
PERTEMUAN.
Tiba saatnya Criztine membawa sahabatnya ke rumah untuk mengenalkan dia pada suaminya....
"Masuk Sa, duduk dulu biar aku suruh bibi buat makanan dan minuman buat kita nanti...!" Criz pun menuju dapur
Isa yang tengah duduk di ruang tamu merasa bosan, dia pun memainkan ponsel betapa terkejutnya dia saat ada beberapa pesan yang mangatakan bahwa keponakannya mengalami kecelakaan...
dia berlari tanpa pamit pada Criz terlebih dahulu saking paniknya jadi dia lupa.
Brukk....
"Maaf nona saya tidak sengaja..." Revaldi mengulurkan tangan pada Isa yang terjatuh di hadapannya
"Saya yang harus minta maaf pada anda tuan..." Isa pun menatap wajah Lelaki di hadapannya.
Revaldi terkejut, dia tak menyangka bahwa wanita yang di hadapannya saat ini adalah orang yang paling dia cintai....
"Risa....." Revaldi memeluk tubuh ramping mantan kekasihnya.
"Aku merindukan kamu sayang...." bisik Revaldi
"Kenapa kamu bisa di tempat ini Re...?" lirih Isa
"Ini rumah ku..."
Deg...
hati Isa seketika sakit mendengar ucapan Revaldi.
"Jadi kamu aadalah suami dari Criztine..?" Risa menetap tajam mata revaldi
Revaldi hanya diam, dia tak ingin kenyataan ini menyakiti diri Risa..
__ADS_1
"Aku bisa jelaskan semua ini...!" Revaldi mengeratkan pelukannya.
"Minggir...!" bentak Risa dengan mendorong tubuh Revaldi
Dia pun berlari dengan air mata yang membasahi pipi, sakit rasanya mendapati semua kenyataan pahit ini.
"Ternyata kamu lebih memilih menikah dengan dia ketimbang memperjuangkan cinta kita..." lirih Risa sembari masuk ke dalam mobil.
Revaldi berusaha mengejarnya, tapi dia tak berhasil menghentikan Risa
Revaldi pun merasa sakit melihat kepergian wanita yang paling dia cintai....
Criztine...
Dia keluar dari dapur dengan membawa minuman dan makanan ringan untuk Isa.
namun dia tak mendapati keberadaan sahabatnya...
Criztine pun keluar untuk mencari isa.
"Apakah dia ini sahabatmu???" Revaldi menyodorkan Foto Risa yang terpampang di layar ponselnya.
"Kenapa foto Isa ada di ponsel kamu mas...?" Criz merasa sedikit kebingungan dengan semua ini.
"Dia adalah kekasihku dan kamu membawa dia kembali dalam hidupku, setelah aku sudah mulai melupakan sedikit rasa ini untuknya? maka jangan salahkan aku jika aku menginginkan dia kembali......" cetus Revaldi
"Jadi Isa itu adalah Risa....?" ucap Criz
"Iya nama lengkapnya adalah MARISA PUTRI..." Revaldi pun pergi begitu saja meninggalkan sang istri yang masih mematung disana.
Revaldi mengendarai mobil dan mencari keberadaan Risa.
dia menghubungi para sahabatnya untuk membaantu dia menemukan sang mantan kekasih...
__ADS_1
"Revaldi memang benar-benar gila karna cinta. sampai dia masih mengejar wanita yang bukan siapa-siapa dia lagi..."Gumam jimmy
Jimmy pun menghubungi Leo dan Dimas.
mereka mengadakan pertemuan di sebuah cafe yang berada tidak jauh dari Rumah sakit MEDIKA MULYA.
secara kebetulan Leo yang tengah bekerja sebagai Dokter disana
Leo pun melihat Risa sedang berlari menuju sebuah ruangan...
tanpa pikir panjang Leo pun memberi tau Revaldi tentang keberadaan Risa.
Revaldi...
dia terus menelusuri jalan kota dengan harapan menemukan Risa.
saat Revaldi sudah putus asa
Leo menghubungi dirinya dan mengatakan bahwa Risa saat ini sedang berada di rumah sakit MEDIKA MULYA.
Revaldi pun mengarah ke tempat itu...
Sesampainya disana Revaldi melihat Risa yang menangis di depan IGD
Risa terlihat sangat khawatir dengan apa yang menimpa keluarganya...
"Risa kamu tenang aku ada disini untuk menemani kamu...!" Revaldi memeluk Risa dari belakang
"Revaldi kenapa kamu bisa ada disini...? lepaskan aku..!" Risa mencoba melepas pelukan sang mantan kekasih.
"Aku tau saat ini kamu butuh aku, tolong jngan menangis..."
"Re, aku takut jika ada yang terjadi pada keponakan ku..." Risa pun berbalik dan memeluk Revaldi dengan menangis.
__ADS_1
"Tidak akan terjadi hal buruk padanya! mari kita doakan yang terbaik buat dia..." Revaldi meraih wajah Risa dan menyeka air matanya.