HASRAT

HASRAT
SEASON 2 Ep 179


__ADS_3

" Le, sebelum terlambat maka perbaiki kesalahan itu. Dulu aku pun pernah merasakan hal yang sama seperti kamu, hingga pada akhirnya Dia pergi untuk selamanya."


Air mata Dimas menetes membasahi hati yang beku kerena cinta di masa lalu.


Kesalah pahaman antara dirinya dan kekasihnya menyebabkan runtuhnya kepercayaan yang berakibat buruk pada hubungan mereka.


Bahkan dengan kesalahan itu, Dimas sangat merasa marah lalu meninggalkan wanitanya begitu saja.


Suatu ketika Dimas sadar bahwa hal yang dia pikirkan hanyalah suatu kesalah pahaman semata dan dia ingin kembali kepada kekasihnya


Namun semua itu hanyalah impian terakhirnya. Semua kesalahan itu tidak mampu di perbaiki lagi, kekasihnya putus asa lalu mengakhiri hidupnya.


Kini Dimas terkurung dalam kesalahan mendalam.


Dimas pun tidak mau sejarah pahit dalam hidupnya kembali terulang pada sahabatnya.


Mengingat kejadian masa lalu Dimas, membuat Leo sadar bahwa yang dia lakukan adalah salah....


" Kamu memang benar Dim." Leo menepuk pundak Dimas...." Kalau begitu aku segera cari Risa." Leo bangkit dari duduknya lalu meraih kunci mobil di atas meja.


Dimas mengangguk, Ia melihat langit malam terbentang di atas dengan kilauan cahaya bintang....


Tersemat Doa untuk orang yang paling dia rindukan, terpejam dalam hening malam.


Bayangan indah ketika mereka bersama terlintas di pikiran.

__ADS_1


Sebelum tenggelam dalam kalam masa lalu, segera ia membuka mata lalu fokus pada hal lain yang membuatnya bisa melupakan kepahitan dalam hidupnya.


Sebelum kamu mengalami hal serupa denganku, maka kejarlah dia dan perbaiki dia sehingga kalian bisa saling memiliki.


Di sisi lain....


Leo menghubungi ponsel Risa, namun tidak kunjung terhubung.


" Risa, kamu dimana sih?." Leo terus menatap layar ponsel sembari fokus pada stir kemudi.


Hingga beberapa saat Risa mengirim pesan singkat yang bertuliskan ingin bertemu dengannya di sebuah Taman.


Dengan cepat Leo menuju tempat itu...


" Dimana dia?." Leo melihat sekeliling taman yang nampak ramai pemuda-pemudi.


" Sepertinya disana...." Leo menuju tempat dimana ada satu wanita duduk sendiri di sudut taman.


" Ris...." Di sentuhlah bahu Risa. " Kamu sudah lama?."


" Tidak! aku baru saja sampai." ucap Risa.


Leo melihat mata sembab kekasihnya, dia tau bahwa saat ini Risa sangat terluka atas sikapnya.


" Maafkan aku." Segera Leo memeluk tubuh Risa.

__ADS_1


" Leo, aku akan pergi." Lirih Risa di dalam pelukan lelaki yang sangat dia cintai.


Sontak saja Leo terkejut dengan ucapan Risa..


" Apa kamu bilang?."


" Aku akan pergi dari hidup mu! Kita akhiri semua sampai disini, aku tidak ingin kamu terbebani atas kelamnya masa lalu ku." Risa menunduk tanpa berani menatap mata Leo.


" Bukan itu yang ingin aku dengar, tapi aku ingin mendengar kamu meminta kita untuk bertahan."


" Sekarang aku sadar jika aku tidak pantas bersama dengan kamu!...Carilah wanita yang baik dan pantas untuk dirimu." Risa hampir tidak mampu berkata lebih banyak dari itu.


" Jangan pergi dari sisi ku, sungguh aku minta maaf." Leo meraih tangan Risa kemudian dia bersimpuh di kakinya.


" Apa pun masa lalu kamu, aku berjanji bahwa aku percaya pada masa depan kita nantinya." Berusaha meyakinkan hati seorang wanita yang hampir putus asa sangatlah sulit, banyak pertimbangan yang harus dia pikirkan.


Segala sesuatu yang nantinya akan terjadi, membuat Risa enggan untuk menerima semua itu.


" Bangunlah, aku sudah memaafkan kamu." lirih Risa sembari membantu Leo berdiri.


" Terima kasih sayang..." Bahagia yang dia dapat membuatnya melayangkan tangan untuk mendekap sang kekasih.


Namun semua itu sia-sia.


Risa menghindar dari Leo lalu perlahan menjauh...

__ADS_1


" Maaf, aku harus segera pergi" Risa menjauh dari Leo dengan melambaikan tangan.


__ADS_2