HASRAT

HASRAT
SEASON 2 Ep 242


__ADS_3

Pagi itu Dimas terbangun, melihat wajah Gea tertidur pulas di sampingnya. Guratan halus dahinya membuat Dimas merasakan bersalah. Beban berat di hidupnya, semua karena dia. Guratan itu menandakan gelisah berlebih sehingga dalam tidur pun dia masih memikirkan hal berat.


Alexa, coba lihat wanita ini...


Dia adalah pelabuhan terakhir ku.


Ijinkan aku mengantikan sosok mu dalam hati ini...


Perjuangannya sangat luar biasa, sama seperti kamu dulu. Cintanya pun tulus padaku..


Dan akhirnya aku pun menyadari bahwa aku juga mencintainya.


Usapan tangan Dimas membuat Gea terbangun....


" Selamat pagi, Sayang." Sapa Dimas dengan penuh kelembutan.

__ADS_1


" Pagi." Gea pun tersenyum. " Kenapa tidak membangunkan aku? jam berapa ini?" Berusaha mencari ponsel di atas meja, namun dia tak menemukannya.


" Kamu mencari ponsel? Jika iya, ponsel itu tidak ada di sini melainkan ada di tangan Jimmy. Sengaja aku menyuruhnya membawa ponsel kamu supaya lelaki buaya itu tidak bisa menemukan kamu." Dimas beranjak dari ranjang membuka lemari pakaian.


" Lebih baik kamu pakai ini..." Satu ponsel keluaran terbaru di keluarkan dari dalam laci. " Sengaja ku siapkan semuanya supaya kamu tidak bisa kabur dari sini."


Gea menggelengkan kepala melihat sifat Dimas sekarang, Rasa cemburunya membuat Gea tidak habis pikir, seorang lelaki dingin macam Dimas memperlihatkan sisi lain dari dirinya.


" Memangnya aku bisa kabur kemana, dengan siapa? saat ini saja aku belum tau kita ada dimana..."


Di saat Dimas hendak berjalan ke arahnya, tiba-tiba saja ada suara riuh di balik jendela...


" Sampai kapan kalian terus di dalam kamar? sudah siang, Woy...." Suara Jimmy terdengar lantang menggunakan pengeras suara. Acara kejutan di susun oleh Leo dan Jimmy, tentunya juga Revaldi. Meski dia tidak turun langsung untuk membantu, tapi dia membiayai semuanya. Namun saat ini dia belum bisa hadir karena urusan kantor. Pada akhirnya Jimmy memutuskan secara diam-diam menata acara tersebut dengan di bantu sejumlah orang.


" Ada apa ini...?"Gea berlari melihat keluar jendela.

__ADS_1


" Kejutan...." Dimas memeluknya dari belakang melihat banyaknya orang di halaman. Yang membuat Gea bingung adalah sejak kapan tenda mewah serta pernak pernik di pasang, sedangkan Semalam Dimas terus memeluknya. Satu hal lagi membuatnya terkejut ketika dia melihat kehadiran kedua orang tuanya, Mereka berdiri melambaikan tangan dengan membawa seikat bunga.


" Mereka juga disini?" Ucap Gea masih memandang banyaknya orang disana. Terlihat sahabat Dimas juga hadir bersama dengan pasangan masing-masing.


" Iya. Sekarang kita mandi lalu turun ke bawah. Sudah ada kejutan selanjutnya menunggu.." Segera Dimas membawanya mandi bersama.


Setelah beberapa saat mereka bersiap memakai baju senada, mereka berjalan menuju halaman dan memberi salam kepada semua orang, terutama kedua orang tua Gea.


Namun dari banyaknya tamu undangan, tidak terlihat adanya ibunda Dimas.


" Sebenarnya ada acara apa sih?" Gea masih terus bertanya tentang sesuatu yang di rahasiakan.


Rasa kebingungan Gea terjawab setelah Dimas berlutut di hadapannya, mengeluarkan sebuah cincin...


" Ijinkan aku mencintai kamu sepanjang hidup. Mari kita mulai semua dari awal, sayang ku."

__ADS_1


" Dimas..." Rasa haru membuatnya tidak kuasa menahan air mata.


Perjuangan cinta akan menemukan jalannya. Tidak ada sesuatu yang sulit jika itu memang jodoh. Tuhan tidak akan menciptakan bahagia tanpa adanya luka.


__ADS_2