kesedihan" jelas tasya
"pasti sya...aku akan mendapatkan tasya yang baru di luar sana, dan akan ku perlihatkan kepada mu...aku juga tidak akan menyakiti wanita lagi" riko tersenyum
"mas...jangan menangis dan tetaplah tersenyum seperti mas riko yang dulu aku kenal" tasya menyeka air mata riko
"aku punya hadiah buat kamu...selamat buat pernikahan kamu" riko menyodorkan sebuah bingkisan
tasya menerima kado dari riko
" terima kasih"
tasya meneteskan air mata yang sedari tadi dia tahan
"ingin sekali aku mengatakan bahwa aku masih mencintai kamu mas...tapi aku tak ingin menyakiti lelaki yang sudah berjuang demi aku" kata tasya lirih
tak lama datanglah rena dan arsita
membuat tasya buru buru menyeka air mata nya
" acara akan segera di mulai...mari kita keluar" ajak rena dan arsita yang menjadi pengiring tasya dan mengantarkan tasya duduk di pelaminan
"ren..."
rena mengusap tangan tasya yang dingin dan gemetaran
__ADS_1
" stttt...jangan gugup sekarang kamu harus tenang, ini momen bahagia kamu" jelas rena
"iya kamu adalah ratu hari ini sya...jangan buat kami malu, oke??" kata arsita dengan tersenyum manis
tasya pun berjalan perlahan dengan senyum tipis nya
dia memandang rikardo yang sudah menunggu nya di pelaminan
tatapan rikardo membuat nya tambah gemetaran
"kamu cantik sekali sayang" rikardo menatap wajah tasya yang cantik
"jangan menatapku seperti itu...taukah kamu betapa gemetar nya aku saat ini, di tambah gaun ini begitu berat" bisik tasya
rikardo terkekeh mendengar keluhan tasya
"sudah ini hanya sebentar sayang...biar nanti ku bantu lepas gaun ini"
mendengar kalimat yang membuat tasya merinding dia pun melotot pada rikardo
"dasar mesum" cetus tasya
tamu undangan yang datang tertawa geli melihat pasangan baru itu berbisik bisik
membuat mereka menyoraki dan tak jarang mereka melempar kata kata yang menggoda kedua nya....
dari kejauhan riko melihat mereka dengan menggendong revaldi
"mami cantik ya sayang??" riko berpura pura tersenyum di depan revaldi
meski hatinya saat ini sakit dan hancur...
__ADS_1
revaldi mengangguk dan membalas senyuman riko.