HASRAT

HASRAT
SEASON 2 ep 103


__ADS_3

Melihat April yabg terlelap membuat Criztine tidak tega untuk membangunkannya.


"Le biar April ikut kita saja, aku tidak tega meninggalkan dia di rumah sendirian..." ucap Criztine dengan menatap wajah adik iparnya.


"Kalau begitu biar dia di dalam mobil dulu, kita ngobrol di taman sekalian kita bisa mantau April dari sana..." sambung Leo dengan memarkirkan mobil.


Mereka pun meninggalkan April yang masih terlelap.


Leo melirik wajah Criztine yang berbalut kesedihan...


"Criztine kamu pasti sangat sakit, kenapa kamu masih mempertahankan lelaki yang tidak mencintai kamu? lihatlah aku, disini aku selalu menunggu kamu untuk kembali...aku adalah tempat kamu untuk pulang. percayalah aku tidak akan mengecewakan kamu seperti dia.!" ucap Leo dengan penuh percaya diri.


"Jika tuhan menakdirkan kita untuk bersama, maka aku pasti kembali padamu. tapi untuk saat ini hati ku masih terkunci, aku tidak ingin menjadikan kami pelarian dari rasa sakit ku ini...kamu orang yang baik, dan kamu tidak pantas untuk di jadikan pelarian. kami adalah orang yang pantas di cintai, dan maaf aku belum bisa..." Lirih Criztine.


"Sedalam itukah cinta kamu terhadap Revaldi? sampai kamu mengabaikan diriku." Leo meraih tangan Cristine lalu menggenggamnya dengan erat.


"Leo...." Criztine menatap mata Leo dengan sangat dalam.


"Criztine, dengarkan aku, aku sangat mencintai kamu. meski kamu tidak dapat ku miliki tapi jangan tutup hati mu untuk diriku, aku sangat merindukan masa- masa kita saat bersama.." Leo memeluk Criztine.


Criztine hanya terdiam dan tenggelam dalam pelukan Leo yang membuat dia merasakan kenyamanan yang tak pernah dia rasakan selama ini.


"Kamu tau matahari berhenti bersinar saat ini karna melihat kamu menangis, daun daun mulai berjatuhan karna melihat kamu terluka..." Bisik Leo.


seketika Criztine mendorong tubuh Leo.

__ADS_1


" kamu menggoda ku di saat seperti ini, keterlaluan kamu..." cetus Criztine dengan memukul Leo.


"Hey lihat di belakangmu ada kupu-kupu yang tersipu malu..."


Criztine seketika menoleh, betapa kesalnya dia saat dirinya tau bahwa saat ini Leo tengah menggoda nya.


"Kamu menggoda ku lagi..." cetus criztine dengan kesal.


"Hahaha....aku suka dengan melihat kamu seperti itu criz, hahaha.." Leo tertawa terbahak .


"Dasar kamu jahat Le..." Criztine mencubit lengan Leo.


Leo berlari dengan di kejar Criztine, mereka merasa kembali di masa lalu yang penuh cinta kasih.


Leo yang mendengar keluhan Criztine, dia pun segera berlari dengan kecemasan di wajahnya..


"Ya ampun kamu kenapa Criz? mana yang sakit? disini, disini atau disini....?" Leo sangat khawatir dengan kondisi Cristine.


"Hahahaha...dasar bodoh, kamu kena tipu. wekkkkk" Criztine menjulurkan lidah.


"Kamu mempermainkan aku Criztine..." maki Leo dengan membopong tubuh Criztine.


"Leo lepas...jangan seperti ini, leo lepaskan...." Criztine berontak dan juga memukul pelan pundak Leo.


"Kamu minta ampun dulu baru aku turunkan..."

__ADS_1


"Ya aku minta maaf dan ampuni aku tuan Dokter..." ucap Criztine dengan tersipu malu.


"Nah gitu dong sayang...." Seketika leo bungkam dengan kata-kata yang baru saja keluar dari mulutnya.


Criztine merasa sakit dengan kembali terkenang masa-masa bahagia mereka dulu


sesak memang jika menyadari kenyataan bahwa dia dan Leo tidak di takdirkan untuk bersama.


"Kakak...." teriak April dari kejauhan.


Seketika lamunan criztine buyar saat mendengar April memanggil namanya.


"Sayang kamu sudah bangun?." ucap Criztine dengan berjalan ke arahnya.


"Kakak kita pulang yuk, aku lapar.." manja April dengan kakak iparnya.


"Paman dengar ada yang lapar ni, bagaimana kalau kita makan di resto?." Sambung Leo.


"Tidak usah Le, bukankah kamu ke rumah sakit? kasian banyak yang menunggu kamu disana. aku bisa langsung pulang sama April naik taksi." jelas Criztine.


"Iya sih aku ada janji sama pasien, tapi masih 1 jam lagi..." Leo melihat jam di tangannya.


"Jangan biarkan pasien kamu menunggu terlalu lama kasian mereka, kamu seorang dokter dan banyak ribuan nyawa yang butuh pertolongan kamu...pergilah!" Jelas Criztine dengan melebarkan senyum.


"Ya sudah kalau begitu aku pergi dulu, kalian hati-hati di jalan ya...dah.! Leo pergi dengan melambaikan tangan.

__ADS_1


__ADS_2